Distribusi dan Kemelimpahan Spesies Anggrek Epifit di Hutan Wanagama, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Authors

  • Febri Yuda Kurniawan Universitas Gadjah Mada
  • Nureni Dhuha Mustika Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.30595/jrst.v5i2.8438

Keywords:

Anggrek, Distribusi, Epifit, Kemelimpahan, Wanagama

Abstract

Konservasi anggrek alam diperlukan melihat semakin menurunnya keanekaragaman spesies di bumi akibat aktivitas manusia dan degradasi lingkungan. Dengan mengetahui pola distribusi dan kemelimpahan dari spesies anggrek alam dapat membantu dalam upaya konservasi. Hutan Wanagama merupakan hutan buatan yang bersifat kering, tandus dengan topografi berupa batuan gamping dan kandungan air yang minimal. Selain dijumpai 100 flora di Hutan Wanagama, spesies anggrek alam juga dapat dijumpai pada wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi, kemelimpahan dan strategi konservasi yang dapat diterapkan bagi anggrek epifit yang ada di Hutan wanagama. Metode yang digunakan adalah metode plotless. Jalur yang dilewati direkam menggunakan GPS Esensial dan divisualisasi dengan Google Earth Pro. Berdsarkan hasil inventarisasi ditemukan empat spesies anggrek epifit yaitu Rhynchostylis retusa, Aerides odorata, Dendrobium crumenatum, dan Dendrobium secundum dengan pola persebaran mengelompok (clump). R. retusa merupakan anggrek epifit dengan kemelimpahan tertinggi. Kemelimpahan dan distribusi anggrek epifit dipengaruhi oleh kondisi iklim mikro, ketinggian, tipe habitat, persebaran biji dan tipe reproduksi vegetatif. Strategi konservasi yang dapat diterapkan di Hutan Wanagama yaitu penerapan ekowisata berbasis edukasi konservasi anggrek alam dan konservasi in situ.

References

Bertolini, V., A. Damon, J.V. Mora, and A.N.R. Velazquez. 2012. Distribution and Ecological Pattern of Orchids in Monte Pellegrino Reserve, Palermo (Sicily, Italy). Biodiversity Journal 3(4): 375-384.

Chandra De, L., P. Pathak, A. N. Rao, and P. K. Rajeevan. 2014. Commercial Orchids. Berlin: De Gruyter Open Ltd. p. 149.

Comber, J.B. 1990. Orchids of Java. Bangkok : Charoen Silp Press, p. 219, 299, 313.

Ernawati, J. 2016. Jejak Hijau Wanagama. Jakarta: Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH. p. 64.

Fitriany, M., M. Sumaryono, dan A. Suhardiman. 2019. Pola Sebaran Alami Anggrek (Orchidaceae) Di Cagar Alam Padang Luway Kabupaten Kutai Barat. Jurnal Agrifor 18(2): 241-252.

Jalal, J.S. 2012. Distribution Pattern of Orchids in Uttarakhand, Western Himalayas, India. International Journal of Plant Biology, 3(e5): 24-26.

Jonathan, K.H. and A. J. S. Raju. 2005. Terrestrial and Epiphytic Orchids of Eastern Ghats. EPTRI – ENVIS Newsletter 11(3):2-4.

Lehnebach, C.A. and A. W. Robertson. 2004. Pollination Ecology of Four Epiphytic Orchids of New Zealand. Annals of Botany 93:773-781.

Liu, Q., J. Chen, R.T. Corlett, XuLi. Fan, DongLI Yu, HongPei Yang, and JiangYun Gao. 2015. Orchid Conservation in the Biodiversity Hotspot of Southwestern China. Conservation Biology, 00(0): 1-10.

McCormick, M.K. and H. Jacquemyn. 2014. Whats Constrains the Distribution of Orchids Populations?. New Phytologist, 202: 392-400.

Meisel, J.E., R. S. Kaufmann, and F. Pupulin. 2014. Orchids of Tropical America an Introduction and Guide. Ithaca and London: Cornell University Press. p. 11-13.

Nusantara, A.B., N. Kendarini, dan D. Saptadi. 2017. Eksplorasi Anggrek Epifit di Sekitar Watu Ondo Kawasan Taman Hutan R. Soerjo Mojokerto. Jurnal Produksi Tanaman, 5(9): 1447-1452.

Restu, W.K., 2015. Hutan Pendidikan Wanagama. http://wanagama.fkt.ugm.ac.id/about-us/. Diakses pada 17 Agustus 2020.

Sadili, A. dan S. Sundari. 2017. Keanekaragaman, Sebaran, dan Pemanfaatan Jenis – Jenis Anggrek (Orchidaceae)di Hutan Bodogol, Taman Nasional Gede Pangrango, Jawa Barat. Widyariset, 3(2): 95-106.

Sidiq, A.R. 2018. Persebaran Pohon Forofit (inang) Epifit Anggrek (Orchidaceae) dan Hoya (Asclepiadaceae) di Petak 5 Wanagama. Tugas Akhir. Tidak Dipublikasikan. Yogyakarta: Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada. P. 12-14.

Stipkovia, Z., D. Romportl, V. Cernocka, and P. Kindlmann. 2017. Factors Assosiated With The Distribution of Orchids in the Jeseniky Mountains, Czech Republic. European Journal of Environmental Sciences, 7(2): 135-145.

Sodjinou, K. E., R. A. Radji, K. Adjonou, M. A. Quashie, K. Adjossou, K. E. Abotsi, K. Kokou. 2019. Ecological Characterization of Epiphytes Orchids in the Meridional Zone of Mount Togo. Journal of Horticulture 6 (1): 1-7.

Sulistyo, T.D. 2014. Potensi dan Upaya Pengembangan Kawasan Taman Hutan Raya Bunder Kabupaten Gunungkidul Sebagai Laboratorium Alam Geografi. Skripsi. Tidak Dipublikasikan. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta. p. 64.

Syukur, M., S. Sujiprihati, R. Yunianti. 2012. Teknik Pemuliaan Tanaman. Bogor: Penebar Swadaya. p. 297.

Wahyuni, A.S., L.B. Prasetyo, dan E.A.M. Zuhud. 2017. Popupasi dan Pola Distribusi Tumbuhan Paliasa (Kleinhovia hospita L.) di Kecamatan Bontobahari. Media Konservasi 22(1):11-18.

Wibowo, R.U. Aninda, I.G. Tirta, and I.N. Peneng. 2015. Orchid (Orchidaceae) Biodiversity in Mount of Batukau, Bali-Indonesia. Journal of Applied Environmental and Biological Sciences 5(8): 112-118.

Xu, Y., Y. Chen, Weihong Li, Aihong Fu, Xiaodong Ma, Dongwei Gui, and Yapeng Chen. 2010. Distribution Pattern of Plant Species Diversity in the Mountainous Region of Ili River Valley, Xinjiang. Environ Monit Asses 177 : 681-694.

Yang, S., M. Sun, Qiu-Yun Yang, Ren-Yi Ma, Jiao-Lin Zhang, and Shi-Bao Zhang. 2016. Two Strategies by Epiphytic Orchids for Maintaining Water Balance: Thick Cuticles in Leaves and Water Storage in Pseudobulbs. AoP Plants 8: 1-11.

Downloads

Published

2022-08-26

How to Cite

Kurniawan, F. Y., & Mustika, N. D. (2022). Distribusi dan Kemelimpahan Spesies Anggrek Epifit di Hutan Wanagama, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. JRST (Jurnal Riset Sains Dan Teknologi), 5(2), 83–89. https://doi.org/10.30595/jrst.v5i2.8438