Peran Pendidikan Ketarunaan dalam Mengatasi Kenakalan Remaja

Authors

  • Annisah Annisah Universitas Indonesia
  • Nur ‘Afifah Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30595/jssh.v6i1.13251

Keywords:

Juvenile Delinquency, Character Education, Ketarunaan System

Abstract

Juvenile delinquency requires handling from various sides, including schools in the form of character education. Ketarunaan system has proven to be effective in character building. Purpose of this research is to describe the role of ketarunaan system that is implemented at SMKN 61 Jakarta for overcoming juvenile delinquency. Research approach which is used for this research is qualitative approach and it was conducted from January-July 2020. The data is collected by interview and observation of taruna/taruni, schools, and taruna-taruni parents. Informants from taruna-taruni are students who have juvenile delinquency history in the heavy category; from various grade of class and who shown a change. Data analysis was carried out by open, axial, and selective coding. Result of the research shows that Ketarunaan system consist of 3 development models: intrakurikuler, ko-kurikuler, and ekstrakurikuler. Three development models form discipline character, independence, and responsible in taruna-taruni. The density of their activities makes them reduce their free time to do negative activities. The number of delinquency which is committed by taruna/taruni is significantly reduced. It was concluded that ketarunaan system which is implemented by SMKN 61 Jakarta was effective in overcoming the problem of juvenile delinquency.

References

Ali, A. (2008). Psikologi Remaja. PT Bumi Aksara.

Andriyani, J. (2020). Peran lingkungan keluarga dalam mengatasi kenakalan remaja. At-Taujih: Bimbingan Dan Konseling Islam, 3(1), 86–98.

Aprilia, N., & Indrijati, H. (2014). Hubungan antara kecerdasan emosi dengan perilaku tawuran pada remaja laki-laki yang pernah terlibat tawuran di SMK’B’Jakarta. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Perkembangan, 3(1), 1–11.

Aroma, I. S., & Suminar, D. R. (2012). Hubungan antara tingkat kontrol diri dengan kecenderungan perilaku kenakalan remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Perkembangan, 1(2), 1–6.

Basri, A. S. H. (2015). Fenomena tawuran antar pelajar dan intervensinya. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam, 12(1), 1–25.

Danti, N. R., Benty, D. D. N., & Nurabadi, A. (2019). Sistem Pengasuhan dalam Kurikulum Khusus Sebagai Pembentukan Karakter di SMA Berbasis Ketarunaan. JAMP: Jurnal Administrasi Dan Manajemen Pendidikan, 2(4), 232–237.

Dulkiah, M. (2018). Pengaruh Kemiskinan Terhadap Tingkat Tindak Kriminalitas Di Kota Bandung. JISPO Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 8(1), 36–57.

Ferdianti, C. I., & Prastowo, S. H. B. (2021). Pengaruh Kultur Sekolah Terhadap Karakter Disiplin Siswa di SMA Negeri 2 Taruna Bhayangkara. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(7), 409–414.

Fitriyah, T. (2018). Potret Kenakalan Remaja dan Relevansinya dengan Pendidikan Indonesia. Journal of Islamic Education Policy, 2(2).

Hardiyanto, S., & Romadhona, E. S. (2018). Remaja dan Perilaku Menyimpang. Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1), 23–32.

Haris, N. (2018). Upaya Mengatasi Problematika Remaja. Jurnal Al-Taujih: Bingkai Bimbingan Dan Konseling Islami, 4(2), 71–82.

Hidayah, N., & Huriati, H. (2016). Krisis identitas diri pada remaja “identity crisis of adolescences.” Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman, 10(1), 49–62.

Jela, K., Kerawing, O. Y., Pai, I., & Margaretta, M. (2022). Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Asrama Bagi Mahasiswa Calon Guru. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(2), 1941–1950.

Kartono. (2002). Kenakalan Remaja. PT Raja Grafindo Persada.

Kasschau, R. (2003). Understanding Psychology (Student Edition). McGraw Hill Companies, Inc.

Kholifah, N., & Rusmawati, D. (2020). Hubungan antara keberfungsian keluarga dengan kontrol diri remaja pada siswa SMAN 2 Semarang. Jurnal Empati, 7(2), 566–571.

Koesoema. (2018). Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. PT Grasindo.

Lickona, T. (2009). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam.

Novitasari, D. (2020). Peran Pendidikan Karakter Berbasis Ketarunaan dalam Memebntuk Kedisiplinan Siswa di SMK PGRI 2 Bojonegoro. Jurnal Pendidikan Edutama.

Pradita, I. G. M. S. P., & Surata, I. N. (2019). Penanggulangan Balapan Motor Liar Di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Buleleng. Kertha Widya, 7(2).

Prasasti, S. (2017). Kenakalan remaja dan faktor penyebabnya. 1(1), 28–45.

Putra, A. R. B. (2015). Peran Guru Bimbingan Konseling Mengatasi Kenakalan Remaja di Sekolah. Pedagogik: Jurnal Pendidikan, 10(1), 32–39.

Rachmawati, W., Benty, D. D. N., & Sumarsono, R. B. (2018). Budaya Sekolah Berbasis Ketarunaan Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik. JAMP: Jurnal Administrasi Dan Manajemen Pendidikan, 1(4), 410–418.

Ramadhan, Z. A. (2021). Adiksi Game Online dan Perilaku Menyimpang Remaja. JSSH (Jurnal Sains Sosial Dan Humaniora), 5(2), 93–104.

Rochaniningsih, N. S. (2014). Dampak pergeseran peran dan fungsi keluarga pada perilaku menyimpang remaja. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 2(1).

Sagala, L. D. J., Simamora, E. S. B., & Yulianti, S. (2021). Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja Di Sekolah. Jurnal Teologi Injili, 1(1), 1–14.

Santoso, B., Tang, A., & Jumadi, J. (2021). Penguaran Pendidikan Karakter Disiplin Melalui Program Asrama Al-Manar di Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Jurnal Penelitian Pendidikan, 13(2), 1896–1904.

Santrock, J. W. (2007). Adolescence (eleven). Erlangga.

Sudiana, I. N. (2014). Kenakalan Remaja di Permukiman Kumuh Kampung Morokrembangan Surabaya. Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 10(18).

Suharto, M. P., Mulyana, N., & Nurwati, N. (2018). Pengaruh teman sebaya terhadap perkembangan psikososial anak tki di kabupaten indramayu. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 1(2), 135–147.

Sumara, D. S., Humaedi, S., & Santoso, M. B. (2017). Kenakalan remaja dan penanganannya. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2).

Suprastowo, P. (2013). Kajian Tentang Tingkat ketidakhadiran guru sekolah dasar dan Dampaknya terhadap Siswa. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 19(1), 31–49.

Suprihatin, T. (2018). Dampak Pola Asuh Orang Tua Tunggal (Single Parent Parenting) Terhadap Perkembangan Remaja. Prosiding Seminar Nasional Psikologi Unissula.

Suryanto, D. (2016). Mabosti Pola Pendidikan Jitu bagi SMK untuk Siap Menghadapi Persaingan Ketenagakerjaan. Symposium Guru Tingkat Nasional, Subang.

Suryawan, I. G. A. J. (2016). Cegah Kenakalan Remaja Melalui Pendidikan Karakter. Jurnal Penjaminan Mutu, 2(1), 64–70.

Tianingrum, N. A., & Nurjannah, U. (2020). Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perilaku Kenakalan Remaja Sekolah Di Samarinda. Jurnal Dunia Kesmas, 8(4), 275–282.

Usu, U. S. (2019). Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja Di SMKN 1 Bone Raya Kabupaten Bonebolango. Irfani, 15(2), 53–58.

Willis. (2008). Remaja dan Masalahnya. Alfabeta.

Wulandari, D. O., & Hodriani, H. (2019). Peran Guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam Mencegah Kenakalan Remaja di Sekolah. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 1(3), 139–147.

Downloads

Published

2022-03-21

How to Cite

Annisah, A., & ‘Afifah, N. (2022). Peran Pendidikan Ketarunaan dalam Mengatasi Kenakalan Remaja. JSSH (Jurnal Sains Sosial Dan Humaniora), 6(1), 9–22. https://doi.org/10.30595/jssh.v6i1.13251

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.