Komunikasi Resiliensi untuk Meningkatkan Kesejahteraan dan Ketahanan Ibu Tunggal
DOI:
https://doi.org/10.30595/jssh.v9i2.27630Keywords:
Komunikasi Resiliensi, Ibu Tunggal, Pasca PerceraianAbstract
Menjadi ibu tunggal merupakan realitas yang menantang, menuntut ketahanan luar biasa dalam menghadapi beragam tekanan psikologis, sosial, dan ekonomi sambil beradaptasi dengan situasi hidup yang baru. Tidak mudah bagi ibu tunggal untuk tetap tangguh menghadapi tantangan hidup, mengingat mereka harus berhadapan dengan berbagai tekanan dan situasi sulit yang mengharuskan mereka beradaptasi. Kondisi ini menjadikan resiliensi sebagai kualitas yang sangat dibutuhkan namun tidak mudah dicapai oleh para ibu tunggal. Berdasarkan permasalahan, penelitian ini bertujuan memahami bagaimana kelima partisipan membangun ketahanan diri setelah perceraian mereka. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, peneliti mengumpulkan data melalui wawancara langsung, pengamatan, dan dokumen pendukung. Temuan penelitian mengungkapkan pola yang serupa di antara kelima partisipan, di mana mereka berhasil mengembangkan pandangan hidup yang lebih positif terutama melalui aktivitas pekerjaan. Proses bekerja menjadi sarana penting bagi mereka dalam membangun kembali kehidupan pasca perceraian.
References
Afdal, A., Ramadhani, V., Hanifah, S., Fikri, M., Hariko, R., & Syapitri, D. (2022). Kemampuan Resiliensi: Studi Kasus dari Perspektif Ibu Tunggal. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 15(3), 218–230. https://doi.org/10.24156/jikk.2022.15.3.218
Alifah Nur Irfani, Rusman, & Mulyana, A. (2024). Dinamika Resiliensi Orang Tua Dalam Menghadapi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Oleh Asisten Rumah Tangga. Jurnal Parenting Dan Anak, 2(2), 1–17. https://doi.org/10.47134/jpa.v2i2.1145
Apriawal, J. (2022). Resiliensi Pada Karyawan Yang Mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (Phk). Jurnal Ilmu Psikologi Dan Kesehatan (SIKONTAN), 1(1), 27–38. https://doi.org/10.47353/sikontan.v1i1.330
Arianto, B., & Handayani, B. (2024). Pengantar Studi Fenomenologi. 47–49.
Ashari, L. F., & Anwar, F. (2021). Usaha Ibu Single Parent dalam Mendidik Akhlak Anak. An-Nuha, 1(4), 510–518. https://doi.org/10.24036/annuha.v1i4.134
Bayu Bimantara, G., Widiawati Retnoningtias, D., & Ari Indra Dewi, N. N. (2022). Gambaran Resiliensi Pada Single Mother Pasca Kematian Pasangan. Jurnal Psimawa, 5(2), 104–108. https://doi.org/10.36761/jp.v5i2.2117
Buzzanell, P. M. (2018). Organizing resilience as adaptive-transformational tensions. Journal of Applied Communication Research, 46(1), 14–18. https://doi.org/10.1080/00909882.2018.1426711
Chavda, K., & Nisarga, V. (2023). Single Parenting: Impact on Child’s Development. Journal of Indian Association for Child and Adolescent Mental Health, 19(1), 14–20. https://doi.org/10.1177/09731342231179017
Creswell. (2017). John W, Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Journal of Social and Administrative Sciences, 4(June), 3–5.
Dewi Isnawati. (2020). Teknik Wawancara dalam Penelitian Kualitatif. In Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (Vol. 9, Issue 2).
Dewi, K. S. (2024). Perjanalan menuju kebahagiaan: Studi fenomenologis pengalaman koping spiritual positif pada ibu tunggal perempuan kepala keluarga. Jurnal Psikologi Ulayat, 11, 75–96. https://doi.org/10.24854/jpu730
Fabien, M., & Prastira, A. (2024). Resiliensi pada Wanita Karir Single parent Resilience in Single parent Career Woman Abstrak. 11(02), 1067–1084.
Fakhri, A., Sayyidina, R. Z., & Jasmine, S. (2023). Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Mengasuh Anak : Perspektif Gender dalam Keluarga. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Non Formal, 1(1999), 31–42.
Febrianto, P. T. (2021). Single Mothers’ Survival Strategies of University Students During COVID-19 Pandemic. Society, 9(1), 19–36. https://doi.org/10.33019/society.v9i1.301
Fitriyani, A., & Aristhya, I. P. (2024). Strategi Komunikasi Orangtua dan Anak Dalam Mengatasi Dampak Negatif Game Online. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Unissula, 3(3), 98–107.
Gross J. (2014). Emotion Regulation: Conceptual and Empirical Foundations. In Handbook of emotion regulation (Vol. 2, pp. 3–20).
Halim, S. (2023). Resiliensi ibu orang tua tunggal sebagai pencari nafkah. Skripsi.
Hariyati, F. (2022). Komunikasi resiliensi warga terkena dampak proyek pembangunan waduk jatigede farida hariyati. 12.
Herawati, T., Krisnatuti, D., Pujihasvuty, R., & Latifah, E. W. (2020). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pelaksanaan Fungsi Keluarga Di Indonesia. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 13(3), 213–227. https://doi.org/10.24156/jikk.2020.13.3.213
Hurlock, B. E. (2011). Psikologi perkembangan: suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan.
Jayusman, J., Efrinaldi, E., Putra, A. E., Bunyamin, M., & Faizi, H. N. (2022). Perspektif Maslahah Mursalah Terhadap Pernikahan Suami Pada Masa Iddah Istri Pasca Surat Edaran DirjJen Bimas Islam Nomor: P-005/DJ.III/Hk.00.7/10/2021 Tentang Pernikahan Dalam Masa Iddah Istri. El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law, 3(2), 39–55. https://doi.org/10.24042/el-izdiwaj.v3i2.14525
Maulida, D. S., & Kahija, Y. F. L. (2015). Work Family Conflict Pada Single Mother yang Bercerai: Interpretative Phenomenological Analysis. Jurnal Empati, 4(1), 62–68. https://media.neliti.com/media/publications/63790-ID-none.pdf
Mufidah, L. (2025). Jawa Timur 66117 Agus Hermawan 2) Universitas Nahdlatul Ulama Blitar Jalan Masjid No. 22. 8(1), 66117.
Mujur, M. (2025). Komunikasi Jiwa:Jalan Menuju Kehidupan Yang Bermakna.
Mulyana, D. (2010). Metode Penelitian Kualitatif (Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial). 173.
Nuraini, E. (2025). Implementasi Love Language Dalam Pembentukan Keluarga Sakinah Pada Pasangan Usia Pernikahan 0-5 Tahun Di Desa Waduk. https://etheses.iainponorogo.ac.id/32405/1/Skripsi - Ella Nuraini - Naskah .pdf
Prasetya, B. H. (2024). Peran Ganda Wanita Karir Dalam Menjalankan Fungsi di Keluarga ( Studi Pada Wanita Karir di Kelurahan Cengkareng Barat ). INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(3), 18762–18771.
Putu, N., Diptasari, P., & Valentina, T. D. (2025). Tahapan Pembentukan Resiliensi Diri Ibu Tunggal Pasca Kematian Suami : Literature Review. 5, 6264–6282.
Rusdi, A., Program Studi Hukum Keluarga Islam IAIN parepare Bukit Harapan, P., Soreang, K., Parepare, K., & Selatan, S. (2024). Risiliensi Tradisi Metawe Dalam Pola Komunikasi Keluarga Mandar Perspektif Maqashid al-Syariah. In Rio Law Jurnal (Vol. 5, Issue 2). http://dx.doi.org/10.36355/.v1i2OpenAccessat:https://ojs.umb-bungo.ac.id/index.php/RIO/index
Sari, I. P., Ifdil, I., & Yendi, F. M. (2019). Resiliensi Pada Single Mother Setelah Kematian Pasangan Hidup. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 4(3), 78. https://doi.org/10.23916/08411011
Sartor, T., Lange, S., & Tröster, H. (2023). Cumulative Stress of Single Mothers - An Exploration of Potential Risk Factors. 31(1), 88–94. https://doi.org/10.1177/10664807221104134
Shofiani, I. (2022). Keberhasilan Ibu Single Parent Dalam Mengatasi Kenakalan Anak Akibat Putus Sekolah Di Desa Madigondo Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan. ROSYADA: Islamic Guidance and Counseling, 3(1). https://doi.org/10.21154/rosyada.v3i1.4675
Sukmana, H. P., & Hanami, Y. (2023). Solo Supermom: Psychological Well-Being pada Ibu Tunggal yang Kehilangan Pasangan Meninggal Dunia. Psyche 165 Journal, 16(4), 256–263. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v16i4.288
Suryani, S. P., & Adri, Z. (2024). Studi Fenomenologis Gambaran Regulasi Emosi Pada Ibu Tunggal Yang Bekerja. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4, 13245–13254. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/14241%0Ahttp://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/download/14241/9840
Susantin, J., & Rijal, S. (2023). Implikasi Singgle Parent Parenting PascaPerceraian Melalui Pendekatan PsikologiKeluarga Perspektif Hukum Islam. International Journal of Science and Research (IJSR), 12(12), 1967–1971.
Tatara, R. R., Tiwa, T. M., & Naharia, M. (2024). Resiliensi Single Parent Mother Yang Melanjutkan Studi Pasca Perceraian Di Universitas Negeri Manado. Jurnal Psikologi Kaleosan. https://ejurnal.unima.ac.id/index.php/kaleosan/article/view/9284%0Ahttps://ejurnal.unima.ac.id/index.php/kaleosan/article/view/9284/4995
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Heka Rizky Hakikoh, Farida Hariyati, Tellys Corliana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


