PEMBELAJARAN SASTRA DI SEKOLAH DAN KURIKULUM 2013
DOI:
https://doi.org/10.30595/mtf.v1i2.274Abstract
Abstrak: Kurikulum 2013 secara material berisi seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran tertentu. Di samping secara fungsional, kurikulum 2013 hendaknya diperhitungkan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan bidang-bidang tertentu; termasuk untuk bidang Bahasa dan Sastra Indonesia, baik dalam posisinya sebagai mata pelajaran wajib maupun peminatan. Oleh karena itu, jika terkait dengan materi dan pelaksanaan pembelajaran sastra di sekolah, bagi saya, kurikulum apa pun dan mana pun tidak perlu digelisahkan. Alasannya, secara esensial tujuan utama pembelajaran sastra itu tidak pernah berubah. Tujuan itu pasti berorientasi pada literary knowledge dan literary appreciation. Orientasi itu dapat diturunkan menjadi knowing, doing, dan being sastra; apresiasi, ekspresi, dan produksi sastra; atau dapat dirumuskan dalam (istilah Jawa) nga-3: ngerti, nglakoni, dan ngrasakke sastra. Dalam hubungannya dengan hal itu, strategi pembelajaran sastra menjadi penting untuk diperhatikan dan hal ini pula yang diisyaratkan oleh Kurikulum 2013, yakni pola umum kegiatan guru-siswa yang aktualisasinya berupa kegiatan belajar-mengajar sastra di kelas. Mengajarkan sastra pada dasarnya merupakan sebuah upaya menciptakan suatu sistem lingkungan yang memungkinkan terjadinya proses belajar sastra. Sistem lingkungan ini terdiri atas komponen-komponen yang saling mempengaruhi yakni: (a) tujuan instruksional yang ingin dicapai; (b) teks sastra yang diajarkan; (c) guru-siswa yang harus memainkan peranan serta ada dalam hubungan sosial tertentu; (d) bentuk kegiatan pembelajaran yang dilakukan; serta (e) sarana dan prasarana belajar-mengajar yang tersedia. Agar pembelajaran sastra menjadi menyenangkan dan efektif, strategi transaksional merupakan salah satu strategi yang tepat dan perlu dikembangkan karena siswa menjadi terlibat secara aktif. Kata kunci: kurikulum, sastra, pembelajaranReferences
Bull, G. 1996. “Using Children’s Literature to Support Children’s Learning: An Investigation of the Pedagogy of Literature” dalam Sue Clancy. 1996. Literary Theory and Children’s Literature. Faculty of Education, Charles Sturt Univer¬sity, Australia.
Cullinan. 1989. “A Transactional View of Reading” Sue Clancy. 1996. Literary Theory and Children’s Literature. Faculty of Education, Charles Sturt Univer¬sity, Australia.
Holub, Robert C. 1984. Reception Theory. A Critical Introduction. London: Methuen.
Iser, Wolfgang. 1983. The Implied Reader. Patterns of Communication in Prose Fiction from Bunyan to Beckett. Baltimore and London: The Johns Hopkins Press.
Joyce, Bruce and Weil, Marsha. 1980. Models of Teaching (2nd). New Jersey: Prentice-Hall, Inc.
Sayuti, Suminto A. 1998. “Signifikansi dan Penggunaan Teori Sastra Kontemporer bagi Pengajaran Sastra” Makalah Ilmiah Pertemuan Ilmiah Daerah I HISKI KOMDA DIY. Yogyakarta: Hiski Komda DIY dan Universitas Ahmad Dahlan (25 Juli 1998).
---------- 1997. “Pragmatik Sastra” dalam Widyaparwa. Nomor 49, Oktober 1997. hlm. 89-105.
Segers, Rien T. 1978. The Evaluation of Literary Texts. An Experimental Investigation into the Rationalization of Value Judgments with Reference to Semiotics and Esthetics of Reception. Lisse: The Peter de Ridder Press.
Straw, S. 1988. “Reading and Response to Literature: Transactionalizing Instruction” dalam Sue Clancy. 1996. Literary Theory and Children’s Literature. Faculty of Education, Charles Sturt University, Australia.
Thomson, J. 1992. “The Siginificance and Uses of Contemporary Literary Theory for the Teaching of Literature” dalam Sue Clancy. 1996. Literary Theory and Children’s Literature. Faculty of Education, Charles Sturt University, Australia.
Downloads
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




