Kajian Penggunaan Obat yang Rasional pada Pasien Myalgia dan Gastritis di Puskesmas Mojogedang I
DOI:
https://doi.org/10.30595/pharmacy.v22i1.25724Keywords:
Interaksi Obat, Penyakit Saraf, Rawat InapAbstract
Myalgia adalah gangguan muskuloskeletal yang menyebabkan perasaan tidak nyaman karena ketegangan otot. Gastritis adalah peradangan pada mukosa lambung akibat infeksi dan penyakit maag. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat pada pasien myalgia dan gastritis di Puskesmas Mojogedang I periode Maret-Mei 2023. Penelitian dilakukan dengan analisis deskriptif menggunakan metode cross sectional secara retrospektif terhadap resep dan rekam medis pasien myalgia dan gastritis di Puskesmas Mojogedang I periode Maret-Mei 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data yang diperoleh kemudian diolah, dianalisis, dan diinterpretasikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien dengan myalgia mendapatkan pengobatan berupa monoterapi OAINS (10,1%) dan kombinasi OAINS dengan suplemen (89,9%). Rasionalitas penggunaan OAINS adalah 100% tepat indikasi, 100% tepat obat, 100% tepat dosis, 44,3% tepat frekuensi pemberian, dan 96,2% tepat pasien berdasarkan PNI Buku Ajar Nyeri Tahun 2017. Pada pasien gastritis, peresepan yang paling banyak diberikan adalah ranitidin (29%), antasida (22%), omeprazole (22%), kombinasi antasida dengan ranitidin (18%), antasida dengan omeprazole (8%), dan ranitidin dengan omeprazole (1%). Rasionalitas pengobatan pada pasien gastritis didapatkan 100% tepat indikasi, 74% tepat obat, 49% tepat dosis, dan 100% tepat pasien berdasarkan Panduan Praktik Klinis (PPK) Dokter di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tahun 2022.
References
Adiansyah EEPS, Ariyani H, Hendera. 2021. Studi literatur efek penggunaan non-steroidal antiinflammatory drugs (NSAID) pada sistem gastrointestinal, Journal of Current Pharmaceutical, 5(1), 418–432.
Alnadia R, Purwanti NU, Susanti R. 2022. Evaluasi rasionalitas dan efek samping obat antihipertensi di Puskesmas Singkawang Utara II periode Januari-Juni tahun 2019, Jurnal Kesehatan Khatulistiwa, 8(2), 24–30.
Andriyani ET, Wuriani, Parliani. 2018. Gambaran keluhan myalgia pada perawat luka di Kota Pontianak, Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 9(1), 28–34.
Ariska MD, Primadiamanti A, Angin, MP. 2023. Evaluasi rasionalitas penggunaan obat pada pasien dispepsia di Puskesmas Penawar Jaya, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Jurnal Farmasi Malahayati, 6(1), 111– 124.
Asmarani FL, Sancitadewi LGR. 2019. Bekam menurunkan keluhan myalgia, Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta, 6(3), 636–640.
Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar. 2022. Profil Kesehatan Tahun 2022. Karanganyar, Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar.
Elysia M. 2017. Hubungan faktor yang mempengaruhi kepatuhan penggunaan obat analgesik terhadap tingkat kepatuhan pasien myalgia di Puskesmas Tenggilis Surabaya, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 6(1), 456-469.
Engka AAA, Sumampouw OJ, Kaunang W. 2022. Postur kerja dan keluhan muskuloskeletal pada nelayan di Desa Borgo Satu Kecamatan Belang, Jurnal Kesmas, 11(4), 44–51.
Indonesian Rheumatology Association (IRA). 2014. Penggunaan Obat Anti Inflamasi Non-steroid. Jakarta, Indonesian Rheumatology Association (IRA).
Isnenia. 2020. Penggunaan non-steroid antiinflamatory drug dan potensi interaksi obatnya pada pasien musculoskeletal, Pharmaceutical Journal of Indonesia, 6(1), 47–55.
Iza AB. 2019. Profil terapi myalgia pada pasien rawat jalan di Puskesmas Wonokerto Kecamatan Bantur Kabupaten Malang, Thesis. Malang, Poltekkes Putra Indonesia Malang.
Kemenkes RI. 2011. Modul Penggunaan Obat Rasional. Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. 2017. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2017. Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. 2019. Laporan Provinsi Jawa Tengah Riskesdas 2018. Jakarta, Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kemenkes RI. 2022. Panduan Praktik Klinis (PPK) Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Listina O, Prasetyo Y, Solikhati DIK, Megawati F. 2021. Evaluasi penggunaan obat pada pasien gastritis di Puskesmas Kaladawa periode Oktober-Desember 2018, Jurnal Ilmiah Medicamento, 7(2), 118–128.
Mahdayana ID, Sudjatmiko S, Sumarno S, Padolo E. 2020. Studi penggunaan profilaksis stress ulcer pada pasien bedah digestif di RSUD Dr.Soetomo Surabaya, Pharmaceutical Journal of Indonesia, 005(02), 73–78.
Mandela R, Putri AA, Santoso NE. 2024. Gambaran peresepan obat pada pasien gastritis di Klinik UMC Jember (periode Januari-Agustus 2023), Jurnal Farmasi dan Manajemen Kefarmasian (JFMK), 3(1), 38–49.
Mayasari D, Hutahean DM, Octora DD. 2021. Evaluasi penggunaan obat gastritis pada pasien rawat inap di RS Grandmed Lubuk Pakam Tahun 2020, Jurnal Farmasimed (JFM), 4(1), 1–6.
Mulyani R. 2021. Gambaran penggunaan obat myalgia di Puskesmas Kaligangsa Kota Tegal, Thesis, Tegal, Politeknik Harapan Bersama.
Novitayanti E. 2023. Hubungan jenis kelamin dengan skala nyeri pada pasien gastritis, Infokes: Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan, 13(1), 32–34.
Nuryati. 2017. Farmakologi. Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Oka RV, Kamaluddin, Harahap DH. 2018. Rasionalitas penggunaan ranitidin pada pasien gastritis di Puskesmas Alang-alang Lebar Palembang. Majalah Kedokteran Sriwijaya, 50(3):134–139.
Perkumpulan Nyeri Indonesia (PNI). 2017. Buku Ajar Nyeri 2017. Yogyakarta, Perkumpulan Nyeri Indonesia.
Ramadhan RI. 2015. Rasionalitas penggunaan OAINS Pada pasien rematik osteoarthritis rawat jalan di RSUD Kabupaten Subang Tahun 2014 ditinjau dari (tepat diagnosis, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, tepat cara pemberian, tepat pasien), Thesis, Jakarta, UIN Syarif Hidayatullah.
Ramdini DA, Wahidah LK, Atika D. 2020. Evaluasi rasionalitas penggunaan obat diabetes melitus tipe II pada pasien rawat jalan di Puskesmas Pasir Sakti tahun 2019, Jurnal Farmasi Lampung, 9(1):69–76.
Simbolon P, Simbolon N. 2022. Hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan gastritis pada mahasiswa, Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal), 13(1),12–20.
Sinapoy IW, Jaya EFP, Putri LAR. 2021. Hubungan pola makan dengan kejadian gastritis pada Bagian Perlengkapan Rumah Tangga dan Protokoler Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara, Jurnal Ilmiah Karya Kesehatan, 02(01), 42–42.
Smith MA, Shimp LA, Schrager S. 2014. Family Medicine: Ambulatory Care and Prevention, Sixth Edition. New Delhi, McGraw Hill.
Sumardiyono, Lowa NW, Azzam AM, Huda KN, Nurfauziah N. 2017. kejadian myalgia pada lansia pasien rawat jalan, Jurnal Riset Sains dan Teknologi, 1(2), 59-63.
Susanti I, Octavia DR, Shohifa Al Ulya NM. 2022. Pengetahuan pasien gastritis di Puskesmas Karangkembang terhadap penggunaan antasida, Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan, 9(1), 21.
Taheri PA, Alshayeb H. 2016. Ranitidine combined with omeprazole for symptomatic relief of severe GERD in infants: A case report, BAOJ Pediatrics, 2(4), 1–3.
Taufiq, Syaifiyatul H, Alrosyidi AF. 2023. Gambaran penggunaan obat pada pasien dispepsia di Klinik Pratama An-Nur Pegantenan Kabupaten Pamekasan, JIFA: Jurnal Ilmiah Farmasi Attamru, 04(2), 109–119.
Tjay TH, Rahardja K. 2022. Obat Obat Penting: Khasiat, Penggunaan, dan Efek Efek Sampingnya, Jakarta, PT Alex Media Komputindo.
Untari EK, Agilina AR, Susanti R. 2018. Rasionalitas penggunaan obat antihipertensi di Puskesmas Siantan Hilir Kota Pontianak tahun 2015. Pharmaceutical Sciences and Research, 5(1):32–39.
Wahyuni H, Diana VE, Suprianto S. 2019. Rasionalitas penggunaan dan kelengkapan resep non steroid anti inflamasi drugs (NSAID) pada tiga Puskesmas di Kabupaten Gayo Lues, Jurnal Dunia Farmasi, 3(2), 69–78.
Wardaniati IAA, Dahlan A. 2016. Gambaran terapi kombinasi ranitidin dengan sukralfat dan ranitidin dengan antasida dalam pengobatan gastritis di SMF Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Mochtar Bukittinggi, Jurnal Farmasi Higea, 8(1), 65–74.
Widodo DS. 2021. Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja. Yogyakarta, Penebar Media Pustaka.
Widyaningrum EA, Fadrian MF, Admaja W. 2023. Pengaruh pelayanan informasi swamedikasi online berbasis Whatsapp Bot terhadap pengetahuan Masyarakat, Majalah Farmasetika, 8(3), 235–249.
Yunanda FT, Wahyurianto Y, Retna P, Triana WN. 2023. Gambaran faktor penyebab terjadinya gastritis di Desa Tlogowaru Wilayah Kerja Puskesmas Temandang Kabupaten Tuban, Global Health Science, 8(1), 17– 26.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
