Formulasi Hand Soap dari Kombucha Bonggol Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) dan Uji Aktivitasnya terhadap Bakteri Staphylococcus aureus
DOI:
https://doi.org/10.30595/pharmacy.v22i2.27114Keywords:
Antibakteri, Bonggol Nanas, Hand soap, KombuchaAbstract
Bonggol nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) merupakan limbah dari buah nanas yang berperan sebagai antibakteri karena memiliki kandungan senyawa flavonoid, saponin, enzim bromelin, dan tanin. Bonggol nanas dibuat dalam bentuk fermentasi kombucha menghasilkan asam organik yang dapat meningkatkan potensi antibakteri bonggol nanas, kemudian diformulasikan sebagai hand soap untuk mengurangi diare. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh variasi konsentrasi kombucha bonggol nanas terhadap sifat dan stabilitas fisik sediaan hand soap, serta pengaruhnya terhadap aktivitas antibakteri terhadap bakteri S.aureus. Formula sediaan hand soap terdapat empat formula yang memiliki perbedaan variasi konsentrasi kombucha yaitu 0% (F0), 15% (F1), 25% (F2), dan 35% F3. Hasil uji sifat fisik pada F0 berwarna kuning, F1 berwarna orange, F2 berwarna orange tua, F3 berwarna orange kecoklatan, berbau nanas, dan tekstur kental, memiliki pH 7,68 - 7,19, tinggi busa 81-110 mm, viskositas 860,00-1396,33 cPs, bobot jenis 1,04-1,09 g/mL, serta kadar air 37,79%-26,55%. Setelah dilakukan stabilitas fisik terjadi penurunan pH, viskositas, bobot jenis dan peningkatan kadar air, namun busa tetap stabil. Aktivitas antibakteri sangat kuat terdapat pada F3 dengan daya hambat 22,16 ± 2,24 mm. Berdasarkan hasil uji tersebut dapat disimpulkan bahwa sediaan hand soap yang diformulasikan berkhasiat sebagai antibakteri dan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi terjadinya diare.
References
Aghadiati F, Setyarsih L, Merlisia M, Simatupang YM. 2023. Hubungan personal hygiene terhadap kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Aur Duri Kota Jambi, Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat, 7(1), 11-16.
Amini N. et al., 2017. Potential antibacterial activity of partially purified bromelain from pineapple core extracts using acetone and ammonium sulphate against dental caries-causing bacteria, Proceedings of the 3rd International Symposium on Current Progress in Mathematics and Science, 1-4.
Antony A, Farid M. 2022. Effect of temperatures on polyphenols during extraction, Applied Sciences, 12, 1-14.
Aqsyal M, Mardiyanti S. 2023. Uji stabilitas krim antibakteri ekstrak rimpang jahe gajah (Zingiber officinale Roscoe), Jurnal Farmasi dan Farmakoinformatika, 10(10), 76-83.
BPS. 2021. Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. [Online]
Available At: https://lampung.bps.go.id/indicator/55/614produksi-buah-buahan-menurut-kabupaten-kota-dan-jenis-tanaman.html
[Accessed 14 08 2024].
Cahyaningsih D, Ariesta N, Amelia R. 2016. Pengujian parameter fisik sabun mandi cair dari surfaktan sodium laureth sulfate (SLES), Jurnal Sains Natural Universitas Nusa Bangsa, 6(1), 10-15.
Chandra MA, Putri AN, Bachrin SC, 2023. Formulasi dan evaluasi sabun cair ekstrak etanol bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis, Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 6(3), 53-63.
Daud NS, Arni DP, Idris SA, Saehu MS. 2023. Uji aktivitas antibakteri ekstrak batang Meistera chinensis terhadap Escherichia coli ATCC 35218, Warta Farmasi, 12(1), 8-18.
Dewi SH, Lubis MS, Yuniarti R, Nasution HM. 2024. Skrining fitokimia dan uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol bonggol nanas (Ananas comosus (L.) Merr), Farmasainkes: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan, 4(1), 95-105.
Fletcher S. et al., 2015. Investigating an outbreak of Staphylococcal food poisoning among travellers across two Australian states, Western Pacific Surveillance and Response Journal: WPSAR, 6(2), 17-21.
Haque AF, Mulyani E, Hendick J. 2022. Formulasi sabun cair cuci tangan antibakteri ekstrak etanol daun cabe rawit (Solanum frutescens. L), Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, 2(2), 152-160.
Harahap F, Nusyirwan. 2014. Induksi tunas nanas (Ananas comosus L. Merr) in vitro dengan pemberian dosis auksin dan sitokin yang berbeda, Jurnal Saintika, 14(2), 113-120.
Herwin, Fitriana, Nuryanti S. 2022. Production of kombucha from Muntingia calabura L. leaves and evaluation of its antibacterial activity and total flavonoid content, Journal of Applied Pharmaceutical Science, 12(8), 187-192.
Hutauruk HP, Yamlen PV, Wiyono W. 2020. Formulasi dan uji aktivitas sabun cair ekstrak etanol herba seledri (Apium graveolens L) terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Jurnal Ilmiah Farmasi, 9(1), 73-81.
Ikhsan MK, Saputro S, Asjur AV. 2023. Formulasi sediaan krim ekstrak etanol biji kalabet (Trigonella foenum-graecum) dengan basis krim tipe M/A dan uji aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 3416-3428.
Iqbal AF, Setyawati T, Towidjojo VD, Agni F. 2022. Pengaruh perilaku hidup bersih dan sehat terhadap kejadian diare pada anak sekolah, Jurnal Medical Profession, 4(3), 271-279.
Juariah S, Wati D, 2020. Efektifitas ekstrak bonggol nanas (Ananas comosus L. Merr) terhadap Escherichia coli, Meditory, 8(2), 95-100.
Kahiro S. et al., 2017. Enzymatic activity of bromelain from crude extracts of crown, peels, and stem of pineapples from different agro-ecological zones of Thika Region, Kenya, Asian Journal of Biotechnology and Bioresource Technology, 1(2), 1-6.
Khasanah DU, Dewi EN. 2024. Karakteristik produk minuman kombucha berdasarkan komposisi bahan baku dan waktu fermentasi, Jurnal Teknologi Separasi, 10(4), 754-763.
Lestari G, Noptahariza R, Rahmadina N. 2020. Uji aktivitas antibakteri formulasi sabun cair ekstrak kulit buah durian (Durio zibethinus L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Cendekia Journal of Pharmacy , 4(2), 95-101.
Magvirah T, Marwati, Ardhani. 2019. Uji daya hambat bakteri Staphylococcus aureus menggunakan ekstrak daun tahongai (Kleinhovia hospita L.), Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis, 2(2), 41-50.
Minarni, Rosmalia D. 2022. Uji daya hambat antibakteri ekstrak bonggol nanas terhadap bakteri Streptococcus mutans, Jurnal Kesehatan, 13(1), 159-163.
Mittal R, Gupta S, Sharma V, Gupta N. 2024. Synthesis and antibacterial activities of bromelain-stabilized fluorescent Copper nanoclusters against E. coli and S. aureus, Journal of Photochemistry and Photobiology A: Chemistry, 450.
Muthmainnah B. 2017. Skrining fitokimia senyawa metabolit sekunder dari ekstrak etanol buah delima (Punica granatum L.) dengan metode uji warna, Media Farmasi, 13(2), 23-28.
Permanadewi I, Kumoro AC, Wardhani DH, Aryanti N. 2021. Analisis pengaturan temperatur, konsentrasi, dan waktu pengadukan pada tekanan atmosferik untuk meningkatkan gkatkan, Teknik, 42(1), 29-34.
Rahmawati TA, Junitasari A, Rosahdi TD. 2024. Uji aktivitas antibakteri streptococcus pyogenes terhadap sediaan sabun mandi cair kombucha berbasis ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.), Seminar Nasional Kimia, 41-49.
Ranova R, Alfarazi A, Rosi DH. 2023. Formulasi sediaan sabun padat dari ekstrak minyak daun cengkeh (Syzigium aromaticum), Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional, 2(1), 60-66.
Rezaldi F. et al., 2022. Aplikasi metode bioteknologi fermentasi kombucha buah nanas madu (Ananas comosus) Subang sebagai antibakteri gram positif dan negatif berdasarkan konsentrasi gula yang berbeda, Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan, 6(1), 1-12.
Rezaldi F. et al., 2022. Potensi buah nanas madu subang (Ananas comasus) sebagai antibakteri gram positif negatif melalui metode bioteknologi fermentasi kombucha berdasarkan konsentrasi gula aren berbeda, Biofarmasetikal Tropis, 5(2), 119-126.
Sagita D, Hartesi B, Fitri K, Lutfia. 2023. Konsentrasi hambat minumum enzim bromelin dari kulit dan bonggol nanas (Ananas comosus (L.) Merr) terhadap Staphylococcus aureus, Kartika: Jurnal Ilmiah Farmasi, 8(2), 101-108.
Samosir MF, Agustina NA. 2021. Pengaruh suhu pemanasan terhadap kualitas sabun berbahan minyak jelantah dan ekstrak buah pinang (Areca catechu L), Agrohita Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian, 6(1), 108-116.
Sanny BI, Dewi RK. 2020. Pengaruh net interest margin (NIM) terhadap return on asset (ROA) pada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk periode 2013-2017. Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisnis), 4(1), 78-87.
Saptarini NM, Rahayu D, Kusuma SA. 2019. Protease activity and characterization of bromelain extract of pineapple (Ananas comusus (L.) Merr) crown from Subang, Indonesia, Rasayan Journal of Chemistry, 12(4), 2074-2081.
Sari NWTK, Putra GG, Wrasiati LP. 2019. Pengaruh suhu pemanasan dan konsentrasi carbopol terhadap karakteristik sabun cair cuci tangan, Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 7(3), 428-440.
Sari PI, Malahayati S, Kurniawati D. 2024. Formulasi dan stabilitas sediaan sabun cair ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai antiseptik, Jurnal Surya Medika, 10(3), 149-156.
Seran DEM. et al., 2022. Uji perbandingan efektivitas antibakteri sabun cuci tangan komersial berbahan sirih hijau, jeruk nipis dan lidah buaya terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Cendana Medical Journal, 24(2), 328-340.
Surahmaida, Lestari KAP. 2019. Uji aktivitas kombucha teh dan kopi sebagai antibakteri bakteri gram positif dan bakteri gram negatif, Journal of Pharmacy and Science, 4(2), 61-65.
Suwarni, Aisyah SND. Hubungan kepercayaan nasabah dan promosi dengan minat menabung pada PT. Bank Bengkulu KCP Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara, Ekombis Review, 184-198.
Umarudin, Sari RY, Fal B, Syukrianto. 2018. Efektivitas daya hambat ekstrak etanol 96% bonggol nanas (Ananas comosus L) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Journal of Pharmacy and Science, 3(2), 32 - 36.
Wang B, Rutherfurd-Markwick K, Zhang XX, Mutukumira AN. 2022. Kombucha: Production and microbiological research, Foods, 11(3456), 1-18.
Zahki M. 2023. Efektifitas antibakteri senyawa metabolit sekunder pada beberapa tanaman obat terhadap pertumbuhan bkateri Staphylococcus aureus, Jurnal Integrasi Obat Tradisional, 2(2), 25-30.
Zahro K. et al., 2023. Formulasi dan evaluasi sediaan sabun cair berbasis virgin coconut oil (VCO) dengan penambahan oleum citri sebagai essential oil, Indonesian Journal of Health Science, 3(2a), 199-203.
Zaunit MM, Febria FA, Bakhtiar A. 2019. Pengendalian Staphylococcus aureus dan methicillin resistant Staphylococcus aureus menggunakan ramuan obat diare masyarakat Maek, Journal of Biological Science, 6(1), 14-18.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
