PBL BERDIFERENSIASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DAN PENYELESAIAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI

Authors

  • Shifa Qorib Nasrulloh
  • Retno Prihantini Guru SMA Negeri 1 Bobotsari
  • Sony Irianto

DOI:

https://doi.org/10.30595/jkp.v17i2.17915

Keywords:

Problem Based Learning (PBL), Berpikir Kritis, Penyelesaian Masalah, Berdiferensiasi

Abstract

Kemampuan Berfikir Kritis  dan menyelesaikan masalah merupakan salah satu kebutuhan  yang perlu diperhatikan dalam pendidikan di abad 21. Untuk memenuhi keterampilan Berfikir Kritis  dan Penyelesaian Masalah dalam pembelajaran biologi diperlukan sebuah metode dan gaya belajar yang sesuai untuk menunjang tuntutan pembelajaran abad 21 tersebut. Gaya belajar siswa dapat digunakan untuk membuat pembelajaran yang Berdiferensiasi. Pembelajaran Berdiferensiasi menekankan pada pemenuhan kebutuhan belajar  akan materi yang sesuai dengan karakteristik masing-masing peserta didik. Model Problem-Based Learning (PBL) adalah salah satu metode pembelajaran yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan Berfikir Kritis dan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini digunakan untuk menguji PBL Berdiferensiasi terhadap peningkatan kemampuan Berfikir Kritis dan Penyelesaian Masalah dalam pembelajaran biologi. Desain penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan metode deskriptif dan analisis pada LKPD dan hasil Pretest dan Posttest dari setiap siklus. Subjek penelitian meliputi satu kelas yaitu pada kelas XI IPA, dengan jumlah murid keseluruhan terdapat 36 peserta didik. Dengan analisis data menggunakan uji Paired sampel t test dan uji N-Gain. Pada siklus 1, hasil analisis dilakukan dengan membandingkan antara Pretest (Sebelum perlakuan) dengan Posttest siklus 1 (Setelah Pembelajaran siklus 1). Hasil nilai sig (2-tailed) adalah 0,000 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara Pretest dengan Posttest 1. Pada siklus 2, hasil nilai sig (2-tailed) adalah 0,000 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara Pretest dengan Posttest 2. Kedua siklus menghasilkan hasil yang signifikan yang membuktikan bahwa penggunaan metode PBL Berdiferensiasi lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan Berfikir Kritis dan Penyelesaian Masalah dalam pembelajaran biologi. Sedangkan keefektifannya dapat dilihat dari uji N-Gain yang memiliki skor 0,39 (siklus 1) dan 0,49 (siklus 2) yang keduanya sama-sama memiliki keefektifan sedang.  Tingkat keefektifan yang sedang dapat diartikan bahwa metode mengajar dengan menggunakan PBL Berdiferensiasi cocok dan dapat menjadi referensi bagi guru dalam penerapannya dikelas.

Author Biography

Shifa Qorib Nasrulloh

Mahasiswa PPG Prajabatan UMP

References

Kusuma, Dewi Oscarina dan Siti Luthifah (2020). Modul 2.1 Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid Melalu Pembelajaran Berdiferensiasi: Dikjen GTK Kependidikan. Jakarta.

Ulfah, M., Fatmah, H., & Herlanti, Y. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Dipadu Metode Student Team Achievement Division (STAD) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X IPA 4 SMA Negeri 1 Parung Tahun Ajaran 2014/2015 Pada Konsep Perubahan Lingkungan Dan D. EDUSAINS, 7(2), 202-208.

Widayanti, Febi D. (2013). Pentingnya Mengetahui Gaya Belajar Siswa Dalam Kegiatan Pembelajaran di Kelas. ERUDIO, 2(1).

Zubaidah, S. (2016). Keterampilan Abad Ke-21: Keterampilan Yang Diajarkan Melalui Pembelajaran. Seminar Nasional Pendidikan Dengan Tema “Isu-Isu Strategis Pembelajaran MIPA Abad 21, Tanggal 10 Desember 2016 Di Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Persada Khatulistiwa Sintang – Kalimantan Barat, 1–17.

Zubaidah, S. (2018b). Mengenal 4C: Learning and Innovation Skills untuk Menghadapi Era Revolusi 4.0. Seminar “2nd Science Education National Conference” Di Universitas Trunojoyo Madura, 13 Oktober 2018, 1–18.

Downloads

Published

2023-10-07

Issue

Section

Artikel