KLENTENG HOK TEK BIO BREBES SEBAGAI SIMBOL KEBERAGAMAN DAN EDUKASI UNTUK GENERASI MILENIAL
DOI:
https://doi.org/10.30595/jkp.v15i2.9542Keywords:
Hok Tek Bio Brebes Temple Diversity EducationAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberagaman yang terkandung dalam bangunan Klenteng Hok Tek Bio Brebes serta untuk mengedukasi generasi milenial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif untuk memahami fenomena-fenomena sosial dari sudut atau prespektif partisipan. Penelitian ini dilakukan di klenteng Hok Tek Bio Brebes, pada tanggal 13-15 Maret 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi dan agama, dengan tujuan mendapatkan informasi terkait etnis dan kepercayaan dalam suatu kelompok. Untuk mendapatkan sumber informasi yang lengkap dan akurat, penulis terjun di lapangan dengan mengamati objek serta mewawancarai narasumber dalam beberapa tahapan. Keberagaman yang terkandung dalam bangunan Klenteng Hok Tek Bio dibedakan menjadi dua, yaitu keberagaman fisik (wuwungan, motif mega mendung, tema bunga-bungaan, altar utama, daun pintu, warna mencolok, Yin dan Yang, dan nabi Kong Hu Chu) dan non fisik (tradisi gunungan, nilai sastra pada kayu nasib dan kayu obat) dan edukasi untuk generasi milenial yang terkandung seperti makanan tradisional, kesehatan, dan spirit yang berkaitan dinamika masyarakat yang harus diketahui dan ditanamkan sejak dini.
Kata Kunci: Klenteng Hok Tek Bio Brebes, Keberagaman, Edukasi
References
DAFTAR PUSTAKA
Arifin, Zainal. 2012. Penelitian Pendidikan Metode dan Paradigma Baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Benny G. Setiono. 2002. Tionghoa Dalam Pusaran Politik. Jakarta: Elkasa.
Victor Purcell. 1981. The Chinese in Southeast Asia. Kuala Lumpur: Oxford University Press.
Wibowo, I dan Syamsul Hadi. 2009. Merangkul Cina: Hubungan Cina Indonesia Pasca Soeharto. Jakarta: Gramedia Pustaka.
Wawancara
Hasil wawancara dengan:
- Giam Liang Tek, 13 dan 15 Maret 2020.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Khazanah Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.