APLIKASI PUPUK CAIR MOL PADA TANAMAN PADI METODE SRI ( SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION)
DOI:
https://doi.org/10.30595/agritech.v19i1.2095Keywords:
padi, SRI, mikroorganisme lokal, bonggol pisang, urin kelinciAbstract
Budidaya padi metode SRI dengan memanfaatan mikroorganisme lokal (MOL) diyakini mampu memelihara kesuburan tanah, meningkatkan populasi mikrob tanah, menjaga kelestarian lingkungan sekaligus dapat mempertahankan serta meningkatkan produktivitas tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian MOL bonggol pisang , MOL urin kelinci dan interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi dengan metode SRI. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Politeknik Banjarnegara pada bulan Maret - Juli 2016. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap Split Plot yang terdiri atas dua faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu pupuk organik cair MOL (M) terdiri dari MOL bonggol pisang (M1) dan MOL urin kelinci (M2). Faktor kedua adalah frekuensi pemberian MOL ( I1) 4 hari sekali, ( I2) 8 hari sekali dan ( I3) 12 hari sekali dengan konsentrasi 100 ml/l sampai 2 bulan setelah tanam. Dari faktor tersebut diulang 3 kali sehingga didapatkan 18 kombinasi perlakuan. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui respon terhadap perlakuan yang diberikan dilakukan uji analisis variance (ANOVA). Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa: pemberian MOL bonggol pisang dan MOL urin kelinci tidak berpengaruh nyata pada jumlah anakan/rumpun, jumlah malai/rumpun, jumlah biji/ malai, bobot biji/ malai dan bobot 1000 biji. Frekuensi pemberian 4, 8 dan 12 kali pemberian MOL bonggol pisang dan MOL urin kelinci tidak berpengaruh nyata pada jumlah anakan/rumpun, jumlah malai/rumpun, jumlah biji/ malai, bobot biji/ malai dan bobot 1000 biji. Tidak ada interaksi antara perlakuan kombinasi antara pemberian MOL bonggol pisang dan MOL urin kelinci pada semua parameter pengamatan.Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





