Pembuatan Silase Berbahan Dasar Biomas Tanaman Jagung

Muhammad Sayuti, Fahrul Ilham, Tri Ananda Erwin Nugroho

Abstract


Silase merupakan hijauan makanan ternak yang diawetkan dengan cara disimpan dalam silo anaerob. Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini dilakukan di Desa Timbuolo Tengah Kecamatan Botupinge Provinsi Gorontalo dengan tujuan menambah pengetahuan dan keterampilan warga desa membuat pakan awetan silase. Metode yang digunakandemonstrasi dan eksperimen yaitu pemberian teori dan simulasi kepada mitra sasaran, dilanjutkan dengan praktek pembuatan silase. Lama kegiatan sejak pemberian teori hingga proses fermentasi selesai adalah 21 hari. Evaluasi kualitas produk silase berdasarkan penampilan fisik, kimia, dan respon ternak sapi yang diberi silase.Evaluasi perilaku mitra diketahui melalui respon yang diberikan selama proses pelatihan maupun setelah kegiatan pengabdian dilaksanakan. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap respon mitra sejak awal hingga berakhirnya kegiatan pengabdian,pelatihan pembuatan silase berhasil menambah pengetahuan dan keterampilan peternak sapi di Desa Timbuolo Tengah. Kualitasfisik silase yang dihasilkan cukup baik ditandai dengan bau wangi sedikit asam, rasa sedikit asam dan agak manis, warna hijau kekuningan, tekstur kering dan terasa empuk, pH 4.09. Silase yang diberi starter EM-4 selama fermentasi memiliki kualitas kimia yang lebih baik dibandingkan dengan tanpa pemberian starter dengan kandungan protein 8,34% dan serat kasar 26,94%. Respon ternak yang diberi silase cukup baik.Silase sebaiknya diangin-anginkan terlebih dahulu sebelum diberikan ke ternak sapi dan pemberiannya dilakukan secara bertahap hingga ternak sapi dapat menyukai sepenuhnya.


Keywords


Jagung; Sapi Potong; Silase

References


Adriani., Fatati., & Suparjo. 2016. Aplikasi Pakan Fermentasi Berbasis Hijauan Lokal Padapeternakan Sapidi Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 31 (3).

Hidayat, N., (2014). Karakteristik Dan Kualitas Silase Rumput Raja Menggunakan Berbagai Sumber Dan Tingkat Penambahan Karbohidrat Fermentable. Jurnal Agripet, 14 (1).

Ilham, F., & Muhammad, M. (2018). Perbaikan Manajemen Pemeliharaan Dalam Rangka Mendukung Pembibitan Kambing Kacang Bagi Warga Di Kecamatan Bone Pantai Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM), 3 (2), 143-156

Kushartono, B., & Nani, I. (2005). Silase Tanaman Jagung Sebagai Pengembangan Sumber Pakan Ternak. Prosiding, Temu Teknis Nasional Tenaga Fungsional Pertanian.

Naibaho, T., Despal., & Idat, G.P. (2017). Perbandingan Silase Ransum Komplit Berbasis Jabon Dan Jerami Untuk Meningkatkan Ketersediaan Pakan Sapi Perah Berkualitas Secara Berkesinambungan. Buletin Makanan Ternak, 104 (2),12 - 20

Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang. 2018. Pupuk Urea. http://www.pusri.co.id/ina/urea-tentang-urea/. Didownload pada 20/7/2018

Reksohadiprodjo, S., (1998). Pakan Ternak Gembala. Yogyakarta: BPFE

Sebayang, F. (2006). Pembuatan Etanol Dari Molase Secara Fermentasi Menggunakan Sel Saccharomyces Cerevisiaeyang Terimobilisasi Pada Kalsium Alginat. Jurnal Teknologi Proses. 68–74.

Saun, R.J.V. & A.J. Heinrichs. (2008). Troubleshooting Silage Problems: How To Identify Potential Problem. Proceddings of the Mid-Atlantic Conference; Pennsylvania, 26 – 26 May 2008. Penn State’s Collage. pp. 2 – 10.

Sulistyawati., Muchsin, M., Fatwa, T., Surahma, A. M., Tri, W. S. (2019). Pendampingan Pembuatan Sistem Hidroponik Dan Pengolahan Sampah Organik. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3 (1).


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/jppm.v3i2.4144

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2549-8347