Pembuatan Silase Berbahan Dasar Biomas Tanaman Jagung
https://doi.org/10.30595/jppm.v3i2.4144
Keywords:
Jagung, Sapi Potong, SilaseAbstract
Silase merupakan hijauan makanan ternak yang diawetkan dengan cara disimpan dalam silo anaerob. Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini dilakukan di Desa Timbuolo Tengah Kecamatan Botupinge Provinsi Gorontalo dengan tujuan menambah pengetahuan dan keterampilan warga desa membuat pakan awetan silase. Metode yang digunakandemonstrasi dan eksperimen yaitu pemberian teori dan simulasi kepada mitra sasaran, dilanjutkan dengan praktek pembuatan silase. Lama kegiatan sejak pemberian teori hingga proses fermentasi selesai adalah 21 hari. Evaluasi kualitas produk silase berdasarkan penampilan fisik, kimia, dan respon ternak sapi yang diberi silase.Evaluasi perilaku mitra diketahui melalui respon yang diberikan selama proses pelatihan maupun setelah kegiatan pengabdian dilaksanakan. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap respon mitra sejak awal hingga berakhirnya kegiatan pengabdian,pelatihan pembuatan silase berhasil menambah pengetahuan dan keterampilan peternak sapi di Desa Timbuolo Tengah. Kualitasfisik silase yang dihasilkan cukup baik ditandai dengan bau wangi sedikit asam, rasa sedikit asam dan agak manis, warna hijau kekuningan, tekstur kering dan terasa empuk, pH 4.09. Silase yang diberi starter EM-4 selama fermentasi memiliki kualitas kimia yang lebih baik dibandingkan dengan tanpa pemberian starter dengan kandungan protein 8,34% dan serat kasar 26,94%. Respon ternak yang diberi silase cukup baik.Silase sebaiknya diangin-anginkan terlebih dahulu sebelum diberikan ke ternak sapi dan pemberiannya dilakukan secara bertahap hingga ternak sapi dapat menyukai sepenuhnya.
References
Adriani., Fatati., & Suparjo. 2016. Aplikasi Pakan Fermentasi Berbasis Hijauan Lokal Padapeternakan Sapidi Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 31 (3).
Hidayat, N., (2014). Karakteristik Dan Kualitas Silase Rumput Raja Menggunakan Berbagai Sumber Dan Tingkat Penambahan Karbohidrat Fermentable. Jurnal Agripet, 14 (1).
Ilham, F., & Muhammad, M. (2018). Perbaikan Manajemen Pemeliharaan Dalam Rangka Mendukung Pembibitan Kambing Kacang Bagi Warga Di Kecamatan Bone Pantai Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM), 3 (2), 143-156
Kushartono, B., & Nani, I. (2005). Silase Tanaman Jagung Sebagai Pengembangan Sumber Pakan Ternak. Prosiding, Temu Teknis Nasional Tenaga Fungsional Pertanian.
Naibaho, T., Despal., & Idat, G.P. (2017). Perbandingan Silase Ransum Komplit Berbasis Jabon Dan Jerami Untuk Meningkatkan Ketersediaan Pakan Sapi Perah Berkualitas Secara Berkesinambungan. Buletin Makanan Ternak, 104 (2),12 - 20
Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang. 2018. Pupuk Urea. http://www.pusri.co.id/ina/urea-tentang-urea/. Didownload pada 20/7/2018
Reksohadiprodjo, S., (1998). Pakan Ternak Gembala. Yogyakarta: BPFE
Sebayang, F. (2006). Pembuatan Etanol Dari Molase Secara Fermentasi Menggunakan Sel Saccharomyces Cerevisiaeyang Terimobilisasi Pada Kalsium Alginat. Jurnal Teknologi Proses. 68–74.
Saun, R.J.V. & A.J. Heinrichs. (2008). Troubleshooting Silage Problems: How To Identify Potential Problem. Proceddings of the Mid-Atlantic Conference; Pennsylvania, 26 – 26 May 2008. Penn State’s Collage. pp. 2 – 10.
Sulistyawati., Muchsin, M., Fatwa, T., Surahma, A. M., Tri, W. S. (2019). Pendampingan Pembuatan Sistem Hidroponik Dan Pengolahan Sampah Organik. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3 (1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Muhammad Sayuti, Fahrul Ilham, Tri Ananda Erwin Nugroho (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Indonesian version:
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

