KERAGAAN AGRONOMI DAN KADAR GULA GENOTIPE JAGUNG UNGU DAN JAGUNG PULUT SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL
DOI:
https://doi.org/10.30595/agritech.v23i2.11651Abstract
Pangan fungsional merupakan pangan yang memenuhi persyaratan sensori, nutrisi dan fisiologis bagi tubuh manusia, sehingg selain bergizi juga mempunyai pengaruh positif terhadap kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaan agronomi dan kadar gula enam genotipe jagung ungu dan jagung pulut yang berpotensi sebagai pangan fungsional. Penelitian dilaksanakan di lahan Penelitian Faklultas Pertanian-Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang. Metode penelitian yaitu metode experimental denagn enam genotipe jagung yaitu P1= Jagung ungu, P2= Jagung pulut, P3= Benih berbiji ungu keturunan pertama (F1) hasil persilangan (P1♀xP2♂), P4= Benih berbiji putih keturunan pertama (F1) hasil persilangan (P1♀xP2♂), P5= Benih berbiji putih keturunan pertama (F1) hasil persilangan (P2♀x P1♂), dan P6= Benih berbiji ungu keturunan pertama (F1) hasil persilangan (P2♀x P1♂), diuji menggunakan rancangan acak kelompok dan diulang tiga kali. Karakter yang diamati adalah karakter tongkol, karakter biji,  dan karakter kadar gula biji. Karakter tongkol pada genotipe P2 [Jagung pulut] secara genetik memiliki karakter yang lebih baik bila dibandingkan dengan ke lima genotip lainnya. Karakter biji pada enam genotip beragam diantara karakter yang diteliti. Kadar gula pada biji yang tinggi ditunjukkan oleh genotipe P2 [jagung pulut] dan P6  [F1 hasil persilangan (P2♀x P1♂), sedangkan kadar gula rendah ditunjukkan oleh genotipe P3 [F1 hasil persilangan (P1♀xP2♂)], P4 [F1 hasil persilangan (P1♀xP2♂)], P5 [F1 hasil persilangan (P2♀x P1♂)]. Genotip dengan kadar gula rendah berpotensi sebagai sumber genotip baru untuk penderita diabetes.
.
Kata kunci: Jagung, Keragaan Agronomi, Pangan Fungsional, Kadar Gula
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





