Respons Perkecambahan Beberapa Varietas Benih Bawang Merah Sejati (True Shallot Seed) Terhadap Berbagai Media Semai

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30595/agritech.v27i1.21760

Abstract

Budidaya bawang merah True Shallot Seed (TSS) merupakan salah satu alternatif yang dapat dilakukan dalam meningkatkan produktivitas bawang merah, kurangnya informasi mengenai media perkecambahan yang tepat untuk persemaian TSS menjadi salah satu kendala yang sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media perkecambahan terbaik dalam persemaian bawang merah TSS. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah varietas bawang merah TSS, yaitu Sanren, Maserati, Lokananta, dan Tuk-tuk. Faktor kedua adalah media perkecambahan, yaitu topsoil : kompos : cocopeat  (1 : 1 : 1), topsoil : kompos : sekam (1 : 1 : 1), dan topsoil : kompos : arang sekam (1 : 1 : 1). Terdapat 12 satuan percobaan yang diulang sebanyak tiga kali dengan 100 tanaman contoh tiap satuan percobaan. Karakter yang diamati adalah panjang kecambah, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, rataan waktu berkecambah, dan indeks vigor. Hasil penelitian  menunjukkan media perkecambahan komposisi topsoil : kompos : arang sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1 memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan media perkecambahan lainnya terhadap semua karakter pengamatan.


Kata Kunci: Hortikultura, Alternatif, Perkecambahan, Produktivitas

References

Azmi, C., Rahayu, A., Saadah, I. R., Wulandari, A. W., Sahat, J. P., Jayanti, H., & Susilowati, D. N. (2023). Pengaruh Previcur-N pada perkecambahan benih biji bawang merah. Agropross : National Conference Proceedings of Agriculture, 472–479. https://doi.org/10.25047/agropross.2023.519

Mantja, K., Syam’un, E., & Faried, M. (2023). Potensi ekstrak daun kelor (moringa oleifera) sebagai agen priming pada performa perkecambahan biji bawang merah. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 28(3), 465–471. https://doi.org/10.18343/jipi.28.3.465

Karo, B., Marpaung, A. E., Barus, S., Hutabarat, R.C., & Tarigan, R. (2022). Peningkatan hasil beberapa varietas bawang merah asal biji di dataran tinggi basah dengan pemanfaatan pupuk organik ikan. Kultivasi, 21(1), 97–104. https://doi.org/10.24198/kultivasi.v21i1.36528

Moeljani, I. R., Faristiawan, Y., & Sulistyono, A. S. (2022). Pengaruh konsentrasi pupuk silika dan umur transplanting terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah dari benih True Shallot Seed (TSS). Agro Bali : Agricultural Journal, 5(1), 50–56. https://doi.org/10.37637/ab.v5i1.804

Nairfana, I., Nikmatullah, A., & Iman, T. R. (2023). Pelatihan dan pendampingan budidaya dan pengolahan bawang merah asal true shallot seeds (TSS) di desa brang kolong kecamatan sumbawa. Jurnal Abdi Insani, 10(3), 1658–1667. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v10i3.1088

Setiawan, A. N., Vistiadi, K., & Sarjiyah, S. (2021). Perbaikan Perkecambahan Dan Pertumbuhan Bawang Merah Dengan Perendaman Benih Dalam Giberelin. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 21(1), 40–50. https://doi.org/10.25181/jppt.v21i1.1965

Prakoso, T., & Alpandari, H. (2022). Potensi penggunaan bahan tanam bawang merah (Allium ascalonicum L.) melalui teknik penanaman TSS (True Shallot Seed). Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology), 2(2), 59. https://doi.org/10.31938/agrisintech.v2i2.350

Rajiman, Yekti, A., Megawati, S., & Anshori A. (2022). Pengaruh Dosis Pupuk Kandang terhadap Karakter Agronomi Beberapa Varietas True Shallot Seed di Tanah Vertisol. Jurnal Triton, 13(1), 98–108. https://doi.org/10.47687/jt.v13i1.239

Sopiana. R., Suwignyo, R. A., Harun, M. U., & Susilawati. (2023). Pengaruh komposisi media semai terhadap pertumbuhan bawang merah asal biji. Jurnal Triton, 14(2), 508–515. https://doi.org/10.47687/jt.v14i2.700

Sopha, G. A., Sumarni, N., Setiawati, W., & Suwandi, S. (2016). Teknik penyemaian benih true shallot seed untuk produksi bibit dan umbi mini bawang merah. Jurnal Hortikultura, 25(4), 318. https://doi.org/10.21082/jhort.v25n4.2015.p318-330

Sopha, G. A., Syakir, M., Setiawati, W., Suwandi, N., & Sumarni, N. (2017). Teknik penanaman benih bawang merah asal true shallot seed di lahan suboptimal. Jurnal Hortikultura, 27(1), 35-44.

Sudjarwo, H. K., Moeljani, I. R., & Pribadi, D. U. (2021). Pengaruh lama perendaman GA3 dan beberapa macam TSS terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 23(2), 129–135. https://doi.org/10.31186/jipi.23.2.129-135

Sulastiningsih, N., & Rosliani, R. (2021). Pengaruh umur semaian bawang merah asal biji terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman bawang merah di dataran tinggi lembang. Seminar Nasional Dalam Rangka Dies Natalis Ke-45 UNS Tahun 2021, 5(517), 245–252.

Taryana, Y., & Sugiarti, L. (2020). Pengaruh media tanam terhadap perkecambahan benih kopi arabika (Coffea arabica L.). Jurnal Agrosains dan Teknologi, 4(2), 64. https://doi.org/10.24853/jat.4.2.64-69

Downloads

Published

2025-09-03

Issue

Section

Articles