Pembuatan Plastik Biodegradable Berbahan Pati dan Selulosa dari Tanaman Pisang Ambon (Musa paradisiaca var. sapientum L.)

Authors

  • Alfin Faiz <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Politeknik Negeri Subang</span></span>
  • Desy Triastuti
  • Muhammad Ridho Fauzan
  • Dzikri Alyasa
  • Moch. Akbar Rizky
  • Muhadzab Asad Zanetti

DOI:

https://doi.org/10.30595/agritech.v27i1.24630

Keywords:

bioplastik, pati bonggol pisang ambon, selulosa batang pisang ambon.

Abstract

Plastik menjadi masalah serius karena limbah plastik sulit terurai secara alami. Pada tahun 2023 limbah plastik menduduki peringkat kedua  di Indonesia. Bonggol dan batang pisang seringkali dibiarkan menjadi limbah. Sementara kandungan pati yang tinggi pada bonggol pisang 76%. dan selulosa pada batang pisang 39,63-83,3% dapat digunakan dalam pembuatan bioplastik. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pembuatan bioplastik, menganalisis pengaruh kombinasi selulosa bonggol dan pati batang pisang ambon dengan parameter ketebalan, daya serap air dan biodegradasi. Penelitian ini menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dua faktor; variasi selulosa batang pisang (S0, S1, S2 dan S3) dan pati bonggol pisang termodifikasi asam asetat (P1, P2 dan P3) serta penggunaan gliserol sebagai plasticizer. Analisis data menggunakan ANOVA dan uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil pengujian ketebalan dan daya serap air tidak berbeda nyata antar perlakuan. ketebalan yang memenuhi standar JIS Z-1707 (<0,25 mm) hanya 4 sampel. Perlakuan terbaik pada pengujian daya serap air (%) yaitu perlakuan S2P3 sebesar 25,15%. Hasil pengujian biodegradasi yang sudah memenuhi SNI 7188.7 2016 yaitu sampel S1P1 sebesar 64,56%.

References

Badan Pusat Statistik. (2023). Produksi buah-buahan di Jawa Barat pada tahun 2023. Retrieved July 30, 2024, from https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NjIjMg==/produksi-tanaman-buah-buahan.html

Bahri, S. (2017). Pembuatan pulp dari batang pisang. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 4(2), 36.

Fadilla, A., Amalia, V., & Wahyuni, I. R. (2023). Pengaruh selulosa ampas tebu (Saccharum officinarum) sebagai zat pengisi plastik biodegradable berbasis pati kulit singkong (Manihot esculenta). Jurnal Kesehatan.

Febrina, L., Rusli, R., & Muflihah, F. (2015). Optimalisasi ekstraksi dan uji metabolit sekunder tumbuhan libo (Ficus variegata Blume). Jurnal Trop Pharm Chem, 3, 75–81.

Imran, Y. L., Hutomo, G. S., & Rahim, A. (2014). Sintesis dan karakterisasi bioplastik berbasis pati sagu (Metroxylon sp). Jurnal Agrotekbis, 2(1), 38–46.

Lailyningtyas, D. I., Lutfi, M., & Ahmad, A. M. (2020). Uji mekanik bioplastik berbahan pati umbi ganyong (Canna edulis) dengan variasi selulosa asetat dan sorbitol. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 8(1), 91–100.

Nofiandi, D., Sari, T. M., & Putri, R. (2019). Penetapan kadar pati bonggol pisang mas (Musa paradisiaca L.) dan pati bonggol pisang batu (Musa balbisiana Colla) menggunakan metoda Luff Schoorl. SCIENTIA, 9(1).

Panjaitan, R. M., Irdoni, & Bahruddin. (2017). Pengaruh kadar dan ukuran selulosa berbasis batang pisang terhadap sifat dan morfologi bioplastik berbahan pati umbi talas. Jurnal JOM FTEKNIK, 4(1), 3.

Saputra, M. R. B., & Supriyo, E. (2020). Pembuatan plastik biodegradable menggunakan pati dengan penambahan katalis ZnO dan stabilizer gliserol. Pentana, 1(1), 41–51.

Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional. (2023). Capaian sampah nasional pada tahun 2023. Retrieved July 30, 2024, from https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/public/data/capaian

Suryati, S., Meriatna, M., & Marlina, M. (2017). Optimasi proses pembuatan bioplastik dari pati limbah kulit singkong. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 5(1), 78.

Wiradipta, I. D. G. A. (2017). Pembuatan plastik biodegradable berbahan dasar selulosa dari tongkol jagung. Jurnal Teknologi.

Downloads

Published

2025-06-30

Issue

Section

Articles