KETERGANTUNGAN TANAMAN TERHADAP MIKORIZA SEBAGAI KAJIAN POTENSI PUPUK HAYATI MIKORIZA PADA BUDIDAYA TANAMAN BERKELANJUTAN
DOI:
https://doi.org/10.30595/agritech.v11i2.982Abstract
Mikoriza adalah struktur sistem perakaran yang tertentu sebagai manifestasi adanya simbiosis mutualis antara cendawan (myces) dan perakaran (rhiza) tumbuhan tingkat tinggi. Konsep ketergantungan tanaman akan mikoriza adalah tingkat relatif dimana tanaman tergantung pada keberadaan cendawan mikoriza untuk mencapai pertumbuhannya yang maksimum pada tingkat kesuburan tanah tertentu Setelah melalui kajian mendasar dari pustaka terkait dan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat digarisbawahi beberapa hal yang bisa dijadikan pertimbangan dalam melakukan kegiatan budidaya tanaman yang mengarah pada pertanian berkelanjutan dengan mendayamanfaatkan potensi mikoriza, di antaranya: Berkaitan dengan pengembangan keilmuan, masih kurangnya informasi tentang ketergantungan tanaman terhadap mikoriza untuk beberapa tanaman di Indonesia, maka penelitian tentang hal ini masih perlu dilakukan. Diharapkan hasil-hasil penelitian yang ada lebih diarahkan pada tanaman-tanaman dengan nilai ekonomi tinggi, atau tanaman-tanaman yang merupakan kebutuhan ‘prioritas’ masyarakat pada umumnya. Sehingga upaya ke arah pengambangan pertanian berkelanjutan dapat lebih cepat tercapai. Selanjutnya, dapat dikemukakan bahwa ketergantungan tanaman terhadap mikoriza dapat digunakan sebagai pertimbangan mendasar potensi pendayamanfaatan mikoriza pada budidaya tanaman berkelanjutan. Kata kunci : ketergantungan mikoriza, potensi mikoriza, pertanian berkelanjutanDownloads
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





