Terjemah Al-Quran Jawa Banyumasan: Latar Belakang dan Metode Penerjemahan

https://doi.org/10.30595/ajsi.v2i1.10272

Authors

  • I Istianah Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Mintaraga Eman Surya Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Keywords:

Bahasa lokal, Banyumasan, Terjemah al-Quran Jawa Banyumasan, Ḥarfiyyah, Tafsīriyah

Abstract

Terjemah al-Quran dalam bahasa lokal menjadi kekayaan intelektual sekaligus hasil interaksi agama –Kitab Suci- dengan realitas masyarakat yang diseru. Kementrian Agama Republik Indonesia, khususnya Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur dan Khazanah Keagamaan (Puslitbang LKK) Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama, memprakarsai bahasa Jawa Banyumasan menjadi salah satu bahasa untuk memahami al-Quran melalui penerjemahannya. Bahasa tersebut merupakan salah satu bagian dari Bahasa Jawa –yang terdiri dari tingkat tutur basa dan ngoko- di mana merupakan bahasa lokal yang hidup di kalangan masyarakat Jawa, khususnya di wilayah sekitar Banyumas atau sepanjang aliran sungai Serayu.

Kajian ini hendak menganalisa epistemologi “Al-Quran dan Terjemah Bahasa Jawa Banyumasan” (QTJB) yang disusun oleh 10 penerjemah dengan latarbelakang keilmuan yang berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berupa penelitian pustaka (library research) yang ditempuh dengan cara menganalisa muatan isi dari literatur-literarur yang terkait. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan wawancara. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui latarbelakang penyusunan “Al-Quran dan Terjemah Bahasa Jawa Banyumasan” dan gambaran ruang sosial ketika terjemah tersebut disusun; 2) mengetahui sumber dan metode penerjemahan.

Penerjemahan al-Quran ini dilakukan secara terstruktur di bawah pemerintah dengan maksud dan tujuan yang berkaitan erat dengan kajian Islam di nusantara yang menjadi prioritas kajian akhir-akhir ini di Indonesia. Sumber utama penerjemahan tersebut yaitu mushaf Al-Quran dan Terjemahnya yang diterbitkan oleh Kemenag RI dengan metode terjemah ḥarfiyyah dan ṭafsīriyyah dan sumber-sumber lain yang berupa kitab-kitab tafsir klasik, serta kamus bahasa Jawa Banyumasan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

I Istianah, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

References

Al-Zarqani, M. ‘Abdul ‘Azim. (2001). Manāhil al-‘Irfān fī ‘Ulūm al-Qurān. Kairo: Dar al-Hadis.

Anis, M. Y., & Saddhono, K. (2016). Strategi Penerjemahan Arab-Jawa Sebagai Sebuah Upaya Dalam Menjaga Kearifan Bahasa Lokal (Indigenous Language): Studi Kasus Dalam Penerjemahan Kitab Bidayatul-Hidayah Karya Imam Al-Ghazali. Akademika Jurnal Pemikiran Islam, 21(1), 35–48. Retrieved from e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/akademika/article/view/454

Azra, A. (2013). Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII: Akar Pembaruan Islam Indonesia. Jakarta: Kencana.

Bagong, Ed., S. (2013). Metode Penelitian Sosial: Berbagai Alternatif Pendekatan (7th ed.). Jakarta: Kencana.

Black, J. A. dan D. J. C. (2009). Metode dan Masalah Penelitian Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Departemen Agama, R. (2009). Al-Quran Tajwid dan Terjemahnya. Bandung: Jabal Raudhotul Jannah.

Gusmian, I. (2010). Bahasa dan Aksara Tafsir Al-Qur’an di Indonesia dari Tradisi, Hierarki hingga Kepentingan Pembaca. Tsaqafah, 6(1), 1–25. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v6i1.136

Gusmian, I. (2012). Karakteristik Naskah Terjemahan Al-Quran Pegon Koleksi Perpustakaan Masjid Agung Surakarta. Suhuf:Jurnal Kajian Al-Quran Dan Kebudayaan, 5(1), 51–75. https://doi.org/https://doi.org/10.22548/shf.v5i1.50

Gusmian, I. (2015). Dinamika Tafsir Al-Quran Bahasa Jawa Abad 19-20 M (1st ed.). https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Gusmian, I. (2016). Tafsir Al-Quran Bahasa Jawa Peneguhan Identitas, Ideologi, dan Politik Perlawanan. Suhuf, 9(1), 141. https://doi.org/10.22548/shf.v9i1.116

Hanafi, M. M. (2011). Problematika Terjemahan Al-Quran Studi pada Beberapa Penerbitan Al-Qur’an dan Kasus Kontemporer. Suhuf:Jurnal Kajian Al-Quran Dan Kebudayaan, 4(2). https://doi.org/https://doi.org/10.22548/shf.v4i2.53

Herusatoto, B. (2008). Banyumas Sejarah, Budaya, Bahasa, dan Watak (1st ed.; A. Arifin, ed.). Yogyakarta: LKiS Pelangi Aksara.

Inge, N. (2019). Kitab Suci Alquran Kini Sudah Ada Terjemahan Bahasa Palembang. Liputan 6. Retrieved from https://www.liputan6.com/regional/read/4136393/kitab-suci-alquran-kini-sudah-ada-terjemahan-bahasa-palembang

Kementrian Agama, R. (2015). Al-Quran dan Terjemahnya Bahasa Jawa Banyumasan (1st ed.). Jakarta: Puslitbang LKK dan Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama.

Lukman, F. (2016). Studi Kritis Atas Teori Tarjamah Alqur’an Dalam ‘Ulum Al Qur’an. Al-A’raf Jurnal Pemikiran Islam Dan Filsafat, 13(2), 167–190. https://doi.org/10.22515/ajpif.v13i2.262

Madjid, N. (2000). Islam Doktrin dan Peradaban: Sebuah Telaah Kritis tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan dan Kemoderenan (4th ed.). Jakarta: Paramadina.

Mansur, M. A. (2006). Al-Tarjamah baina al-Naẓriyyah wa al-Taṭbīq (2nd ed.). Kairo: Dar al-Kamal li al-Tiba’ah wa al-Nasyr.

Mardiwarsito, L. (1979). Kamus Jawa Kuna Indonesia. Ende-Flores: Nusa Indah.

Mkole, J. L. (2008). History and theory of Scripture Translations. HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 60(1), 253–266. https://doi.org/10.4102/hts.v64i1.20

Moleong, L. J. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Munawir, M. (2019). Al-Quran dan Terjemahnya Bahasa Jawa Banyumasan. IBDA` : Jurnal Kajian Islam Dan Budaya, 17(2), 256–279. https://doi.org/10.24090/ibda.v17i2.3252

Murdiyastomo, A. H. (2010). Etos Kerja: Keteladanan Masyarakat Banyumas Awal Abad XX. Mozaik, V(1), 55–67.

Nashrullah, N. (2019). Alquran Diterjemahkan ke 20 Bahasa Daerah 5 Tahun Terakhir. Republika. Retrieved from https://republika.co.id/berita/pqvv3x320/alquran-diterjemahkan-ke-20-bahasa-daerah-5-tahun-terakhir

Nst, H. (2019). Metodologi Terjemahan Al-Qur’an Dalam Al-Qur’an Dan Terjemahnya Bahasa Batak Angkola. Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 7(1), 1–19. https://doi.org/10.21274/kontem.2019.7.1.1-18

Nurtawwab, E. (2009). The Tradition of Writing Qur’anic Commentaries in Java and Sund. SUHUF Jurnal Pengkajian Al-Qur’an Dan Budaya, 2(2), 163–195. https://doi.org/10.22548/SHF.V2I2.87

Pangesti, Suwarsito, Sarjanti, M. (2016). Kajian Perubahan Penggunaan Lahan Pertanian Ke Non Pertanian Terhadap Mata Pencaharian Penduduk di Kecamatan. Geo Edukasi, 5(1), 22–26.

Pantu, A. (2014). Pengaruh Bahasa Arab Terhadap Perkembangan Bahasa Indonesia. ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam, 14(3), 97–115. https://doi.org/10.18860/ua.v14i3.3154

Priyadi, S. (2003). Beberapa Karakter Orang Banyumas. Bahasa Dan Seni, 31(1), 14–36.

Priyadi, S. (2007). Cablaka Sebagai Inti Model Karakter Manusia Banyumas. Diksi, 14(1), 11–18.

Priyadi, S. (2018). Banyumas 1571-1937. Paramita: Historical Studies Journal, 28(1), 13. https://doi.org/10.15294/paramita.v28i1.13925

Rachman, T. (2015, November 26). Kemenag Luncurkan Alquran Terjemahan Bahasa Banyumas, Minang, dan Dayak. Republika. Retrieved from https://republika.co.id/berita/nyewdp219/kemenag-luncurkan-alquran-terjemahan-bahasa-banyumas-minang-dan-dayak

Ridlo, M. (2019). Diluncurkan 2015, Apa Kabar Alquran Terjemahan Bahasa Ngapak? Liputan 6. Retrieved from https://www.liputan6.com/regional/read/3901056/diluncurkan-2015-apa-kabar-alquran-terjemahan-bahasa-ngapak

Rohmana, A. J. (2015). Terjemah Puitis Al-Quran di Jawa Barat Terjemah Al-Quran Berbentuk Puisi Guguritan dan Pupujian Sunda. Suhuf: Jurnal Kajian Al-Quran, 8(2), 175–202. https://doi.org/https://doi.org/10.22548/shf.v8i2.7

Saputra, A. (2015). Alquran Terjemahan Bahasa Banyumas Diluncurkan, Bupati: Membanggakan! Detik News. Retrieved from https://news.detik.com/berita/d-3087279/alquran-terjemahan-bahasa-banyumas-diluncurkan-bupati-membanggakan

Sutrisno, H. (2014). Metodologi Research. Yogyakarta: Andi Offset.

Tohari, A. (2007). Kamus Dialek Banyumas-Indonesia (1st ed.; Agus Mukti dan Farhun AR., ed.). Banyumas: Yayasan Swarahati Banyumas.

Widyaningsih, R. (2014). Bahasa Ngapak dan Mentalitas Orang Banyu- mas: Tinjauan dari Perspektif Filsafat Bahasa Hans Georg Gadamer. Ultima Humaniora, 2(2).

Woodward, M. R. (2004). Islam Jawa Kesalehan Normatif Versus Kebatinan (2nd ed.). Yogyakarta: LKiS.

Yusuf, M. (2012). Bahasa Bugis dan Penulisan Tafsir di Sulawesi Selatan. Al-Ulum, 12(2), 77–96. Retrieved from https://journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/au/article/view/91

Downloads

Published

2021-04-23

How to Cite

Istianah, I., & Surya, M. E. (2021). Terjemah Al-Quran Jawa Banyumasan: Latar Belakang dan Metode Penerjemahan. Alhamra Jurnal Studi Islam, 2(1), 80–96. https://doi.org/10.30595/ajsi.v2i1.10272