Pemikiran Orientalis Ignaz Goldziher terhadap Hadis dan Sunnah
https://doi.org/10.30595/ajsi.v3i2.13839
Keywords:
Hadis, Ignaz Goldziher, Islam, OrientalismeAbstract
Ignaz Goldziher merupakan pemikir orientalis dari kalangan sarjana Barat non muslim pada abad ke- 19 yang terkenal, terutama dalam bidang kajian terhadap hadis. Goldziher mendefinisikan hadis sebagai sebuah berita yang hanya berlaku bagi suatu kelompok yang menganut spiritualitas. Dengan catatan sejarah kelompok sekuler dan agama dari waktu ke waktu. Sedangkan sunnah diartikan bersama tradisi serta adat istiadat yang tersedia saat masa sebelum kedatangan Islam, dan tradisi diikuti oleh masyarakat dan peninggalan yang sangat berharga dan berkelanjutan untuk diikuti oleh generasi berikutnya. Lalu Goldziher pun menyatakan bahwa hadis merupakan sesuatu yang disandarkan oleh nabi Muhammad SAW. Selain itu, Goldziher juga mengemukakan ketika sunnah dan hadis memiliki perbedaan yang signifikan, tidak hanya dari makna dari kedua istilah itu sendiri, tapi juga terdapat kontradiksi di substansi hadis serta sunnah. Beliau mengutarakan bahwa sungguh benar definisi sunnah serta hadis itu berbeda satu dengan lainnya. Hadis dicirikan dengan kabar dari mulut ke mulut Nabi SAW, sedangkan sunnah yang umum digunakan oleh umat Islam dulu, mengacu pada masalah hukum atau masalah agama, terlepas dari kepercayaan, baik secara lisan ataupun perbuatan.
Downloads
References
Abubakar, S. (2021). Dampak Pemikiran Orientalis di Indonesia Pada Masa Kolonial (Analisis Teori Orientalisme Edward W. Said). FiTUA Jurnal Studi Islam, 2(1), 38–53.
Anusantari, I. (2020). Perspektif Orientalis dalam Mengkaji Hadits dan Bantahan Kaum Muslim: Perspektif Ignaz Goldziher, Joseph Franz Schacht dan Mustafa Azami. Riwayah : Jurnal Studi Hadis, 6(1), 101–124.
Arifin, S. (2020). Teori-Teori Ignaz Goldziher dalam Studi Hadis. Jurnal Pengetahuan Tentang Ilmu Dan Hikmah, V(1).
Asy’ari, S. (2005). Orientalis Dan Kajian Islam Di Indonesia Studi Tentang Model Islam Politik. Kontekstualita, 20(2), 45–70.
Cucu SetiawatiQur. (2021). Kajian Orientalis Ignaz Goldziher tentang Hadis dan Sunnah. Jurnal Of Qur’an And Hadith Studies, 10(1), 73–93.
Darmalaksana, W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Habibi, D. M. (2020). Pandangan Ignaz Golhziher Terhadap Asal-Usul Munculnya Hadis Nabi Muhammad SAW. Jurnal Penelitian Sosial Dan Keagamaan, 10(II), 89–98.
Ichwayudi, B. (2011). Hipokritisme Tokoh Orientalis Christiaan Snouck Hurgronje. Religió: Jurnal Studi Agama-Agama, 1(September 2011), 134–154.
Karim, A. (2013). Pemikiran Orientalis Terhadap Kajian Tafsir Hadis. Addin, 7(2), 307–334.
Mariyam, S. A. (2016). Studi Pemikiran Ignaz Goldziher Tentang Perkembangan Tafsīr Bi Al–Ma’tsūr. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Melfianora. (n.d.). Penulisan Karya Tulis Ilmiah dengan Studi Literatur. 1–3.
Nimah, E. (2021). Pengaruh Orientalisme Dalam Pendidikan Islam di Indonesia. Majalah Ilmiah Tabuah, 1(2), 21–26.
Pahrudin, A. (2021). Pengaruh Orientalis Goldziher dalam Studi Hadis Kontemporer di Indonesia. Refleksi, 20(1), 49–72. https://doi.org/10.15408/ref.v20i1.19586
Permana, A. K. (2019). Diferensiasi Sunnah dan Hadis dalam Pandangan Ignaz Goldziher Sunnah and Hadith Differentiation According to Ignaz Goldziher’s View. Jurnal At-Tadbir, 29(2), 26.
Rohmansyah. (2015). Hadits Dan Sunnah Dalam Perspektif Ignaz Goldziher. Ulul Albab, 16(2), 235–248.
Sari, M., & Asmendri. (2020). Penelitian Kepustakaan ( Library Research ) dalam Penelitian Pendidikan IPA. Natural Science: Jurnal Penelitian Bidang IPA Dan Pendidikan IPA, 6(1), 41–53.
Setiawati, C. (2018). Kajian Orientalis Ignaz Goldziher tentang Hadis dan Sunnah. Journal of Qur’an and Hadith Studies, 7(2), 151–164.
T Mirzaqon, A., & Purwoko, B. (n.d.). Studi Kepustakaan Menganalisa Landasan Teori dan Praktik Konseling Expressive Writing. 1–8.
Teng, M. B. A. (2016). Orientalis dan Orientalisme Dalam Perspektif Sejarah. Jurnal Ilmu Budaya, 4(1), 48–63.
Ulfahadi, R., & Surya, R. A. (2018). Pandangan Orientalis Terhadap Sejarah Islam Awal. Ushuluna: Junal Ilmu Ushuluddin, 4(2), 184–201.
Zarkasi, A. (2016). Metodologi Studi Agama-Agama. Al-Adyan, 11(1), 1–16.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Nurul Naffa Lutfia, Suci Indah Sari, Tiara Azzahra Hidayah, Yeni Heriani, Mochamad Ziaul Haq

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors published in this journal agree to the following terms:
- The copyright of each article is retained by the author (s) without restrictions
- The journal allows the author(s) to retain publishing rights without restrictions
- The author grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution License, allowing others to share the work with an acknowledgment of authorship and the initial publication in this journal.
- Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution of published journal versions of the work (for example, posting them to institutional repositories or publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (For example in the Institutional Repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger citations of published work
- Articles and all related material published are distributed under a Creative Commons Attribution-4.0 International Public License (CC - BY 4.0).
License
Alhamra Jurnal Studi Islam is licensed under a Creative Commons Attribution- 4.0 International Public License (CC - BY 4.0).
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially










