Pemberdayaan Ibu Hamil Trimester III dan Keluarga Menggunakan Endorphin Massage Untuk Mengurangi Nyeri Pinggang Pada Kelas Ibu Hamil
https://doi.org/10.30595/jppm.v4i2.6255
Keywords:
Endorphin Massage, Kelas Ibu Hamil, Trimester IIIAbstract
Nyeri pinggang dapat menyebabkan timbulnya hiperventilasi sehingga kebutuhan oksigen meningkat, kenaikan tekanan darah, dan berkurangnya motilitas usus serta vesika urinaria. Penatalaksanaan nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri persalinan dengan endorphin massage, yang merupakan sebuah terapi sentuhan ringan yang cukup penting diberikan pada wanita hamil, di waktu menjelang hingga saatnya melahirkan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk pemberdayaan ibu hamil trimester III dan keluarga menggunakan endorphin massage untuk mengurangi nyeri pinggang dalam menghadapi persalinan pada kelas ibu hamil di Puskesmas Pakjo Palembang tahun 2019. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 23-25 September 2019. Tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Kelas Ibu Hamil Puskesmas Pakjo Palembang. Jumlah peserta kelas ibu hamil yang mengikuti kegiatan sebanyak 10 orang didamping keluarga. Hasil post-test menunjukkan jumlah ibu hamil dengan nyeri pinggang pada skala 0 adalah sebanyak 3 orang (30%); skala 1-3 adalah sebanyak 6 orang (60%); dan skala 4-6 adalah sebanyak 1 orang (10%). Berdasarkan hasil kegiatan disimpulkan bahwa ada pengaruh pelatihan endorphin massage terhadap penurunan intensitas nyeri pinggang pada ibu hamil.References
Potter, & Perry, AG. (2006). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik, 4th ed. EGC. Jakarta.
Astuti, A.P., & Masruroh (2013). Perbedaan Lama Kala I Fase Aktif pada Ibu Bersalin yang Dilakukan dan yang Tidak Dilakukan Pijat Endorphin di RB Margo Waluyo Surakartaâ€. Jurnal Kebidanan. 5(1), 30-36. http://dx.doi.org/10.35872/jurkeb.v5i2.109
Aprilia, Y., & Ritchmond, B. (2011). Gentle Birth. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia
Aryani, Y., Masrul, & Evareny, L. (2015). Pengaruh Masase pada Punggung terhadap Intensitas Nyeri Kala I Fase Laten Persalinan Normal melalui Peningkatan Kadar Endorphin).Jurnal Kesehatan Andalas. 4(1),70-7. https://doi.org/10.25077/jka.v4i1.193
Azizah, IN., Widyawati, MN., & Anggraini NN. (2013). Pengaruh Endorphin Massage terhadap Intensitas Nyeri Kala I Persalinan Normal Ibu Primipara di BPS S dan B Demak. Jurnal Kebidanan Universitas Muhammadiyah Semarang. 2(1), 90-6. https://doi.org/10.26714/jk.2.1.2013.%25p
CSA., Hadi, & Widyawati, MN. (2015). Aromatherapy Massage As An Alternative in Reducing Cortisol Level and Enhancing Breastmilk Production on Primiparous Postpartum Women in Semarang. 4th Asian Academic Society International Conference (AASIC), 381-388.
Departemen Kesehatan. (2007). Asuhan Persalinan Normal. Jakarta. Depkes RI.
Dewi, MM., Sukini, T., Ath Thaariq, NA., & Hidayati, NM. (2017). Effectiveness of Endorphins Massage and Ice Packs to Relieve The First Stage of Labor Pain Among The pegnant Women in Candimulyo Health Center Indonesia. 2 nd International Conference on Applied Science and Health Research for Better Society: Developing Science and Technology to Improve. ICASH-A015, 1-6.
East, CE., Begg, L., Henshall, NE., Marchant P., & Wallace K. et al (2009). Local Cooling for Relieving Pain from Perineal Trauma Sustained during Childbirth. Cochrane Database Syst Rev. (5):CD006304. https://doi.org/10.1002/14651858.cd006304.pub3
Eshkevari, L, Trout, KK., & Damore J. (2013). Management of Postpartum Pain. Journal of Midwifery and Women's Health.58, 622-31. https://doi.org/10.1111/jmwh.12129
Gorji, H., Nesami, B., Ayyasi, Ghafari, & Yazdani. (2014). Comparison of Ice Packs Application and Relaxation Therapy in Pain Reduction during Chest Tube Removal Following Cardiac Surgery. North American Journal of Medical Sciences. 6(1), 19-24. https://dx.doi.org/10.4103%2F1947-2714.125857
Haghighi, NB., Masoumi, SZ., & Kazemi, F. (2016). Effect of Massage Therapy on Duration of Labour : A Randomized Controlled Trial. Journal of Clinical and Diagnostic Research. 10(4), 5-12. https://doi.org/10.7860/jcdr/2016/17447.7688
Bottom of Form Hosseini, E., Asadi, N., & Zareei, F. (2013). Effect of Massage Therapy on Labour Progress and Plasma Levels of Cortisol in the Active Stage of First Labor. Zahedan Journal of Research in Medical Sciences. 15(9), 35-38.
Judha, M., Sudarti, & Fauziah, A. (2012). Teori Pengukuran Nyeri dan Nyeri Persalinan. Yogyakarta: Nuha Medika
Kartikasari, RI., & Nurhayati, A. (2016). Pengaruh Endorphin massage Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Ibu Hamil. Rakernas Aipkema. Temu Ilmiah Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
Kusumaningsih, R., Hasan, M., & Kusuma, IF. (2015). Relationship between Obesity and Degree Pain in Knee Osteoarthritis Patients at Bina Sehat Hospital Jember. e-Jurnal Pustaka Kesehatan. 3(2), 253-6.
Kuswandi, L. (2013). Hypnobirthing A Gentle Way to Give Birth. Jakarta: Pustaka Bunda.
Lilyana, T. (2019) Terapi Endorphin Massage. Available on: http://www.academia. edu/12498 411/. Accessed 22 Maret 2019
Llewellyn, D. (2001). Dasar-dasar Obstetri dan Ginekologi.Edisi 6. Jakarta: Hipokrates.
Sherwood. (2012). Fisiologi Manusia; dari Sel ke Sistem. Edisi 8. Jakarta: EGC.
Sulistyawiati, H. (2017). Pengaruh Endorphin Massage Terhadan Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Ibu Hamil (Studi di BPM Lia Astari Kec. Mojoagung Kab. Jombang)
Taghinejad, H., Delpisheh, A., & Suhrabi, Z. (2016). Comparison between Massage and Music Therapy to Relieves the Severity of Labor Pain. Women's Health. 6(3), 377-81.
Tournarie, & Yonnea. (2007). Review Complementary and Alternative Approaches to Pain Relief During Labor. Evidence Based Complementary and Alternative Medicine.4. Available: http://dx.doi.org/10/1093/ecam/nem012. [PubMed].
Uliyah & Hidayat. (2006). Keterampilan Dasar Praktik Klinik Kebidanan. Jakarta. Salemba Medika
Varney, H. (2006). Buku Ajar Asuhan Kebidanan.Edisi 4, Vol. 1 Jakarta: EGC.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Nesi Novita, Wita Asmalinda, Desy Setiawati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Indonesian version:
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

