Implementasi Program Rehabilitas Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) Di Kota Surabaya
Implementation Of The Social Rehabilitation Program For Uninhabitable Houses (RS-RTLH) In Surabaya City
https://doi.org/10.30595/jppm.v10i2.30825
Keywords:
Implementasi Program, Kemiskinan, Kota Surabaya, Rehabilitas Sosial, RS-RTLHAbstract
Permasalahan kemiskinan dan ketimpangan sosial di Indonesia, khususnya Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) memerlukan penanganan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang lebih sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi Program Rehabilitas Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) di Kota Surabaya serta mengidentifikasi faktor yang menjadi pendukung dan penghambat. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini meneliti menganalisis mendalam melalui model analisis data Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program RS-RTLH di Kota Surabaya telah berjalan dengan efektif, hal itu didukung oleh penyajian data capaian target selama 3 tahun terakhir. Data yang disajikan berdasarkan pembedahan menggunakan teori George C. Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Kesimpulannya, hubungan antara komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi menjadi pendorong keberhasilan dalam penanggulangan kemiskinan yang ada di Kota Surabaya. Serta program ini memberikan dampak yang signifikan dalam bidang-bidang kehidupan manusia.
References
Badan Pusat Statistik. (2024, Februari 28). Diambil kembali dari surabayakota.bps.go.id: https://surabayakota.bps.go.id/id/publication/2024/02/28/38c76de6074beea6951be69e/kota-surabaya-dalam-angka-2024.html
Edwards, G. C. (1980). Dalam G. C. III, Implementing Public Policy. Washingtom DC: Congressional Quarterly Press.
Hanida, R. P. (2010). Dinamika Penyusunan Anggaran Daerah: Kasus Proses Penetapan Program Dan Alokasi Anggaran Belanja Daerah Di Kabupaten Sleman. Jurnal Penelitian Politik, 15-28.
Indonesia, R. (2009, Januari). Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Pemerintah Republik Indonesia. Jakarta. Diambil kembali dari peraturan.bpk.go.id.
Indonesia, R. (2011). Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin. Pemerintah Republik Indonesia. Jakarta.
Sanjaya, J. B., Surya, M. R., & Amaliana, D. R. (2023). Optimalisasi SDGs Dalam Program RTLH Sebagai Upaya Akselerasi Rehabilitas Sosial Masyarakat. Jurnal Bina Desa.
Saputra, F. A., Dewi, R. C., Hendrawan, A., Jati, D. R. H., & Darmansyah, F. B. (2024). Implementasi program rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni di Kecamatan Kasemen Kota Serang. Contemporary Public Administration Review (CoPAR), 2(1), 47–65. https//:10.26593/copar.v2i1.8089
Suryawati, C. (2005). Memahami kemiskinan secara multidemensional. Jurnal Manajemen Pelayanan Publik, 121-129.
Wicaksono, E. (2017). Analisis ketimpangan pendapatan di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 1-16.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sintya Pramitasari, Annisa Hangesti Prihaningrum, Rayshya Chauliya Nadina Putri, Hilman Rizkillah Sya'bi, Naila Afilliya, Tauran Tauran, Ardiansyah Ardiansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Indonesian version:
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

