Pemberdayaan Ibu pada 1000 Hari Pertama Kehidupan untuk Generasi Lebih Baik
https://doi.org/10.30595/jppm.v6i1.7558
Keywords:
Ibu, Penyuluhan Gizi, Seribu Hari Pertama KehidupanAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberdayaan ibu pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK) untuk generasi lebih baik bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait gizi pada 1000 HPK Â bagi ibu hamil dan ibu dengan anak usia di bawah dua tahun (baduta). Peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada ibu hamil dan ibu baduta diharapkan dapat mencegah masalah gizi yang berdampak pada fase kehidupan selanjutnya.Pemberdayaan ibu pada 1000 HPK dilakukan dengan metode penyuluhan ibu hamil tentang kebutuhan gizi selama kehamilan dan pendampingan ibu baduta terkait pemberian makan pada anak. Ibu hamil yang menghadiri penyuluhan sebesar 80% dari target sasaran sedangkan ibu baduta yang hadir pada program pendampingan sebesar 97,5% dari target sasaran. Hasil program ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil dari 42% menjadi 62% setelah penyuluhan serta terdapat perubahan keterampilan pada ibu baduta terkait frekuensi dan jenis MP-ASI yang diberikan kepada baduta. Pemberian media promosi gizi (leaflet, booklet, dan kalender edukasi), antusiasme ibu hamil dan ibu baduta, serta dukungan perangkat desa dan kader Posyandu terhadap pelaksanaan kegiatan ini menjadi faktor pendukung program. Program pemberdayaan ibu terkait 1000 HPK dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dan ibu baduta.
References
Departemen Kesehatan. 2015. Rencana Aksi Kegiatan Pembangunan Kesehatan 2015 – 2019. Jakarta: Depkes.
Horton S, Meera S, Mahal A. 2009. Scaling Up Nutrition. United Kingdom: DFID.
Iswarawanti DN. 2010.Kader Posyandu : Peranan dan Tantangan Pemberdayaannya Dalam Usaha Peningkatan Gizi Anak Di Indonesia. 13(4):169–73.
Kementerian Kesehatan RI. 2018. Buku Saku Pemantauan Status Gizi. Jakarta : Kemenkes RI.
Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat. 2013. Kerangka Kebijakan Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi Dalam Rangka Seribu Hari Pertama Kehidupan (Gerakan 1000 HPK). Jakarta : Kementerian Kesejahteraan Rakyat.
Lin CL, Chin KL, Jia JY. 2018. The Effectiveness of Parent Participation in Occupational Therapy for Children with Developmental Delay. Neuropsychiatric Disease and Treatment 14:623–30.
Marchianti ACN, Sakinah EN, Diniyah N. 2017. Nutrition Counseling on Group of First Thousand Days Of Life Effectively Improved Nutrition Awareness Knowledge and Attitude. Journal of Agromedicine and Medical Sciences 3(3):12-18.
Pandori J, Kartasurya MI, Winarni S. 2018. Penggunaan Buku KIA Sebagai Media Edukasi Pada Ibu Hamil (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Tlogosari Kulon, Tahun 2018). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) 6(2):63–73.
Ramírez-Vélez R. 2011. Pregnancy and Health-Related Quality of Life: A Cross Sectional Study. Colombia Medica 42:476–81.
Rohmani A. 2010. Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Pada Anak Usia 1-2 Tahun Di Kelurahan Lamper Tengah Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang. Prosiding Seminar Nasional Unimus 1(1):81–87.
Gibson RS. 2005. Principles of Nutritional Assessment. New York: Oxford University Press.
Umilasari R, A’yun Q. 2018. Pengenalan Dan Pelatihan MP-ASI WHO Di Posyandu. Junal Pengabdian Masyarakat Ipteks.4(2):147–53.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Ayu Rahadiyanti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Indonesian version:
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

