Analisis Anomali Bouguer Data Gaya Berat Studi Kasus di Kota Lama Semarang
DOI:
https://doi.org/10.30595/jrst.v4i2.6301Keywords:
anomali Bouguer, gaya berat, Kota Lama SemarangAbstract
Kota Lama Semarang merupakan salah satu obyek wisata sejarah yang berada di kota Semarang dan pada tahun 2016 masuk sebagai salah satu nominasi World Heritage Site. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis anomali Bouguer data gaya berat studi kasus di Kawasan Kota Lama Semarang untuk membantu mengidentifikasi struktur bawah permukaan tanah di Kawasan tersebut yang setiap tahunnya selalu terjadi banjir rob, genangan air dan penurunan permukaan tanah. Pengolahan data anomali Bouger menggunakan software Oasis Montaj 6.4.2. Tahap awal dilakukan koreksi pasang surut (TC) dan koreksi apungan (DC). Tahap berikutnya dilakukan koreksi lanjut yang terdiri dari koreksi udara bebas (FAC) dan koreksi Bouguer (BC) hingga didapat kontur anomali udara bebas (FAA) dan kontur anomali Bouguer (BA). Nilai BA di Kawasan Kota Lama Semarang dengan interval 10,58 mGal s.d 11,65 mGal dengan koreksi FAC mempunyai rentang 1,48 mGal s.d 3,09 mGal, anomali FAA mempunyai rentang 11,1 mGal s.d 12,7 mGal serta koreksi gobs mempunyai rentang 978118,88 mGal s.d 978118,50 mGal. Kawasan dengan anomali Bouguer tinggi memiliki struktur batuan dengan densitas yang tinggi dibandingkan dengan Kawasan lainnya. Nilai anomali Bouguer semakin ke utara semakin rendah, dan semakin ke selatan semakin tinggi.
References
Araffa, S. A. S., Helaly, A. S., Khozium, A., Lala, A. M. S., Soliman, S. A., & Hassan, N. M. (2015). Delineating groundwater and subsurface structures by using 2D resistivity, gravity and 3D magnetic data interpretation around Cairo–Belbies Desert road, Egypt. NRIAG Journal of Astronomy and Geophysics, 4(1), 134–146.
Ikhsyan, N., Muryani, C., & Rintayati, P. (2017). Analisis Sebaran, Dampak dan Adaptasi Masyarakat Terhadap Banjir, Rob di Kecamatan Semarang timur dan Kecamatan Gayamsari Kota Semarang. Jurnal GeoEco, 3(2), 145–156.
Latifah, I. (2010). Penentuan Anomali Bouguer dan Densitas Rata- Rata Batuan Berdasrkan Data Gravitasi di Daerah Semarang.
Murwanto, Sutarto, H. and, Rodhi, S. and, Nugroho, A. and, & Budi, A. R. (2018). Kajian Geologi Untuk Identifikasi Bencana di Wilayah Kota Semarang. Jurnal Kebencanaan Indonesia, 1(4), 240–258.
Prasetya, A. B., Yuwono, B. D., & Awaluddin, M. (2017). Pemantauan Penurunan Muka Tanah Kota Lama Semarang Tahun 2016 menggunakan Perangkat Lunak Gamit 10.6. Jurnal Geodesi Undip, 6(2), 21–28.
Puspitasari, A. Y., & Khasana Ramli, W. O. S. (2018). Masalah Dalam Pengelolaan Kota Lama Semarang Sebagai Nominasi Situs Warisan Dunia. Jurnal Planologi, 15(1), 96-114.
Sarah, D., Soebowo, E., & Mulyono, A. (2013). Model Geologi Teknik Daerah Amblesan Tanah Kota. Prosiding Pemaparan Hasil Penelitian Puslit Geoteknologi, (December), 11–18.
Sota, I. (2011). Kajian Geologi Untuk Identifikasi Bencana di Wilayah Kota Semarang. Positron, 1(1), 25–30.
Supriyadi, Djuniadi, & Hardyanto, W. (2015). Pemodelan 2d respon anomali gaya berat mikro antar waktu akibat amblesan dan dinamika muka air tanah. Jurnal Fisika Dan Aplikasinya, 16(1), 6–11.
Telford, W.M., L. P. G., Sheriff, R. E., & Keys, D. A. (2016). Applied Geophysics. Cambridge: University Press,.
Wardhana, D. D., Harjono, H., & Sudaryanto, S. (2014). Struktur Bawah Permukaan Kota Semarang Berdasarkan Data Gayaberat. Jurnal RISET Geologi Dan Pertambangan, 24(1), 53–64.
Yan, M., Zhang, Y., Bocobo, G. A., Su, Q., Zhu, K., Zhang, Q., & Tan, J. (2020). A novel tissue separation method for determining upper trunk center of gravity in patients with thoracolumbar kyphosis using MIMICS. Clinical Biomechanics, 71(March 2019), 101–106.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Yeni Rima Liana, Tri Maria Magdalena Wea, Wihdatus Syarifah, Supriyadi Supriyadi, Khumaedi Khumaedi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

