Determinasi Vitamin C dalam Sediaan Losion Pemutih dan Serum Pencerah Wajah secara Spektrofotometer UV
DOI:
https://doi.org/10.30595/pharmacy.v19i1.10381Keywords:
Akuades, asam askorbat, emulsi, kosmetik, kulitAbstract
Losion pemutih dan serum pencerah wajah merupakan produk perawatan kulit yang diharapkan dapat membuat penampilan menjadi cantik dan menarik. Kandungan vitamin C dalam sediaan kosmetik dapat membantu mencerahkan warna kulit. Produk kosmetik pencerah yang beredar di masyarakat kebanyakan menambahkan label vitamin C di kemasannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar vitamin C dalam sediaan losion dan serum. Metode yang digunakan adalah spektrofotometri UV-Vis pada dua sampel losion dengan label vitamin C (sampel A dan B), satu sampel serum dengan klaim mengandung vitamin C (sampel C), serta satu serum yang tidak mengandung vitamin C (sampel D). Kurva baku yang didapatkan dengan seri konsentrasi 3,6; 5,5; 7,2; 9,0; 11; 12,6; dan 14 bpj pada panjang gelombang 266 nm, yaitu y = 0,0735x + 0,0072 dengan nilai r = 0,9957 (r2 = 0,9915). Hasil penelitan menunjukkan kandungan vitamin C sesuai dengan label yang tertera pada kemasan. Sampel A, B, dan C mengandung vitamin C dengan kadar masing-masing 15,44±1,21; 69,91±1,75; dan 55,32±0,56 bpj, serta sampel D tidak mengandung vitamin C.References
Ansel HC, Allen Jr LV, Popovich NG. 2020. Bentuk Sediaan Farmasetis & Sistem Penghantaran Obat. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Damayanti ET, Kurniawati P. 2017. Perbandingan metode penentuan vitamin C pada minuman kemasan menggunakan metode spektrofotometer UV-Vis dan iodimetri. Prosiding Seminar Nasoinal Kimia dan Pembelajarannya. 258-266.
Jaros A, Malwina Z, Budzisz E, Dębowska R, Gębczyńska-Rzepka M, Rotsztejn H. 2019. Evaluation of selected skin parameters following the application of 5% vitamin C concentrate. Journal of Cosmetic Dermatology. 18(1):236–41.
Kalalembang C, Pinontoan OR, Ratag BT. 2016. Kandungan merkuri pada losion pemutih tangan dan badan yang digunakan oleh masyarakat di Kelurahan Tataaran Patar Kecamatan Tondano Selatan Kabupaten Minahasa. Pharmacon. 5(2):90-98.
Kishimoto Y, Saito N, Kurita K, Shimokado K, Maruyama N, Ishigami A. 2013. Ascorbic acid enhances the expression of type 1 and type 4 collagen and SVCT2 in cultured human skin fibroblasts. Biochemical and Biophysical Research Communications. 430(2):579–84.
Kurniawati AY, Wijayanti ED. 2018. Karakteristik sediaan serum wajah dengan variasi konsentrasi sari rimpang temu giring (Curcuma heyneana) terfermentasi Lactobacillus bulgaricus. Doctoral dissertation. Malang: Akademi Farmasi Putera Indonesia Malang.
Moffat AC, Osselton MD, Widdop B, Watts J. 2011. Clarke’s Analysis of Drugs and Poisons. Vol. 3. London: Pharmaceutical Press London.
Murad S, Grove D, Lindberg KA, Reynolds G, Sivarajah A, Pinnell SR. 1981. Regulation of collagen synthesis by ascorbic acid. Proceedings of the National Academy of Sciences. 78(5):2879–82.
Wang K, Jiang H, Li W, Qiang M, Dong T, Li H. 2018. Role of vitamin C in skin diseases. Frontiers in Physiology. 9(JUL):1–9.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
