Tablet Effervescent dari Ekstrak Daun Alpukat (Persea americana Mill.) sebagai Peluruh Batu Ginjal pada Tikus Jantan Galur Wistar (Ratus norvegicus)
DOI:
https://doi.org/10.30595/pharmacy.v16i1.4573Keywords:
alpukat, batu ginjal, ekstrak, effervescentAbstract
Daun alpukat (Persea americana Mill.) merupakan salah satu tanaman obat yang termasuk ke dalam famili Lauraceae. Daun alpukat secara empiris telah dijadikan sebagai obat herbal yang dimanfaatkan sebagai pengobatan batu ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas untuk meluruhkan kalsium pada batu ginjal. Pembuatan tablet effervescent dari ekstrak daun alpukat dilakukan dengan variasi kadar ekstrak pada setiap formula. Variasi kadar ekstrak daun alpukat yang digunakan pada formula 1, 2, dan 3 berturut-turut adalah 35, 65, dan 100 mg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kadar ekstrak daun alpukat mempengaruhi efektifitas tablet effervescent. Formula 3 menunjukkan hasil yang lebih signifikan sebagai peluruh batu ginjal dibandingkan formula lainnya.
References
Afrianti, R. dan Harun, S. 2011. Penentuan kadar kalsium pada ikan kering air laut dan ikan kering air tawar dengan metoda spektrofotometri serapan atom. Jurnal Farmasi dan Kesehatan, 1(2):18-24.
Aslani, A. dan Jahangiri, H. 2013. Formulation, characterization and physicochemical evaluation of ranitidine effervescent tablets. Advanced Pharmaceutical Bulletin, 3(2): 315-322.
Balitbangkes. 2013. Riskesdas. Jakarta: Balitbangkes Kemenkes RI.
Banker, G.S. dan Anderson, N.R. 1994. Tablet in the Theory and Practice of Industrial Pharmacy. Ed. III. Diterjemahkan Suyatmi, S. Jakarta: UI Press.
Depkes RI. 1979. Farmakope Indonesia. Edisi III. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Dewi, R., Iskandarsyah, Octarina, D. 2014. Tablet effervescent ekstrak belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan variasi kadar pemanis aspartam. Pharmaceutical Sciences and Research, 1(2):116-133.
Ma’sum, S. 2013. Uji aktivitas penghambat batu ginjal dari ekstrak etanol 70% daun kapuk randu (Ceiba pentandra (L) Gaertn) pada tikus putih jantan. Skripsi. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, UIN Syarif Hidayatullah.
Maryani, H. dan Suharmiati. 2003. Tanaman Obat untuk Mengatasi Penyakit pada Usia Lanjut. Jakarta: Agro Media Pustaka.
Mohrle, R. 1989. Effervescent tablets. in Pharmaceutical Dosage Forms: Tablets. Vol. 1. Edisi kedua. Liebermann, H.A., Lachman, L., Schwartz, J.B. (editors). New York: Marcel Dekker Inc.
Wimandra, A. 2013. Efek ekstrak daun alpukat (Persea americana Mill) terhadap penurunan kadar kreatinin serum tikus wistar yang diinduksi parasetamol dosis toksik. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Jember.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
