STUDI ETNOFARMAKOLOGI OBAT TRADISIONAL SEBAGAI ANTI DIARE DI KECAMATAN BATURADEN KABUPATEN BANYUMAS
DOI:
https://doi.org/10.30595/pji.v8i1.595Abstract
ABSTRAK Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan obat tradisional sebagai antidiare di Kecamatan Baturaden.Metode yang digunakan metode kualitaif, dan pemilihan responden dilakukan purposive sampling. Dari hasil penelitian ditemukan 10 tanaman untuk pengobatan diare jambu biji, kara, ketumbel, kunyit, lengkuas, manggis, nangka, pala, patikan kebo, pepaya. Simplisia yang digunakan adalah daun, umbi, kulit buah, buah, biji, cara penggunaan diremas-remas, ditumbuk, diseduh. Kata kunci : obat tradisional, diare, baturaden ABSTRACT A research has been conducted to know the usage of traditional antidhiarea in Baturaden Sub distric. This research uses qualitative metodhe and the responden was chosen by purposive sampling method. The research result shows that 10 plants, mangosteen, jackfruit, nutmeg, patikan kebo, and papaya. The simplisia or raw material used were leaf, root, fruir, and seed. Those plant are prepared as traditional medicine by squeezing, pounding, or pouring with hot water. Key words: traditional, antidiarhea, Baturaden.References
Anonim, 1993, Penapisan Farmakologi, Pengujian Fitokimia dan Pengujian Klinik.Jakarta. Phyto Medica.
Anonim. 1999. Peraturan Perundang-undangan Dibidang Obat Tradisional. Jakarta: Direktorat Pengawas Obat dan Makanan Departemen Kesehatan Republik Indonesia
Anonim.2003. Etnofarmakologi Tumbuhan obat.Penebar swadaya.Jakarta
Azizah.2004.Sensitivitas Salmonella Typimurium Terhadap Ekstrak DaunPsidium Guajava L (skripsi) Bandung:Departemen Biologi FKIP Universitas Lambung mangkurat.
Becker C.A. and Van Den Brink J.R, Bakhuizen R.C. 1968.Flora of Java (Spermatophytes Only) Vol.1. Netherland: Wolters-Noordhoff N.V-Groningen.
Departemen Kesehatan RI 2000. Infomatorium Obat Nasional Indonesia.Jakarta: Depkes RI Dirjen Pengawasan Obat Makanan p. 211.
Dharmono.2007. Kajian Etnobotani Tumbuhan Jalukap (Centella asiatica L.) di Suku Dayak Bukit Desa Haratai 1 Loksado.Bioscientiae 04:71-78
Ganiswara, G (Ed). 1995. Farmakologi Dan Terapi Edisi IV. Jakarta: Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. p802, 571, 572, 573
Harbone, J.B, 1996, Metode Kimia Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan, ITB, Bandung.un
Hariana, Arif. 2005. Tumbuhan Obat dan Khasiatnya Seri 2. Jakarta: Penebar Swadaya.
http://irvan.info/articles&article.9745
http//indoplasma.or.id/artikel/artikel-2005-penelaahan-perundang-undangan khusus.htm
Kartasapoetra, G. 2004. Budidaya Tanaman Berkhasiat Obat. PT. Rineka Cipta. Jakarta
Kukuh L.2002.Swamedikasi pada anak pondok pesantren di Kecamatan Maos KabupatenCilacap [skripsi] Purwokerto:Fakultas farmasi Universitas Muhammadiyah purwokerto
Mardisiswojo, Sudarman dan Harsono Rajakmangunsudarso. 1985. Cabe Puyang Warisan Nenek Moyang I. Jakarta: Balai Pustaka.
Nawawi, NH. 1998. Metode Penelitian Bidang Sosial.Yogyakarta: UGM Press. P: 63, 69
Nasution,S.2007.Metode Research (Penelitian Ilmiah).Jakarta:Bumi Aksara.
Ngastiyah.1997. Perawatan Anak Sakit.Jakarta:Buku Kedokteran EGC.
Robinson, T., 1995, Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi, Edisi VI, diterjemahkan oleh Kokasih Padmawinata, Penerbit ITB, Bandung .
Sastroamidjojo S 1997. Obat asli Indoneia.Dian Rakyat.Jakarta.
Suharyono,1991.Diare Akut.p.1-2&51, PT. Renika Cipta. Jakarta.
Sugiyono.2007. Memahami Penelitian Kualitatif .Alfabets. Bandung
Sutarjadi.1992. Sumber Tumbuhan Indonesia Sebagai Obat, Kosmetika dan Jamu.Prosiding Seminar dan lokakarya Nasional Etnobotani. Fakultas Farmasi Universitas Airlangga. Surabaya
Tan T.H,dan Rahardja.K.,2002.Obat-Obat Penting,p.270-279,Edisi 5.Jakarta: PT ELEX Media Komputindo Kelompok Gramedia.
Usman, Husaeni dan Setiadi A.Purnomo.Ramatika, R, Editor, 2008.Metodologi Penelitian Sosial.Ed-2.Bumi aksara.Jakarta.
Wijayakusuma, Hembing. 2006. Tanaman Obat Untuk Penyakit Anak. Pustaka Populer Obor. Jakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
