Kepercayaan dan Keterpercayaan Pada Relasi Suami-Isteri Milenial Muslim

Authors

  • Ida Fitri Shobihah Prodi Psikologi Islam STAI Daruttaqwa Gresik
  • Achmad Fathoni IAI Qomaruddin Gresik

DOI:

https://doi.org/10.30595/psychoidea.v20i1.12869

Keywords:

Kepercayaan, keterpercayaan, Relasi Suami-Isteri, Generasi Milenial Muslim

Abstract

Hubungan suami-isteri adalah hubungan yang harus dijaga dengan baik karena Islam mengajarkan dan memerintahkan demikian. Kepercayaan (trust) dan keterpercayaan (trustworthiness) menjadi bagian dari faktor penentu keberlangsung rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam bagaimana konsep dan dinamika trust dan trustworthiness dalam relasi pasangan suami isteri generasi milenial muslim. Melalui metode penelitian kualitatif dengan pendekatan contructive realism menunjukkan hasil bahwa trust dan trustworthiness merupakan dua aspek yang saling berkaitan dan mempengaruhi keutuhan rumah tangga yang dibangun oleh pasangan milenial muslim. Pasangan milenial muslim perlu membangun kepercayaan dan menjadi pasangan yang terpercaya diperlukan kepribadian baik, komunikasi terbuka, kemauan untuk percaya, tidak adanya permasalahan dan lama kebersamaan. Satu tindakan negatif seperti berbohong atau selingkuh dapat menyebabkan pasangan kurang percaya dan berpotensi menyebabkan munculnya masalah dalam hubungan suami istri.

References

Agung, I. M., & Husni, D. (2016). Pengukuran Konsep Amanah dalam Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Jurnal Psikologi, 4(2), 194–206. https://doi.org/10.22146/jpsi.11233

Aini, H., & Afdal. (2020). Analisis Kesiapan Psikologis Pasangan dalam Menghadapi Pernikahan. Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia, 4(2), 136–146. https://doi.org/10.24036/4.24372 10.24036/4.24372

Al-Hasyimi, A. M. (2009). Akhlak Rasul Menurut Bukhari Dan Muslim. Gema Insani.

Asmarina, N. L. P. G. M., & Lestari, M. D. (2017). Gambaran Kepercayaan, Komitmen Pernikahan dan Kepuasan Hubungan Seksual Pada Isteri dengan Suami yang Bekerja di Kapal Pesiar. Jurnal Psikologi Udayana, 4(2), 239–249. https://doi.org/10.24843/JPU.2017.v04.i02.p02

Baron, R. A., & Byrne, D. (2005). Psikologi Sosial Edisi Kesepuluh Jilid 2. Erlangga.

Batoebara, M. U. (2018). Membangun Trust (Kepercayaan) Pasangan dengan Melalui Komunikasi Interpersonal. Jurnal Warta Dharmawangsa, 57. https://doi.org/10.46576/wdw.v0i57.144

Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif & Desain Riset. Pustaka Pelajar.

Devi, D. F. (2016). Mengatasi Masalah Komunikasi dalam Keluarga Melalui Strategi Family Therapy. Jurnal Intervensi Psikologi, 2(2).

George, D., Luo, S., Webb, J., Pugh, J., Martinez, A., & Foulston, J. (2015). Couple Similarity on Stimulus Characteristics and Marital Satisfaction. Personality and Individual Differences, 86, 126–131. https://doi.org/10.1016/j.paid.2015.06.005

Harahap, S. (2019). Ensiklopedia Akidah Islam. Kencana.

Itriyah. (2009). Hubungan Antara Kepercayaan Antar Pasangan dan Lamanya Usia Perkawinan dengan Penyesuaian Perkawinan. Jurnal ilmiah Psyche, 3(1).

Khairani, M., & Purnamasari, D. (2019). Pemaafan Pada Individu yang Mengalami Perselingkuhan dalam Pernikahan. An Nafs: Jurnal Fakultas Psikologi, 13(1), 35–43.

Kim, U., Yang, K., & Hwang, K. (2010). Indigenous and Cultural Psychlogy. Pustaka Pelajar.

Lavner, J. A., Karney, B. R., & Bradbury, T. N. (2016). Does Couples’ Communication Predict Marital Satisfaction, or Does Marital Satisfaction Predict Communication? J Marriage Fam, 78(3), 680–694. https://doi.org/10.1111/jomf.12301

Lestari, S. (2012). Psikologi Keluarga: Penanaman Nilai dan Penanganan Konflik dalam Keluarga. Predana Media Group.

Mohsin, A., Adnan, A., Sultan, S., & Sabira, S. (2013). Role of Trust In Marital Satisfaction Among Single and Dual-Career Couples. International Journal of Research Studies in Psychology, 1(1). https://doi.org/10.5861/ijrsp.2013.339

Munthe, R. A., & Widyastuti, A. (2017). Saudara Yang Amanah: Tinjauan Psikologi Indijinus. Jurnal Psikologi Sosial, 15(1), 25–34. https://doi.org/10.7454/jps.2017.3

Nasution, K. (2009). Hukum Perdata (Keluarga) Islam Indonesia dan Perbandingan Hukum Perkawinan di Dunia Muslim. Academia & Tazzafa.

Paramita, N. K. P., & Suarya, L. M. K. S. (2018). Peran Komunikasi Interpersonal dan Ekpresi Emosi Terhadap Kepuasan Perkawinan Pada Perempuan di Usia Dewasa Madya. Jurnal Psikologi Udayana, Edisi Khusus, 16–28.

Permana, I. M. Y., Surijah, E. A., & Aryanata, N. T. (2020). Bahasa Cinta Perempuan: Penelitian Fenomenologik Hal Yang Membuat Isteri Merasa Dicintai. Personifikasi, 11(1).

Plooy, K. du, & Beer, R. de. (2018). Effective Interaction: Communication and High Level of Marital Satisfaction. Journal of Psychology in Africa, 28(2), 161–167. https://doi.org/10.1080/14330237.2018.1435041

Pramudito, A. A. (2019). Dinamika Pembentukan Kembali Kepercayaan dan Keterpercayaan Pada Relasi Perkawinan Pasca Terungkapnya Perselingkuhan [Tesis]. Universitas Gadjah Mada.

Putri, D. P. K., & Lestari, S. (2015). Pembagian Peran Dalam Rumah Tangga Pada Pasangan Suami Isteri Jawa. Jurnal Penelitian Humaniora, 16(1), 72–85.

Raffagnino, R., & Puddu, L. (2018). Love Styles in Couple Relationships: A Literatur Review. Open Journal of Social Sciences, 6, 307–330. https://doi.org/10.4236/jss.2018.612027

Ramadhini, S., & Hendriani, W. (2015). Gambaran Trust Pada Wanita Dewasa Awal yang Sedang Mengalami Long Distance Marriage. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 4(1).

Rempel, J. K., Holmes, J. G., & Mark P. Zanna. (1985). Trust in Close Relationship. Journal of Personality and Social Psychology, 49(1), 95–112. https://doi.org/10.1037/0022-3514.49.1.95

Saidiyah, S., & Julianto, V. (2016). Problem Pernikahan dan Strategi Penyelesaiannya: Studi Kasus Pada Pasangan Suami Isteri dengan Usia Perkawinan di Bawah Sepuluh Tahun. Jurnal Psikologi Universitas Diponegoro, 15(2). https://doi.org/10.14710/jpu.15.2.124-133

Shihab, M. Q. (2007). Ensiklopedi Al-Quran: Kajian Kosakata. Lentera Hati.

Shuhari, M. H., Hamat, M. F., Basri, M. N. H., Khairuldin, W. M. K. F. W., Wahab, M. R., Alwi, E. A. Z. E., & Mamat, A. (2019). Concept of Al-Amanah (Trustworthiness) and Al-Mas’uliyyah (Responsibility) for Human’s Character from Ethical Islamic Perspective. Journal of Legal, Ethical and Regulatory Issues, 22(1).

Soraiya, P., Khairani, M., Rachmatan, R., Sari, K., & Sulistyani, A. (2016). Kelekatan dan kepuasan pernikahan pada dewasa awal di Kota Aceh. Jurnal Psikologi Universitas Diponegoro, 15(1). https://doi.org/10.14710/jpu.15.1.36-42

Supriatna. (2009). Mempersiapkan Keluarga Sakinah. Al Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 2(1).

Suryadi, D. (2013). Trustworthiness in Relationship: Recent Study on Social Behavior [Disertasi]. Universitas Tarumanegara.

Suryani, I. (2017). Pola Komunikasi Suami Terhadap Isteri Pada Pasangan Poligami. UIN Sumatera Utara.

Weber, L. R., & Carter, A. L. (2003). The Social Construction of Trust. Spinger.

Downloads

Additional Files

Published

2022-03-11

Issue

Section

PSYCHOIDEA