PENGARUH RISIKO SISTEMATIS (BETA), UKURAN PERUSAHAAN (FIRM SIZE), DAN UMUR PERUSAHAAN (FIRM AGE) TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Pada Perusahaan Manufaktur di BEI periode 2013-2022)

Authors

  • Eli Marlina
  • Ade Imam Muslim

DOI:

https://doi.org/10.30595/raar.v4i2.24179

Keywords:

Kata kunci, Risiko Sistematis 1, Ukuran Perusahaan 2, Umur Perusahaan 3, Harga Saham 4.

Abstract

Perusahaan manufaktur adalah jenis usaha yang melakukan proses pengelolaan input  atau  barang  mentah  menjadi  barang  jadi  (output)  yang  nanti  nya  akan  dijual kepada masyarakat. perusahaan pada umumnya memerlukan modal yang cukup besar untuk operasional usahanya agar bisa mencapai keuntungan yang di inginkan. maka dari  itu  perusahaan  memerlukan  tempat  atau  sarana  untuk  memperoleh  tambahan dana.  salah  satu  nya  yaitu  pasar  modal  dimana  pasar  modal  ini  merupakan  tempat diperjual-belikan  instrumen  keuangan  jangka  panjang  contohnya  saham,  meskipun saham  terlihat  lebih  menguntungkan  akan  tetapi  dibalik  return  yang  tinggi  terdapat risiko yang tinggi pula, sehingga hal tersebut memunculkan beberapa fenomena pada saham  salah  satunya  turun  naiknya  harga  saham.  penelitian  ini  bertujuan  untuk melihat pengaruh risiko sistematis (beta), Ukuran Perusahaan (Firm Size) dan Umur Perusahaan (Firm Age) terhadap Harga saham.

Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan sektor industri manufaktur yang terdaftar dibursa efek Indonesia pada tahun 2013-2022, yang dipilih dengan metode purposive sampling, sehingga total sampel adalah 15 laporan tahunan. penelitian ini merupakan  penelitian  kuantitatif  dengan  menguji  hipotesis.  pengujian  hipotesa menggunakan uji panel dengan alat eviews 12.

Penelitian ini menerima dua dari tiga hipotesa, yaitu risiko sistematis dan umur perusahaan (Firm Age) berpengaruh positif terhadap harga saham sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap harga saham.

Downloads

Published

2024-12-10