HAK PATEN (IMMATAREIAL) SEBAGAI HARTA WARIS

https://doi.org/10.30595/islamadina.v0i0.1670

Authors

  • Supangat S Fakultas Agama Islam Universitas Muhamamdiyah Purwokerto

Keywords:

Hukum Islam, Harta Waris, dan Hak Paten Abstrack

Abstract

Harta atau benda yang bersifat immaterial (tidak berwujud) sangat memiliki manfaat atau kegunaan. Bahkan jumhur ulama selain Hanafiyah menyebutkan  harta yang memiliki  manfaat termasuk harta yang dimiliki. Masalah kepemilikan hak paten  dalam perspektif hukum Islam,  sah secara hukum syara’ dan hukum negara (undang-undang).  Sementara    mengenai miras dan tirkah yang sama-sama memasukkan hak sebagai sesuatu yang dapat diwariskan, dalam bentuk hak paten bisa diwariskan dengan cara pembagiannya    sama dengan pembagian waris pada benda yang  berwujud (materiil)  dengan  teknik    pembagiannya    sesuai  aturan pembagian  yang terdapat dalam hukum Islam.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman, Asjmuni, Qawa‟id Fiqhiyyah (Arti, Sejarah dan Beberapa Qa‟idah Kulliyah), Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2003.

Ali Ash-Shabuni, Syaikh Muhammad, Hukum Waris, Penerjemah Abdul Hamid Zahwan, Jakarta: C.V. Pustaka Mantiq, 1994.

Ali, Muhammad Daud, Kedudukan Hukum Islam dalam Sistem Hukum Indonesia, Jakarta: Yayasan Risalah, 1984.

_________, Pelaksanaan Hukum Faraid di Indonesia, Al-Mizan, No. 2 Tahun I, 1983.

Al-Kaaf, Abdullah Zakiy, Ekonomi Dalam Perspektif Islam, Bandung: C.V. Pustaka Setia, 2002.

An-Nabahan, M. Faruq, Sistem Ekonomi Islam (Pilihan Setelah kegagalan Kapitalis dan Sosialis), Alih Bahasa Muhadi Zainudin, Yogyakarta: UII Press Yogyakarta, 2002.

An-Nabhani, Taqyuddin, Membangun Sistem Ekonomi Alternatif (Perspektif Islam), Alih Bahasa Moh Maghfur Wachid, Surabaya: Risalah Gusti, 2002.

Anwar, Chairul, Hukum Paten dan Perundang-undangan Paten Indonesia, Jakarta: Djambatan, 1992.

Ash-Shabuni, Muhammad Ali, Pembagian Waris Menurut Islam, Penerjemah A.M. Basalamah, Jakarta: Gema Insani Press, 1996.

Ash-Shiddieqy, T. M. Hasbi, Fiqhul Mawaris (Hukum-Hukum Warisan dalam Syari‟at Islam), Jakarta: Bulan Bintang, 1967.

Asy’arie, Musa, Islam Etos Kerja dan Pemberdayaan Ekonoi Umat, Yogyakarta: Lembaga Studi Filsafat Islam, 1997.

Departemen Agama Republik Indonesia, Al-Qur‟an Al-Karim dan Terjemahannya, Semarang: Toha Putera, 1996.

_________, Al-Qur‟an dan Terjemahnya, Jakarta: Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an Depag RI, 1983/ 1983

Fatah, Abdul bin Husain, Al-Majmu‟ah ar-Rawiyah, Mekah: Matba’at al-Madani, 1387 H.

Ibn Qayyim, I‟lam al-Muwaqi‟in „an Rabbi al-„Alamin, Juz III Beirut: Dar al-Fkr, tth.

Manaf, Abdul, Himpunan Peraturan Perundang-undangan di Bidang Hak-Hak Atas Kekayaan Intelektual (HaKI), Bandung: Mandar Maju, 2004.

Quthb, Sayyid, Keadilan Sosial Dalam Islam, Penerjemah: Afif Muhammad, cet. Ke-1, Bandung: Pustaka, 1984.

Rahman, Fatchur, Ilmu Waris, Bandung: P.T. Al-Ma’arif, 1975.

Ramulyo, M. Idris, Hukum Kewarisan Islam (Studi Kasus, Perbandingan Ajaran Syafi‟i (patrilineal), Hazairin (Bilateral) Praktek di

Pengadilan Agama, dan KUH Perdata (BW)), Jakarta: Ind-Hill Co, 1987.

Ramulyo, M. Idris, Perbandingan Hukum Kewarisan Islam dengan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Jakarta: Sinar Grafika, 2004.

Riswadi, Budi Agus dan M. Syamsudin, Hak Kekayaan Intelektual dan Budaya Hukum, Jakarta: P.T. Raja Grafindo Persada, 2005.

Rofiq, Ahmad, “Fiqh Mawaris”, Jakarta: P.T. Raja Grafindo Persada, 1993.

Saidin, OK, Aspek Hukum Hak Kekayaan Intelektual (Intellectual Property Rights), Jakarta: P.T. Raja Grafindo Persada, 2004.

Simatupang, Richard Burton, Aspek Hukum dalam Bisnis, Jakarta: Rineka Cipta, 1996.

Downloads

How to Cite

S, S. (2017). HAK PATEN (IMMATAREIAL) SEBAGAI HARTA WARIS. Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam, 15(1), 82–99. https://doi.org/10.30595/islamadina.v0i0.1670

Issue

Section

Artikel