Moderasi Islam dan Akulturasi Budaya; Revitalisasi Kemajuan Peradaban Islam Nusantara
https://doi.org/10.30595/islamadina.v0i0.4372
Keywords:
Akulturasi budaya, Islam Nusantara, maqasyid al-Qur’an, moderasi Islam.Abstract
Moderasi Islam menjadi menu utama kajian keislaman di Indonesia. Utamanya dalam merespon ekstremitas keberagamaan, moderasi mengejawantah menjadi satu-satunya solusi akhir dari setiap permasalahan di negeri yang majemuk ini. Permasalahannya tidak sesederhana itu. Sementara kalangan menganggap moderasi tidak genuine dalam Islam, bahkan menganggapnya sebagai baju lain dari liberalisme yang sempat mengemuka hampir dua dekade lalu. Tulisan ini berupaya memahami moderasi dengan berpijak pada sumber utama umat Islam; Al-Qur’an. Tulisan ini juga mencoba mengkaji akulturasi kebudayaan di Indonesia sebagai manifestasi moderasi Islam. Menggunakan metode analisis-historis, kajian ini berusaha mengulas aspek Islam Nusantara dengan bingkai kebudayaan Nusantara di satu sisi, dan melalui diskursus seputar moderasi Islam di sisi lainnya. Melalui kajian ini, penulis ingin membuktikan bahwa peradaban Indonesia akan mengalami masa kejayaan, di samping dengan berpegang teguh pada ke-Bhinneka-an, juga melalui moderasi Islam itu sendiri.
Downloads
References
Ahmad, Saidiman. Husni Mubarak. Dkk (ed.). Pembaharuan Tanpa Apologia?; Esai-esai tentang Ahmad Wahib. Jakarta: Democracy Project, 2012.
Amin, Samsul Munir. Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: Amzah, 2009.
Assyaukanie, Luthfi. Ideologi Islam dan Utopia; Tiga Model Negera Demokrasi di Indonesia, terj. Samsudin Berlian. Cet. ke-1. Jakarta: Freedom Institute, 2011.
Astuti, Hanum Jazimah Puji. “Islam Nusantara: Sebuah Argumentasi Beragama dalam Bingkai Kultural,” INJECT: Interdisciplinary Journal of Communication. Vol. 2. No. 1. Juni 2017.
Auda, Jasser. Membumikan Hukum Islam Melalui Maqashid Syariah. Terj. Rosidin dan Ali Abd al-Mun‘im. Cet. ke-1. Bandung: Mizan, 2015.
Aziz, Donny Khoirul. “Akulturasi Islam dan Budaya Jawa,” Fikrah. Vol. 1. No. 2. Juli-Desember 2013.
Badawi>, Yu>suf Ah}mad Muh}ammad al-. Maqa>s}id al-Shari>‘ah ‘ind Ibn Taimiyyah. T. Kt: Da>r al-Nafa>is, T. Th.
Cambridge University. “Acculturation,” https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/acculturation (diakses pada 16 November 2018).
Disampaikan Yudian Wahyudi secara verbal dalam 2nd International Conference on Islamic Studies (ICONIS) dengan tema “Exploring the Moderation of Islam within Indonesian Civilization,” IAIN Madura. 27 Oktober 2018.
Fauzi Ihsan Ali (ed.). Ketika Agama Bawa Damai, Bukan Perang; Belajar dari Imam dan Pastor. Jakarta: PUSAD Paramadina, 2017.
______________. Syafiq Hasyim. Dkk (ed.). Demi Toleransi Demi Pluralisme; Esai-esai untuk Merayakan 65 Tahun M. Dawam Rahardjo. Jakarta: Democracy Project, 2012.
Fitriah, Ainul. “Pemikiran Abdurrahman Wahid tentang Pribumisasi Islam,” Teosofi; Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam. Vol. 3. No. 1. Juni 2013.
George, Cherian. Pelintiran Kebencian: Rekayasa Ketersinggungan Agama dan Ancamannya bagi Demokrasi. Terj. Tim PUSAD Paramadina dan IIS UGM. Jakarta: PUSAD Yayasan Paramadina, 2017.
H{alali>, Abdurrah}ma>n. “Muqa>raba>t Maqa>s}id al-Qur’a>n al-Kari>m; Dira>sah Ta>rikhiyyah,” Al-Tajdi>d. Vol. 20. No. 39. 2016.
Hanafi, Muchlis M. Moderasi Islam; Menangkal Radikalisasi Berbasis Agama. Cet. ke-1. Jakarta: Pusat Studi Al-Qur’an, 2013.
Hanapi, Mohd Shukri. “The Wasatiyyah (Moderation) Concept in Islamic Epistemology: A Case Study of its Implementation in Malaysia,” International Journal of Humanities and Social Science. Vol. 4. No. 9. Juli 2014.
Humaedi, M. Alie. “Kegagalan Akulturasi Budaya dan Isu Agama dalam Konflik Lampung,” Jurnal Analisa. Vol. 21. No. 2. Desember 2014.
Islamiyah, Djami’atul. “Realitas Pemikiran Islam; Moderat Puritan.” Millati. Vol. 2,. No. 2. Desember 2017.
Junaid, Hamzah. “Kajian Kritis Akulturasi Islam dengan Budaya Lokal,” Sulesana. Vol. 8. No. 1. 2013.
Khat}i>b, Abdulla>h al- “Maqa>s}id al-Qur’a>n al-Kari>m wa Ahmiyyatuha> fi> Tah}di>d al-Mawd}u>‘i> al-Qur’a>niy; Dira>sah Nashshiyah fi> Ba‘d} Kutub al-Tafsi>r wa ‘Ulu>m al-Qur’a>n,” Ja>mi‘ah Sha>riqah. T. Th.
Kodiran. “Akuturasi sebagai Mekanisme Perubahan Kebudayaan,” Humaniora. No. 8. Juni-Agustus 1998.
Lakey, Paul N. “Acculturation; a Review of the Literature,” Intercultural Communication Studies. Vol. 12. No. 2. 2002.
Madjid, Nurcholish. Islam Agama Kemanusiaan; Membangun Tradisi dan Visi Baru Islam Indonesia. Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina, 1995.
________________. Islam Kerakyatan dan Keindonesiaan. Bandung: Mizan, 1994.
Murwandari, Nunuk Giari. “Arsitektur-Interior Keraton Sumenep sebagai Wujud Komunikasi dan Akulturasi Budaya Madura, Cina dan Belanda,” Dimensi Interior. Vol. 5. No. 2. Desember 2007.
Qarad}a>wi>, Yu>suf al-. Karakteristik Islam; Kajian Analitik. Terj. Rofi’ Munawwar dan Tajuddin. Cet. ke-3. Surabaya: Risalah Gusti, 1996.
Rachman, Budhy Munawar (ed.). Membela Kebebasan Beragama; Percakapan tentang Sekularisme, Liberalisme, dan Pluralisme. Buku 1. Jakarta: Democracy Project, 2011.
________________________. Reorientasi Pembaruan Islam; Sekularisme, Liberalisme dan Pluralisme Paradigma Baru Islam Indonesia. Jakarta: Democracy Project, 2011.
Rasyidah. “Potensi Konflik dan Masa Depan Islam Indonesia; Kajian terhadap Tantangan Dakwah,” Jurnal Al-Bayan. Vol. 21. No. 30. Juli-Desember 2014.
Romli, Khomsahrial. “Akulturasi dan Asimilasi dalam Konteks Interaksi Antaretnik,” Ijtimaiyya. Vol. 8. No. 1. Februari 2015.
Romli, Mohamad Guntur. Tim Ciputat School. Islam Kita Islam Nusantara; Lima Nilai Dasar Islam Nusantara. Jakarta: Ciputat School, 2016.
Suharto, Toto. “Islam Moderat dalam Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia,” Al-Tahrir. Vol. 17. No. 1. Mei 2017.
Sumbulah, Ummi. “Islam Jawa dan Akulturasi Budaya; Karakteristik, Variasi, dan Ketaatan Ekspresif,” el Harakah. Vol. 14. No. 1. 2014.
Tim Penulis. “Islam Nusantara; Topeng Baru Liberalisme?,” Buletin Sidogiri. Edisi 140. Dzul Hijjah 1439 H.
Tim Pustaka Sidogiri. Sidogiri Menolak Pemikiran KH. Said Aqil Siroj. Pasuruan: Sidogiri Penerbit, 2016.
Wadud, Amina. Qur’an and Women; Rereading teh Sacred Text from a Woman’s Perspective. New York: Oxford University Press, 1999.
Wahid, Abdurrahman (ed.). Ilusi Negara Islam; Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia. Cet. ke-1. Jakarta: The Wahid Institute, 2009.
__________________. Islamku Islam Anda Islam Kita; Agama Masyarakat Negara Demokrasi. Cet. ke-1. Jakarta: The Wahid Institute, 2006.
Wawancara dengan Magdy B. Behman, pada Sabtu, 27 Oktober 2018, di IAIN MaduraDownloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Ach Khoiri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









