Penguatan Kompetensi Guru dalam Pendidikan Multikultural di Sekolah Multietnis di Wilayah Perbatasan Indonesia dan Malaysia
Strengthening Teacher Competencies for Multicultural Education in Multiethnic Schools along the Border of Indonesia and Malaysia
https://doi.org/10.30595/jppm.v10i2.30742
Keywords:
Multicultural Education, Teacher Training, Inclusive Learning, Pedagogical CompetenceAbstract
Wilayah perbatasan memiliki kompleksitas sosial-budaya yang tinggi sehingga menuntut implementasi pendidikan multikultural yang adaptif dan inklusif. Namun, keterbatasan pemahaman dan kesiapan guru masih menjadi kendala dalam mengelola pembelajaran pada konteks sekolah multietnis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan kesiapan guru dalam mengimplementasikan pendidikan multikultural melalui pelatihan berbasis konteks lokal di Entikong, Kabupaten Sanggau. Mitra kegiatan adalah 30 guru dari SMK Negeri 1 Entikong. Metode yang digunakan berupa pendekatan partisipatif melalui seminar interaktif yang mencakup penyampaian materi, diskusi reflektif, dan berbagi pengalaman dalam mengelola keberagaman di kelas. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert serta refleksi peserta untuk mengidentifikasi persepsi terhadap manfaat dan relevansi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa 90% peserta menilai kegiatan sangat bermanfaat, lebih dari 85% menyatakan materi relevan dengan kebutuhan pembelajaran, dan sekitar 80% memiliki motivasi untuk mengimplementasikan nilai-nilai multikultural dalam praktik pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa kegiatan mampu meningkatkan pemahaman konseptual dan mendorong kesiapan awal guru dalam mengembangkan pembelajaran yang inklusif. Namun demikian, keterbatasan struktural seperti kurikulum dan fasilitas masih menjadi tantangan dalam implementasi berkelanjutan. Oleh karena itu, kegiatan ini berperan sebagai langkah awal dalam penguatan kapasitas guru serta menegaskan pentingnya program lanjutan yang lebih aplikatif dan sistemik untuk mendukung transformasi pedagogis di wilayah perbatasan.
References
Al-Huda, M. (2025). Pendidikan Islam: Membina Perdamaian dan Toleransi dalam Masyarakat Multikultural di Malaysia dan Indonesia. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 67–90. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i2.892
Anwar, M. S. (2022). Ketimpangan aksesibilitas pendidikan dalam perspektif pendidikan multikultural. FOUNDASIA, 13(1). https://doi.org/10.21831/foundasia.v13i1.47444
Azzahra, G. F., Asbari, M., & Ariani, A. S. (2023). Pendidikan multikultural: Menuju kesatuan melalui keanekaragaman. Journal of Information Systems and Management, 2(6).
Camelia, A., & Suryandari, N. (2021). Pendidikan multikultural: Sebuah perspektif global. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6). https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1649
Fazira, W., Batubara, W. A., & Siregar, A. Z. (2025). Integrasi pendidikan multikultural dalam sistem pendidikan nasional: Strategi membangun masyarakat inklusif dan toleran. PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat, 4(3), 186–203. https://doi.org/10.47006/pendalas.v4i3.509
Gozali, A. G. (2023). Multicultural education in the perspective of the Qur’an and Hadith: Concepts and implementation. PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan, 13(1), 13–21. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v13i1.1570
Ibrahim, R. (2013). Pendidikan multikultural: Pengertian, prinsip, dan relevansinya. Addin, 7(1).
Indrapangastuti, D. (2014). Praktek dan problematik pendidikan multikultural di SMK. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 2(1). https://doi.org/10.21831/jppfa.v2i1.2614
Iskandar, M. F., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2024). Pentingnya literasi budaya dalam pendidikan anak SD: Sebuah kajian literatur. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(1), 785–794. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i1.723
Kurdi, M. S. (2023). Dampak pendidikan multikultural pada madrasah ibtidaiyah di Indonesia. Morfologi Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya, 1(6), 215–244. https://doi.org/10.61132/morfologi.v2i1.322
Mariyono, D. (2024). Indonesian mosaic: The essential need for multicultural education. Quality Education for All, 1(1), 301–325. https://doi.org/10.1108/qea-05-2024-0042
Marlinda, S., Yunus, M. N. M., Sarı, A., & Silaban, J. (2025). Analisis peran pendidikan multikultural dalam mencapai SDGs pada calon guru sekolah dasar. caXra Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 5(1), 228–237. https://doi.org/10.31980/caxra.v5i1.2732
Mas’adah, M., Nurjaya, H., Rahmah, M., Camelawaty, N., Amin, F., & Zaenuddin, Z. (2024). Implementasi wawasan multikultural di SDN 18 Sungai Raya. Indonesian Research Journal on Education, 4(2). https://doi.org/10.31004/irje.v4i2.690
Maulana, D. F., Palupijati, R. P., & Suharno, S. (2024). Cultivation of tolerance values through multicultural education to build national character. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 11(5), 103–103. https://doi.org/10.18415/ijmmu.v11i5.5721
Muayati, M., Tjalla, A., & Badrujaman, A. (2024). Rekonstruksi pemahaman guru tentang keragaman melalui program sekolah guru kebinekaan (SGK). Aulad: Journal on Early Childhood, 7(1), 7–14. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i1.577
Nasution, P., & Abdillah, A. (2024). Pengembangan profesi guru dalam pengajaran multikultural. Ability Journal of Education and Social Analysis, 45–57. https://doi.org/10.51178/jesa.v5i1.1873
Noventue, R., & Ediyono, S. (2023). Inovasi materi pembelajaran PPKn: Peningkatan prestasi belajar melalui nilai multikultural pada anak usia dini. Jurnal Obsesi, 7(6), 6981–6990. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5600
Purnama, S. (2021). Implementasi pendidikan multikultural melalui mata pelajaran PPKn. Jurnal Basicedu, 5(6), 5753–5760. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1561
Putri, V. W., Sulastri, S., Rifma, R., & Adi, N. (2022). Persepsi siswa terhadap kompetensi sosial guru. Journal of Educational Administration and Leadership, 2(4), 347–353.
Ridho, A., Wardhana, K. E., Yuliana, A. S., Qolby, I. N., & Zalwana, Z. (2022). Implementasi pendidikan multikultural berbasis teknologi. EDUCASIA, 7, 195–213.
Rohman, A., & Ningsih, Y. E. (2018). Pendidikan multikultural: Penguatan identitas nasional di era revolusi industri 4.0.
Sarnita, S., & Andaryani, E. T. (2023). Pertimbangan multikultural dalam pengembangan kurikulum. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(11), 1183–1193.
Suryaningsih, T., Maksum, A., & Marini, A. (2023). Membentuk profil pelajar Pancasila melalui pendidikan multikultural. DWIJA CENDEKIA, 7(3).
Sutisnawati, A., Maksum, A., & Marini, A. (2023). Implementasi pendidikan multikultural berbasis P5. DWIJA CENDEKIA, 7(3).
Syamsuardi, E. M., Ridha, A., Yolanda, D. D., & Hudia, T. (2024). Peran guru dalam membentuk lingkungan belajar multikultural yang inklusif. PARAMUROBI, 7(1), 63–77.
Tarmizi, T. (2020). Pendidikan multikultural: Konsepsi, urgensi, dan relevansinya. Jurnal Tahdzibi, 5(1).
Widiyono, S. (2018). Peran guru dalam mengimplementasikan pendidikan multikultural. Elementary School, 5.
Wika Alzana, A., Harmawati, Y., & Pd, M. (2021). Pendidikan Pancasila sebagai pendidikan multikultural. Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 9(1).
Yaqin, M. A. (2015). Pendidikan Multikultural: Cross-Cultural Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan. LKiS.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maria Ulfah, Aunurrahman Aunurrahman, Martono Martono, Sulistyarini Sulistyarini, Urai Salam, Iwan Ramadhan, Yusawinur Barella

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Indonesian version:
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

