Analisis Cepat Kandungan Metamizole dan Deksametason pada Jamu Pegal Linu dengan Metode FTIR Kombinasi dengan Kemometrik
DOI:
https://doi.org/10.30595/pharmacy.v20i2.19628Keywords:
Analisis Cepat, Dexametason, FTIR, Jamu Pegal Linu, MetamizolAbstract
Penambahan bahan kimia obat ke dalam jamu banyak dilakukan dengan tujuan meningkatkan khasiat dalam terapi. Salah satu bahan kimia obat yang ditambahkan adalah deksametason dan metamizol yang berfungsi sebagai antiradang dan analgetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan metode analisis FTIR yang dikombinasi dengan kemometrik agar mampu mengidentifikasi dexametason dan metamizol pada jamu pegal linu secara simultan. Metamizol baku, deksametason baku dan sampel jamu diidentifikasi dengan metode ATR-FTIR yang dikombinasi dengan kemometrik PCA dan PLS pada bilangan gelombang 400-4000 cm-1. Hasil analisis score plot PCA menunjukkan FTIR yang dikombinasi kemometrik mampu mengklasifikasikan dexametason, metamizol dan sampel jamu referensi. Analisis kuantitatif dengan PLS menunjukkan nilai R2 0,999 dan RMSEC sebesar 0,325 pada campuran biner sampel jamu referensi dan deksametason. Sedangkan analisis PLSÂ pada campuran biner sampel jamu referensi dan metamizol menunjukkan nilai R2 0,998 dan RMSEC sebesar 0,676. Hasil validasi silang (cross validation) menunjukkan nilai RMSEC yang kecil dan nilai R2 mendekati 1 pada rentang konsetrasi 10-50% campuran deksametason atau metamizol dengan sampel jamu pegal linu referensi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode FTIR yang dikombinasikan dengan kemometrik mampu mengidentifikasi adanya kandungan BKO metamizol dan deksametason dalam jamu pegal linu secara simultan.
References
Linza, A. et al. 2014. Dose-response effects of elephantopus scaber methanolic extract on n-nitrosodiethylamine-induced hepatotoxicity in rats. Chinese Journal of Natural Medicines, 11(4), 362–370. https://doi.org/10.3724/Sp.J.1009.2013.00362.
Al Lawati, H. A. J., Al Busaidi, I., Kadavilpparampu, A. M., & Suliman, F. O. 2017. Determination of common adulterants in herbal medicine and food samples using core-shell column coupled to tandem mass spectrometry. Journal of Chromatographic Science, 55(3), 232–242.
Ananto, A.D. et al. 2020. Analysis of BKO content (antalgin and dexamethasone) in herbal medicine using iodimetry titration and HPLC Method. Elkawnie, 6(1), 57.
Ariffin, S. H., A Wahab, I., Hassan, Y., & Abd Wahab, M. S. 2021. Adulterated traditional-herbal medicinal products and its safety signals in Malaysia. Drug, Healthcare and Patient Safety, 13, 133–140.
BPOM. 2006. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, Jakarta.
Dharmastuti, R. A. 2021. Identification and quantification of metamizole in traditional herbal medicines using spectroscopy FTIR-ATR combined with chemometrics. Research Journal of Pharmacy and Technology, 4413–4419.
Emawati, E., Yesinta, Usman A. N., Asnawi A. 2018. Deteksi adulteran dalam sediaan jamu temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.) menggunakan metode analisis sidik jari KLT video densitometri, Pharmaceutical Journal of Indonesia, 15(02), 158-170.
Fatmarahmi, D. C., Susidarti, R. A., Swasono, R. T., & Rohman, A. 2021. Identification and quantification of metamizole in traditional herbal medicines using spectroscopy FTIR ATR combined with chemometrics. Research Journal of Pharmacy and Technology, 14(8), 4413–4419.
Gitawati, R. 2013. Analisis adulterasi jamu pegal linu yang diperoleh dari pasar di Jakarta dan sekitarnya (Analysis of adulterated jamu pegal linu obtained from the market in Jakarta). Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 16(3).
Herdini, Nurlicha S.L., Hadi V., 2021. Analisis teofilin dalam jamu sesak napas sediaan serbuk yang beredar di Kota Bekasi secara KLTp, spektrofotometri UV/Vis dan FTIR. Teknosains Jurnal Sains dan Teknologi, 8(2):100-108
Irawan D.F, Rahayu W.S., 2020. Uji identifikasi bahan kimia obat sibutramin dalam jamu pelangsing menggunakan spektroskopi inframerah. PHARMACY Pharmaceutical Journal of Indonesia, 14(30), pp: 1-15.
Khoirunnisa, S.M. et al. 2017. Identifikasi deksametason dalam jamu pegal linu sediaan serbuk yang beredar di pasar-pasar Kota Bandar Lampung. Journal of Science and Applicative Technology, I(2), 94–101.
Miller, J. N., & Miller, J. C. 2010. Statistics and Chemometrics for Analytical Chemistry (6. ed). Prentice Hall
Moreira A.P.L., Motta M.J., Dal Molin T.R., Viana C., De Carvalho L. M. 2013. Determination of diuretics and laxatives as a adulterants in herbal formulation for weight loss. Food Additives and Contaminants: Part A, Chemistry, Analysis, Control, Exposure and Risk Assessment, 30(7): 230-1237
Mulkin A., Maarisit W., Pareta D, Palandi R. 2020. Identifikasi bahan kimia obat (BKO) glibenklamid pada jamu antidiabetes dengan menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT) dan spektrofotodensitometri. Tropical Journal of Biopharmaceutical, 3(2), 48-53.
Rohman, A. 2014. Spektroskopi Inframerah dan Kemometrika Untuk Analisis Farmasi. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Shafirany, M.Z., Susilawati Y., Musfiroh I. 2019. Aplikasi kemometrik dalam penentuan mutu tumbuhan obat. Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan, 4(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
