Isolasi dan Identifikasi Senyawa Bioaktif Batang Combrang (Nicolaia speciosa Horan)
Keywords:
isolasi, identifikasi, kulit batang combrang, senyawa bioaktifAbstract
Indonesia terkenal sebagai negara yang memiliki banyak tanaman obat seperti famalia Zingiberaceae. Nicolaia speciosa Horan yang dikenal dengan nama combrang merupakan salah satu tanaman kelompok famalia Zingiberaceae. Combrang berpotensi digunakan sebagai obat tradisional karena combrang mengandung senyawa metabolit sekunder. Tujuan dari penelitian ini adalah mengisolasi komponan bioaktif pada kulit batang combrang dan melakukan identifikasi dengan Gas Chromatography-Mass Spectrometry. Isolasi senyawa bioktif pada kulit batang combrang dilakukan dengan maserasi menggunakan n-heksan sebagai solven dilanjutkan dengan kloroform dan etil asetat. Sekrining senyawa bioaktif pada kulit batang combrang menggunakan reagen warna menunjukkan adanya golongan senyawa nitrogen, flavonoid dan saponin. Golongan senyawa yang terekstraksi dengan kloroform adalah alkaloid, flavonoid dan fenolik sedangkan yang terekstraksi dengan etil asetat adalah fenolik, flavonoid dan saponin. Ekstrak kloroform selanjutnya diidentifikasi dengan Gas Chromatography-Mass Spectrometry. Hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak kloroform mengandung 32 puncak dengan waktu retensi yang berbeda. Lima puncak dengan % area tertinggi diidentifikasi dan hasilnya adalah dodecanol, desil asetat, 9-dekanal, tredesil vinil eter dan 14-(2 metil butil) bisiklo (10,3,0) pentadeka-13-o1.
Downloads
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
