Pencegahan Kecurangan (Fraud) Perusahaan Perbankan : Peran Komite Audit, Audit Internal, dan Whistleblowing System

Authors

  • Salsabilla Rahma Yofana Putri Universitas Wiijaya Kusuma Surabaya
  • Erna Hendrawati Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30595/ratio.v6i2.25289

Keywords:

Komite Audit; Audit Internal; Whistleblowing System; Fraud

Abstract

Kecurangan (fraud) berkaitan dengan tindakan kecurangan yang dilakukan secara sengaja melalui sarana bank dan mengakibatkan kerugian. Pemilihan sektor perbankan sebagai objek karena kecurangan (fraud) sering terjadi pada sektor tersebut. Penelitian ini dilakukan karena dilatarbelakangi oleh fenomena praktik kecurangan yang sampai sekarang masih sering terjadi. Terpenuhinya komponen – komponen tersebut tidak menjamin bahwa perusahaan perbankan dapat terbebas dari kejadian fraud. Penelitian ini dimaksutkan untuk menguji pengaruh komite audit, audit intenal dan whistleblowing system terhadap pencegahan kecurangan (fraud) baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunanakan adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber pada data yang dipublikasikan oleh perusahaan perbankan melalui annual report tahun 2022-2023 yang didokumentasikan dalam situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui website www.idx.co.id. Model regresi logistik dipilih sebagai teknik analisis dengan sofware SPSS 23 sebagai alat bantu analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan komite audit dan komite audit berpengaruh terhadap pencegahan kecurangan (fraud), sedangkan whistleblowing system tidak berpengaruh terhadap pencegahan kecurangan (fraud).

References

ACFE. (2018). Sewindu ACFE Indonesia. In Acfe (Vol. 21, Issue September, pp. 50–58). http://ejournal.uki.ac.id/index.php/beuki/article/view/595

ACFE. (2022). Occupational Fraud 2022: A Report To The Nations. Association of Certified Fraud Examiners, 1–96.

ACFE. (2024). Association of Certified Fraud Examiners The Nations Occupational Fraud 2024 :A Report To The Nations. Association of Certified Fraud Examiners, 1–106.

Association of Certified Fraud Examiners Indonesia. (2019). Survei Fraud Indonesia 2019. Indonesia Chapter #111, 53(9), 1–76. https://acfe-indonesia.or.id/survei-fraud-indonesia/

Awaliah, K. N. (2023). Fraud Triangle Theory: Pendekatan Strategis Dalam Mendeteksi Korupsi Dan Kecurangan Pada Laporan Keuangan Publik. Karimah Tauhid, 2(5), 1493–1506.

Azhar Huwaiza Fathoni, Jihan Salsabilah, & Nera Marinda Machdar. (2024). Pengaruh Whistleblowing System dan Pengendalian Internal terhadap Pencegahan Fraud. Jurnal Riset Ekonomi Dan Akuntansi, 2(2), 99–110. https://doi.org/10.54066/jrea-itb.v2i2.1815

Damayanti, D. N., Suhendar, D., & Martika, L. D. (2023). Komisaris Independen, Kepemilikan Manajerial, Kualitas Audit, Ukuran Perusahaan Dan Leverage Terhadap Integritas Laporan Keuangan. Jurnal Riset Keuangan Dan Akuntansi, 9(1), 182–195. https://doi.org/10.25134/jrka.v9i1.8261

Dwiyanti, K. T., & Astriena, M. (2018). Pengaruh Kepemilikan Keluarga Dan Karakteristik Komite Audit Terhadap Manajemen Laba. Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis Airlangga, 3(2). https://doi.org/10.31093/jraba.v3i2.123

Ghozali. (2017). ANALISIS MULTIVARIAT DAN ELEKTROMETRIKA (2nd ed.).

Ghozali. (2018). APLIKASI MULTIVARIATE Dengan Program IBM SPSS 25 Edisi 25 (9th ed.).

Gunarto, K., & Riswandari, E. (2019). Pengaruh Diversifikasi Operasi, Kepemilikan Manajerial, Komite Audit Dan Kualitas Audit Terhadap Manajemen Laba. JABI (Jurnal Akuntansi Berkelanjutan Indonesia), 2(3), 356–374. https://doi.org/10.32493/jabi.v2i3.y2019.p356-374

Hakim, L., & Sagiyanti, P. (2018). Keterlambatan rilis laporan keuangan dapat menyebabkan komplikasi dengan laporan keuangan emiten. Apabila terjadi keterlambatan yang mengakibatkan laporan keuangan tidak tersedia pada saat dibutuhkan, maka informasi dalam laporan keuangan akan kehilangan . Jurnal JDM, I(02), 58–73.

Karlina Ghazalah Rahman, Siti Nur Reskiyawati Said, A. N. P. (2022). Peran Audit Internal dalam Pencegahan Kecurangan pada Pemerintah Daerah. IMPREST: Jurnal Ilmiah Akuntans, 1(2), 73–79. https://e-jurnal.nobel.ac.id/index.php/imprest/article/view/3422/1693

Kuswati, E. W. (2023). Pengaruh Budaya Organisasi, Moralitas Individu, Pengendalian Internal dan Whistleblowing System Terhadap Pencegahan Kecurangan Akuntansi. JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi, 1(1), 66–76. https://doi.org/10.62421/jibema.v1i1.7

Mahyuda, I. S., Puji, D., Sari, P., & Putra, R. S. (2024). Pengaruh Audit Internal dan Whistleblowing System terhadap Pengungkapan Fraud pada Perusahaan Sektor Perbankan (Periode 2018-2022). Jurnal Pendidikan Tambusai, 8, 11593–11607.

Maisaroh, P., & Nurhidayati, M. (2021). Pengaruh Komite Audit, Good Corporate Governance dan Whistleblowing System terhadap Fraud Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2016-2019. Etihad: Journal of Islamic Banking and Finance, 1(1), 23–36. https://doi.org/10.21154/etihad.v1i1.2752

Mardani, M., Basri, Y. M., & Rasuli, M. (2020). Pengaruh Komite Audit, Audit Internal, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Pengungkapan Kecurangan Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bei 2018. Jurnal Al-Iqtishad, 16(1), 1. https://doi.org/10.24014/jiq.v16i1.9927

Miradji. (2024). Peran Audit Internal Dalam Upaya Mewujudkan. 1(4), 335–340.

Ningrum, L. H., & Hendrawati, E. (2018). Pengaruh Corporate Governance Terhadap Manajemen Pajak. Equilibrium: Jurnal Ekonomi-Manajemen-Akuntansi, 14(2), 77-92.

Nur Cahyo, M., & Sulhani, S. (2017). Analisis Empiris Pengaruh Efektifitas Komite Audit, Efektifitas Internal Audit, Whistleblowing System, Pengungkapan Kecurangan dan Reaksi Pasar. Jurnal Dinamika Akuntansi Dan Bisnis, 4(2), 249–270. https://doi.org/10.24815/jdab.v4i2.7704

Nurhayati, R. (2021). INTISARI Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) mengeluarkan Pedoman Sistem Pelaporan Pelanggaran (SPP) atau yang lebih dikenal dengan.

Prapto. (2023). 257-Article Text-2383-1-10-20230627. 12(3), 1707–1723.

Putri, N. A. & T. M. (2024). Peran Audit Internal Dalam Upaya Pencegahan Dan Pendeteksian Kecurangan (Fraud) Pada Perusahaan. Jurnal Manajemen Dan Akuntansi , 1(3), 70–74.

Safitri, A., Nurcihikita, T., & Putri, S. I. (2024). Analisis Pelaksanaan Program Pencegahan Kecurangan (Fraud) Jaminan Kesehatan Nasional. Prosiding Seminar Nasional Bisnis, Teknologi Dan Kesehatan (Senabistekes), 1(1), 36–42.

Sudarta. (2022). Pengaruh Financial Distress, Audit Tenure, Dan Company Age Terhadap Timeliness Publikasi Lporan Keuangan Auditan. 16(1), 1–23.

The Institute of Internal Auditors (IIA). (2024). Global Internal Audit Standards (GIAS) 2024. 1–121.

Trijayanti, I., Hendri, N., & Sari, G. P. (2021). Pengaruh Komite Audit, Audit Internal, Dan Whistleblowing System Terhadap Pencegahan Fraud. Business and Economics Conference in Utilization of Modern Technology, 30–42.

Utami, L. (2019). Pengaruh Audit Internal Dan Whistleblowing System Terhadap Pengungkapan Kasus Kecurangan (Studi Pada Perusahaan Sektor Jasa Yang Terdaftar di BEI Periode 2016-2017). Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi Dan Keuangan, 1(2), 77–90. https://doi.org/10.29303/akurasi.v1i2.6

Utami, L., Handajani, L., & Hermanto, H. (2019). Efektivitas Komite Audit dan Audit Internal terhadap Kasus Kecurangan dengan Whistleblowing System sebagai Variabel Pemoderasi. E-Jurnal Akuntansi, 26, 1570. https://doi.org/10.24843/eja.2019.v26.i02.p27

Wibowo, D. (2023). Pencegahan Fraud Melalui Audit Internal dan Pengendalian Internal pada Bank Syariah Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(01), 1485–1491. http://dx.doi.org/10.29040/jiei.v9i1.8486

Downloads

Published

2025-08-25

How to Cite

Putri, S. R. Y., & Hendrawati, E. (2025). Pencegahan Kecurangan (Fraud) Perusahaan Perbankan : Peran Komite Audit, Audit Internal, dan Whistleblowing System. Ratio : Reviu Akuntansi Kontemporer Indonesia, 6(2), 168–184. https://doi.org/10.30595/ratio.v6i2.25289

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.