Evaluasi Proses Produksi dan Pengemasan Modified Cassava Flour (Mocaf) di PT Rumah Mocaf Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.30595/sainteks.v19i1.13448Keywords:
Diagram Fishbone, Kemasan, Mocaf, ParetoAbstract
Tepung mocaf adalah tepung yang terbuat dari bahan baku singkong yang dimodifikasi dengan proses fermentasi. Kualitas suatu produk sangat penting bagi perusahaan agar proses produksi berjalan dengan baik dan tidak memiliki hambatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi proses produksi dan pengemasan produk tepung mocaf di PT Rumah Mocaf Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah. Metode penelitian dilakukan dengan cara pengamatan langsung, wawancara dengan karyawan, pengambilan data proses produksi dan pengemasan produk, dan identifikasi cacat produk. Analisis jumlah dan cacat tertinggi menggunakan diagram pareto dan analisis penyebab cacat produk menggunakan diagram fishbone. Berdasarkan hasil analisis identifikasi cacat produk, dapat diketahui bahwa cacat tepung mocaf terdapat pada kesalahan proses pengeringan, pengupasan kulit singkong dan pencucian, fermentasi, penggilingan. Hasil analisis pareto menunjukkan bahwa jenis cacat yang menyebabkan kerusakan pada tepung mocaf adalah adanya bau asam dengan presentase 42% (cacat tertinggi), warna tepung tidak putih 25%, kadar air tinggi 21% dan bentuk tepung agak kasar 13%. Hasil analisis jenis cacat kemasan pada proses pengemasan tepung mocaf adalah kerusakan saat penyimpanan seperti terbentuk lubang pada kemasan, tanggal produksi atau tanggal kadaluwarsa yang tidak terlihat, kemasan tidak tertutup rapat dan kemasan rusak pada saat di-sealer. Faktor penyebab cacat tepung mocaf berdasarkan analisis diagram fishbone yaitu dari bahan baku, mesin, metode, pekerjaan dan lingkungan.Â
References
Badan Pusat Statistik [BPS] (2019) ‘Luas panen, Produktivitas, Produksi Tanaman Ubi Kayu Seluruh Provinsi’. Jakarta : Badan Pusat Statistik.
BSN. Badan Standardisasi Nasional. SNI 01- 7622-2011: Tepung Mocaf, BSN, Jakarta.
Efendi, P. J. (2010) Kajian Karakteristik Fisik Mocaf (Modified Cassava Flour) dari Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz) Varietas Malang-1 dan Varietas Mentega dengan Perlakuan Lama Fermentasi. Skripsi Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Heizer, J. and Barry, R.(2006) Manajemen Operasi, Jilid I ; diterjemahkan oleh: Setyoningsih,D., dan Almahdy,I; Edisi tujuh, Jakarta : Salemba Empat.
Illie, G. A. (2010). Application Of Fishbone Diagram to Determine The Risk Of an Event with Multiple Causes. Management Research and Practice Vol 2 Issue, 1-20.
Mudra, W.(2010) Desain Kemasan Produk . Denpasar: Pusat seni kreasi baru LP2M.
Murtiningsih and Suyati (2011) ‘Membuat Tepung Umbi dan Variasi Olahannya’ Jakarta: PT Argo Media Pustaka.
Puji, J.E. (2010) Kajian Karakteristik Fisik MOCAF (Modified Cassava Flour) Dari Singkong (Manihot esculenta Crantz) Varietas Malang-I dan Varietas Gatotkaca dengan Perlakuan Lama Fermentasi. Skripsi Jurusan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Sebalas Maret. Surakarta.
Soenarso, S.(2004) ‘Memelihara Kesehatan Jasmani Melalui Makanan’. Bandung: ITB.
Tjiptono, F. and Anastasia, D. (2003) ‘Total Quality Management’. Edisi Revisi. Yogyakarta: Andi Offset.
Vera, A. and Akbar, M. (2018) ‘Pembuatan Tepung Mocaf (Modified Cassava Flour) Dengan Berbagai Varietas Ubi Kayu Dan Lama Fermentasi’, Penelitian Ilmu-Ilmu Teknologi Pangan, 07, pp. 40–48. Available at: https://jurnal.um-palembang.ac.id/edible/article/view/1655/1389.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)

