Serundeng Instan Berbahan Dasar Batang Kecombrang Sebagai Pangan Lokal Kaya Antioksidan
DOI:
https://doi.org/10.30595/sainteks.v20i1.15528Keywords:
Serundeng Instan, Batang Kecombrang, Antioksidan, Pangan LokalAbstract
Pangan dengan kandungan antioksidan yang dapat menangkal berbagai penyakit di masa sekarang dibutuhkan oleh masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh. Salah satu tanaman lokal Indonesia yang mengandung antioksidan dan belum banyak dimanfaatkan adalah kecombrang. Batang kecombrang dapat diolah menjadi makanan instan seperti serundeng yang bergizi dan dapat menjaga imunitas. Batang kecombrang memiliki kandungan senyawa flavonoid yang merupakan senyawa antioksidan untuk membantu mengurangi kerusakan sel dalam tubuh. Produk yang dibuat pada penelitian ini adalah Serundeng Instan Berbahan Dasar Batang Kecombrang yang diberi nama Serutan Bataco. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui daya terima dan karakteristik kimia produk Serutan Bataco. Analisis karakteristik kimia produk meliputi kadar abu, kadar lemak, dan kadar serat kasar. Hasil penelitian menunjukan produk Serutan Bataco diterima oleh konsumen. Serutan Bataco mengandung kadar abu 9,09%, kadar lemak 39,80%, dan kadar serat kasar 48,78%.
References
Afifah dan Suryani, Y. (2016). Serundeng Ubi Sebagai Salah Satu Peluang Usaha Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga : Studi Kasus Pada Usaha Marisa di Kota Padang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 22(3). pp. 126–130.
Alfitri, M., Aisyah, S., Adawyah, R. (2015). Pengaruh Penambahan Daging Ikan Toman ( Channa micropeltes ) Yang Berbeda Terhadap Kadar Abu, Kadar Protein, dan Kadar Lemak Pada Pengolahan Serundeng. Prosiding Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan, pp. 78–87.
Delvika, Y. dan Mustafa, K. (2018). Penyuluhan Pengaruh Makanan Instan Terhadap. Jurnal Prodikmas Hasil Pengabdian Masyarakat. 2(1). pp. 84–88. Available at: http://journal.umsu.ac.id/index.php/prodikmas/article/view/1769.
Fransiska Silalahu. (2017). Total Kadar Senyawa Fenolik dan Flavonoid Ekstrak Bunga, Daun, Rimpang Kecombrang (Etlingera Elatior (Jack) R.M.Sm) Serta Fraksi Terpilihnya. In. pp. 1–14.
Hartini, S. dan Puspitaningtyar, D.M. (2005). Flora Sumatera Utara Eksotik dan Berpotensi. Bogor: Pusat Konservasi Tumbuhan. Kebun Raya Bogor-LIPI.
Ketaren. (1986). Pengatar Teknologi Minyak dan Lemak. Jakarta: UI Press.
Lingga, A. R., Pato, U., dan Rossi, E. (2016). Uji Antibakteri Ekstrak Batang Kecombrang (Nicolaia speciosa Horan) Terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. JOM Faperta, 3(1). pp. 97–100.
Molerman, M., Harun, N., dan Rossi, E. (2014). Pengaruh Penambahan Bunga Kecombrang Terhadap Daya Terima dan Kandungan Gizi Kerupuk. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau. 1(2). pp. 1–11.
Putri, M.F. (2014). Kandungan Gizi Dan Sifat Fisik Tepung Ampas Kelapa Sebagai Bahan Pangan Sumber Serat. Teknobuga. 1(1). pp. 32–43.
Rosidin, Kiki Yuliati, S.H.R. (2012). Pengaruh Suhu dan Lama Pengeringan terhadap Mutu Silase Limbah Pengolahan Kodok Beku (Rana sp.) yang Dikeringkan dengan Penambahan Dedak Padi. Fishtech. 1(1). pp. 78–90.
Stastny, S. N., Keith, J., dan Hall, C. (2014). Lipid and Moisture Content of Commercial Reduced-Fat Deep-Fried Potatoes Compared to Advertised Claim. Journal of Food Research, 3(5), p. 45. Available at: https://doi.org/10.5539/jfr.v3n5p45.
Sudarmadji, S., Haryono, B., dan Suhardi. (2010) Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Yogyakarta: Liberty.
Sudarmadji, Haryono dan Suhardi. (1989) Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Yogyakarta: Liberty.
Sukandar, D., Radiastuti, N., Jayanegara, I., dan Hudaya, A. (2010). Karakterisasi Senyawa Aktif Antibakteri Ekstrak Air Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) Sebagai Bahan Pangan Fungsional. Jurnal Kimia VALENSI, 2(1). Available at: https://doi.org/10.15408/jkv.v2i1.232.
Yamin, M., Jufri, A. W., Jamaluddin, dan Khairuddin. (2021). Makanan Siap Saji dan Dampaknya terhadap Kesehatan Manusia. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA. 4(3). pp. 116–124.
Yulvianti, M., Ernayati, W., Tarsono, dan Alfian, M. (2015). Pemanfaatan Ampas Kelapa Sebagai Bahan Baku Tepung Kelapa Tinggi Serat Dengan Metode Freeze Drying. Jurnal Integrasi Proses. 5(2). pp. 101–107.
Zhariif, S. A., Karnila, R., Sukmiwati, M. (2019). Analisis Kandungan Kimia Daging Kerang Bulu (Anadara antiquata). Universitas Riau.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)

