Studi In Silico Enam Senyawa dari Caesalpinia bonduc L. (Robx) untuk Prediksi Toksisitas dan Interaksi pada Reseptor 5JMY sebagai Inhibitor Enzim Elastase
DOI:
https://doi.org/10.30595/sainteks.v19i2.13532Keywords:
Caesalpinia bonduc, toksisitas, Molegro Virtual Docking, 5JMY, enzim elastasem ElastaseAbstract
Biji buah kebiul (Caesalpinia bonduc L. Roxb) memiliki kandungan senyawa caesalpinianone, 6-O-caesalpinianone, 2-O-β-δ-glucosyloxy-4-methoxy benzene propanoic acid, ethacrynic acid, bonducellin, dan flavonol. Senyawa ini diketahui berpotensi sebagai antioksidan dan dapat dimanfaatkan sebagai antiaging. Data menunjukkan belum ada kajian terkait senyawa yang menghambat kinerja enzim elastase, sehingga pada penelitian ini akan dikaji terkait senyawa yang berperan dalam penghambatan aging melalui studi skrining virtual dan elusidasi mode ikatan pada beberapa struktur kristal enzim elastase dengan metode molecular docking. Untuk memperkirakan toksisitas dan interaksi dengan reseptor 5JMY, telah dilakukan studi in silico menggunakan aplikasi online pkCSM dan Molegro Virtual Docker (MVD) dengan protein kode pdb 5JMY. Hasil studi menunjukkan bahwa bahwa enam senyawa ini tidak toksik dan baru menimbulkan efek samping pada dosis yang lebih tinggi dari log dosis 3,964 mg/kg BB/hari. Interaksi tiga senyawa yaitu caesalpinianone, 6-O-caesalpinianone dan ethacrynic acid dengan reseptor 5JMY lebih besar daripada kontrol positif ECGC. Senyawa 6-O-caesalpinianone memiliki aktivitas paling tinggi dibandingkan dengan 5 senyawa senyawa aktif dari Caesalpinia bonduc L. (Robx) lainnya dan lebih tinggi dari pada ECGC. Asam amino yang terlibat dalam interaksi dengan caesalpinianone, 6-O-caesalpinianone, 2-O-β-δ-glucosyloxy-4-methoxybenzenepropanoic acid dan bonducellin adalah Arg 717. Asam amino yang terlibat dalam interaksi dengan senyawa ethacrynic acid dan flavonol adalah His 583 dan Met 579.
References
Ahmad, Saifuddin, Siswandono, Dan B. P. E. W. (2014) ‘Studi In Silico Gendarusin A, B, C, D, Dan E Untuk Prediksi Absorbsi Dan Aktivitas Terhadap Hialuronidase (Ec 3.2.1.35) Ahmad’, Jurnal Farmasi Dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 1(2), Pp. 42–47. Doi: 10.1002/Wsbm.75.
Ata, A., Gale, E. M. And Samarasekera, R. (2009) ‘Bioactive Chemical Constituents Of Caesalpinia Bonduc (Fabaceae)’, Phytochemistry Letters, 2(3), Pp. 106–109. Doi: 10.1016/J.Phytol.2009.02.002.
Istyastono (2011) ‘Peran Komputer Dalam Penemuan Obat’.
Jana, K. Et Al. (2011) ‘Antioxidant Potential Of Hydro-Methanolic Extract Of Seed Of Caesalpinia Bonduc: An In Vitro Study’, Journal Of Advanced Pharmaceutical Technology And Research, 2(4), Pp. 260–265. Doi: 10.4103/2231-4040.90884.
Kevin, A. Et Al. (2018) ‘Analisa Tren Skin Care Natural Terhadap Preferensi Konsumen’, Indonesian Business Review, 1(1), Pp. 130–142. Doi: 10.21632/Ibr.1.1.130-142.
Molegro (2011) ‘Molegro Virtual Docker User Manual’, P. 251.
Mumpuni, E., Mulatsari, E. And Noerfa, T. K. (2019) ‘Skrining Virtual Dan Elusidasi Moda Ikatan Senyawa Inhibitor Enzim Elastase Dan Hyaluronidase Pada Beberapa Tanaman Dengan Aktivitas Anti-Aging’, Jurnal Farmasi Indonesia, Pp. 90–100.
Sari, N. dan Yani, D. F. (2021) ‘Uji Aktivitas Ekstrak Metanol Daun Kebiul (Caesalpinia Bonduc L .) Sebagai Bahan Aktif Sediaan Tabir Surya’, 1(2), Pp. 77–83.
Singh, V. And Raghav, P. K. (2012) ‘Review On Pharmacological Properties Of Caesalpinia Bonduc L.’, Int. J. Med. Arom. Plants, 2(3), Pp. 2249–4340.
Sugihartini, N. Dan Nuryanti, E. (2017) ‘Formulasi Krim Ekstrak Daun Kelor ( Moringa Oleifera ) Sebagai Sediaan Antiaging’, Berkala Ilmu Kesehatan Kulit Dan Kelamin, 29(1), Pp. 1–7.
Uyatmi, Y., Inoriah, E. And Marwanto, M. (2016) ‘Pematahan Dormansi Benih Kebiul (Caesalphinia Bonduc L.) Dengan Berbagai Metode’, Akta Agrosia, 19(2), Pp. 147–156. Doi: 10.31186/Aa.19.2.147-156.
Yani, D. F. dan Dirmansyah, R. (2021) ‘Uji Aktivitas Fraksi Metanol Dan N-Heksan Kulit Dan Kernel Biji Kebiul (Caesalpinia Bonduc L.) Sebagai Tabir Surya Activity Test Of Methanol And N-Hexan Fraction Of Coat And Kernel Seed (Caesalpinia Bonduc L.) As A Sun Screen’, J. Sains Dasar, 2021(1), Pp. 1–5.
Yuni, R. T. dan Yani, D. F. (2021) ‘Uji Fitokimia Dan Penentuan Nilai Sun Protection Factor (Spf) Fraksi Metanol Dan N-Heksan Daun Kebiul ( Caesalpinia Bonduc ) Secara In Vitro’, Fullerene Journal Of Chemistry, 6(2), Pp. 71–75. Doi: 10.37033/Fjc.V6i2.251.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)

