Pengembangan Epistemologi Hibrida dalam Integrasi Islamisasi dan Sekularisasi Ilmu di Perguruan Tinggi
https://doi.org/10.30595/ajsi.v6i2.26010
Keywords:
Epistemologi hibrida; Islamisasi; Sekularisasi; IlmuAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi epistemologi hibrida melalui integrasi konsep Islamisasi dan Sekularisasi ilmu dalam pendidikan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research yang melibatkan analisis mendalam terhadap sumber-sumber pustaka seperti buku, artikel jurnal, dan karya ilmiah terkait tema. Data dianalisis secara deskriptif untuk memahami konsep-konsep utama serta mengidentifikasi model pembelajaran yang relevan. Fokus kajian meliputi konsep Islamisasi dan Sekularisasi ilmu, tantangan dan peluang integrasi, serta model pembelajaran berbasis epistemologi hibrida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kedua paradigma ini dapat diwujudkan melalui model pembelajaran interdisipliner, metode dialogis, dan riset terpadu. Selain itu, kebijakan pendidikan yang mendukung, seperti kurikulum terintegrasi, pelatihan dosen, dan evaluasi berbasis kompetensi holistik, merupakan kunci keberhasilan pendekatan ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa epistemologi hibrida adalah solusi efektif untuk mengatasi fragmentasi ilmu, menciptakan keseimbangan antara ilmu pengetahuan modern dan nilai-nilai spiritual, serta menghasilkan lulusan yang kompeten secara intelektual dan memiliki kesadaran etis.
Downloads
References
Achmad, M. (2021). Integrasi Sains dan Agama: Peluang dan Tantangan bagi Universitas Islam Indonesia. Abhats: Jurnal Islam Ulil Albab, 2(1), 50–68. https://journal.uii.ac.id/Abhats/article/view/29253
al-Attas, S. M. N. (1978). Islam and Secularism. International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).
Alfarizi, M. (2022). Islamisasi Ilmu Pengetahuan Dalam Perspektif Al-Qur’an. 1(1), 1–14.
Alwan, M., & Izzati, H. (2024). Dialog Sebagai Metode Pembelajaran: Studi Kitab Al-Tarbiyyah Bi Al-Hiwar Karya Abdurrahman an-Nahlawi. El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA, 22(2), 209–230. https://doi.org/10.20414/tsaqafah.v22i2.7313
Azhari, A. (2022). Sekularisasi Sains Modern. Tadribuna: Journal of Islamic Education Management, 2(1), 34–45. https://doi.org/10.61456/tjiec.v2i1.44
Briggs, A., & Reiss, M. J. (2021). Human Flourishing: Scientific insight and spiritual wisdom in uncertain times. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/oso/9780198850267.001.0001
Budiyono, A. (2021). Konsep Kurikulum Terintegrasi. Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 3(1), 66–84. https://doi.org/10.54437/ilmuna.v3i1.253
Daud, W. M. N. W. (1998). The Educational Philosophy and Practice of Syed Muhammad Naquib al-Attas: An Exposition of the Original Concept of Islamization. ISTAC (International Institute of Islamic Thought and Civilization).
Desthiani, U., & Sumniar, R. (2023). The Influence of Lecturer Competence Education and Training in Improving Lecturers Performance in The Study Program Secretary D-III University Pamulang. 10(1), 1–17.
Hafid, M. (2022). Islamisasi Ilmu Pengetahuan. Hakam: Jurnal Kajian Hukum Islam Dan Hukum Ekonomi Islam, 5(2), 81–90. https://doi.org/10.33650/jhi.v5i2.3501
Haluddin, & Bahri, S. (2020). Islamisasi Ilmu Pengetahuan; Pengertian, Tujuan, Langkah, dan Pengaruh. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 1(1), 48–54. https://doi.org/10.55623/au.v1i1.6
Hasanah, U., Zulmuqim, Kosim, M., & Shiddiqi, M. H. A. (2024). Sistem Pendidikan Daulah Umayyah Andalusia dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam Masa Kini. Alhamra: Jurnal Studi Islam, 5(1), 55–70.
Iswaty, M., & Shaff, S. M. (2023). Menimbang Spritual-Saintifik Etik Dalam Praktik Kedokteran Era Society 5.0 Di Indonesia. Jurnal Hukum Kesehatan Indonesia, 3(02), 66–80. https://doi.org/10.53337/jhki.v3i02.97
Khoiruddin, M. (2019). Integrasi Kurikulum Pesantren dan Perguruan Tinggi. Cendekia: Jurnal Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 17(2), 219–234. https://doi.org/10.21154/cendekia.v17i2.1526
Muhartini Muhartini, & Amril Amril. (2023). Integrasi Agama dan Sains Dalam Perspektif Abdussalam Solutif-Sintesisnya Terhadap Problema Pendidikan Islam. Soko Guru: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 01–14. https://doi.org/10.55606/sokoguru.v3i2.2098
Muslih, M., Wahyudi, H., & Kusuma, A. R. (2022). Integrasi Ilmu dan Agama menurut Syed Muhammad Naquib al-Attas dan Ian G Barbour. Jurnal Penelitian Medan Agama, 13(1), 20. https://doi.org/10.58836/jpma.v13i1.11740
Nasiruddin, N. (2021). Islamisasi Sains Dan Sekularisasi Pendidikan Di Indonesia. Jurnal Keislaman, 2(1), 114–131. https://doi.org/10.54298/jk.v2i1.3378
Nasution, H. B. (2021). Metode Dialogis dalam Epistemologi Islam. Ar-Rasyid : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 61–69. https://doi.org/10.30596/arrasyid.v1i2.8738
Naulandani, Z. S., Widodo, S., & Hariyono, J. (2020). Penerapan Evaluasi Holistik dalam Kegiatan Pembelajaran : Literature Review. In Conference Series Journal (Vol. 1, Issue 2, p. 1).
Oey-Gardiner, M., Rahayu, S. I., Abdullah, M. A., Effendi, S., Darma, Y., Dartanto, T., & Aruan, C. D. (2007). Era Disrupsi: Peluang Dan Tantangan Pendidikan Tinggi Indonesia. Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia. https://www.aipi.or.id/index.php?pg=detilpublikasi&pid=67&type=2#reserach-tool-tab
Patahuddin, A., Hafidhuddin, D., Indra, H., & Handrianto, B. (2024). The Concept of Integration of Science and Islam in Higher Education Perspective of M. Natsir. Formosa Journal of Applied Sciences, 3(1), 255–270. https://doi.org/10.55927/fjas.v3i1.7870
Rønningen, K., Burton, R., & Wedderburn, L. (2008). Conducting integrated research: A critical literature review of interdisciplinary and transdisciplinary research. Bygdeforskning (Centre for Rural Research) …, 123.
Sodik, H., & Jamila, S. H. (2023). Slogan “ Pentingnya Menguasai MIPA dan Bahasa Asing ” dalam Konsep Pendidikan Islam Perspektif Yudian Wahyudi. Al-Hamra Jurnal Studi Islam, 4(2), 181–194.
Suprapto, S., & Sumarni, S. (2022). Implementasi Integrasi Ilmu di PTKI: Integrasi dalam Tridarma Perguruan Tinggi. Edukasi Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 20(2), 119–132. https://doi.org/10.32729/edukasi.v20i2.1246
Surajiyo; Dhika, H. (2024). Relasi Ilmu dan Etika : Sebuah Kajian Filsafat Ilmu. Ikhraith-Humaniora, 8(3), 140–150.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Angga Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors published in this journal agree to the following terms:
- The copyright of each article is retained by the author (s) without restrictions
- The journal allows the author(s) to retain publishing rights without restrictions
- The author grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution License, allowing others to share the work with an acknowledgment of authorship and the initial publication in this journal.
- Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution of published journal versions of the work (for example, posting them to institutional repositories or publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (For example in the Institutional Repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger citations of published work
- Articles and all related material published are distributed under a Creative Commons Attribution-4.0 International Public License (CC - BY 4.0).
License
Alhamra Jurnal Studi Islam is licensed under a Creative Commons Attribution- 4.0 International Public License (CC - BY 4.0).
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially










