MODEL EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN

https://doi.org/10.30595/islamadina.v0i0.1665

Authors

  • Darodjat D Fakultas Agama Islam Universitas Muhamamdiyah Purwokerto
  • Wahyudhiana W STAIN Salatiga

Keywords:

Model evaluasi, measurement, assessment, evaluation

Abstract

Pembelajaran sebagai suatu sistem tersusun dari unsur-unsur manusiawi,  material, fasilitas, perlengkapan, dan prosedur. Menurut Marzano, Pickering, & Tighe (1993: 1-5) ada lima dimensi dalam pembelajaran agar menghasilkan  outcomes  yang efektif, yaitu: (a)  positive attitude & perceptions about learning, (b) acquiring & integrating knowledge, (c)extending&refining knowledge, (d) using knowledge  meaningfully, dan (e) productive habits of mind.  Pada tahap kelima ini, jika peserta didik yang sudah merasakan bahwa belajar merupakan suatu kebutuhan, mengembangkan apa yang penting bagi kehidupannya, selalu mencari dalil  dan bukti terhadap sesuatu, selalu mengevaluasi agar aktivitas menjadi semakin efektif, dan tidak pernah menyerah terhadap problem yang belum  dapat diatasinya, maka dia telah menjadi pembelajar yang berhasil.

Untuk menentukan tingkat ketercapaian pembelajaran yang telah dicapai oleh peserta didik, maka guru harus melakukan evaluasi pembelajaran. Secara teknikal, ada tiga istilah yang terkait dengan evaluasi pembelajaran, yaitu: pengukuran (measurement), penilaian (assessment), dan evaluasi  (evaluation).  Kegiatan evaluasi didahului oleh  penilaian, kegiatan penilaian didahului oleh pengukuran (measurement). Pengukuran merupakan kegiatan membandingkan hasil pengamatan dengan kriteria, sedangkan penilaian (assessment)  merupakan kegiatan menafsirkan dan mendeskripsikan hasil pengukuran, dan evaluasi merupakan penetapan nilai atau implikasi perilaku. Pemahaman terhadap model evaluasi, sangat membantu bagi guru dan evaluator pendidikan, sehingga proses evaluasi dapat dilakukan secara komprehensif, baik menyangkut input, proses, output dan outcomes.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alliger, G.M. & Janak, E.A. (1989). Kirkpatrick’s levels of training criteria: Thirty Years Later. Personnel Psychology, 42, 331-342

Arikunto, S., & Jabar, C.S.A. (2008). Evaluasi program pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Bates, R. (2004). A critical analysis of evaluation practice: The Kirkpatrick model and the principle of beneficence. Journal of Evaluation and Program Planning, 27, 341–347.

Bickman, L. (Ed.). (1987). The functions of program theory. New Directions in Program Evaluation: Using Program Theory in Evaluation.

Brinkerhoff, R.O., et.al, (1983). Program evaluation: A practitioner‟s guide for trainers and educators. Western Michigan: Kluwer-Nijhoff.

Catalanello, & Kirkpatrick, D.L. (1968). Evaluation training programs the state of the art. Training and Development Journal, 22 , 2-9.

Dwyer, J., & Makin, S. (1997). Using a program logic model that focuses on performance measurement to develop a program. Canadian Journal of Public Health, 88, 421–425.

Griffin, P., & Nix, P. (1991). Educational assessment and reporting. Sydney: Harcout Brace Javanovich, Publisher.Gronlund, N. E., & Robert, L. L. (1990). Measurement and evaluation in teaching (6th ed.). New York: Macmillan

Harlen, W. (2007). Assessment of learning. London: Sage Publication.

Holton, E. F. (1996). The flawed four-level evaluation model. Human Resource Development Quarterly, (7), 5-21.

James Bell Associates. (2007). Evaluation brief: Developing a logic model. Arlington, VA. August 2007.

Kellogg, W.K. Foundation. (2004). Using logic models to bring planning, evaluation, and action. Michigan: WK Kellogg Foundation. Diambil pada tanggal 10 Juli 2012, dari http://www.wkkf.org.

Kirkpatrick, D.L. & Kirkpatrick, J.D. (2008). Evaluating training programs, the four levels (3nded). San Francisco: Berrett-Koehler Publisher, Inc. Madaus, G.F., Scriven, M.S., & Stufflebeam, D.L. (1993). Evaluation models, viewpoints on educational and human services evaluation. Boston: Kluwer-Nijhoff Publishing.

McLaughlin, J. A., and Jordan, G. B. (1999). Logic models: A tool for telling your programs Performance Story. Evaluation and Program Planning, 22, 65-72.

Porteous, N.L., et.al, (2002). Introducing program team to logic models:

Facilitating the learning process. Canadian Journal of Program Evaluation. Vol. 17, No. 3. Pages. 113-141.

Powell, T., & Heneret, E. (2008). Enhancing program performance with logic models. Diakses tanggal 15 November 2011 dari Wisconsin Extension Website: http://www.UWEX/edu.ces/pdande/

Praslova, L. (2010). Adaptation of Kirkpatrick’s four level model of training criteria to assessment of learning outcomes and program evaluation in higher education. Educational Assessment, Evaluation and Accountability, (22), 215-225.

Sax, G. (1980). Principles of educational and psychological measurement and evaluation, (2nd

ed.). California: Wandsworth Publishing Company.

Stufflebeam, D.L., & Shinfield, A.J. (1985). Systematic evaluation. Boston: Kluwer Nijhof Publishing.Stufflebeam, D.L., & Shinfield, A.J. (1985). Systematic evaluation. Boston: Kluwer Nijhof Publishing.

Downloads

How to Cite

D, D., & W, W. (2017). MODEL EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN. Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam, 15(1), 1–23. https://doi.org/10.30595/islamadina.v0i0.1665

Issue

Section

Artikel