Semprotan Serai sebagai Penolak Nyamuk Alami untuk Mencegah Demam Berdarah di Sidoagung, Godean, Yogyakarta
Lemongrass Spray as a Natural Mosquito Repellent to Prevent Dengue Fever in Sidoagung Godean Yogyakarta
https://doi.org/10.30595/jppm.v10i1.24216
Keywords:
Dengue Hemorrhagic Fever, Herbal Plants, Lemongrass Spray, SocializationAbstract
Demam berdarah masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Perilaku utama yang harus dilakukan masyarakat untuk mencegah terjadinya kejadian demam berdarah adalah dengan menguras wadah penyimpanan air, menutup rapat wadah penampungan air, dan mengubur/memanfaatkan kembali barang-barang bekas. Upaya pengendalian harus berlangsung terus-menerus dengan keterlibatan masyarakat sebagai peran yang paling penting dalam pengendalian dan pengelolaan penyakit. Semprotan serai merupakan bahan pengusir nyamuk alami yang terbuat dari ekstrak serai yang mudah dibuat, dan hal ini merupakan alternatif aman untuk insektisida yang memberikan perlindungan terhadap nyamuk yang tahan lama. Keterlibatan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku, media sosial, dan pemberdayaan berkontribusi secara signifikan terhadap keberhasilan pengendalian demam berdarah. Inisiatif seperti penggunaan serai dalam semprotan nyamuk menunjukkan solusi inovatif yang menggabungkan pengetahuan akademis dengan pemecahan masalah masyarakat praktis, mempromosikan potensi tanaman herbal dan penciptaan produk lingkungan untuk kesehatan dan kesejahteraan yang lebih baik.References
Baldacchino , F., Tramut , C., Salem , A., Lienard , E., Deletre , E., Franc , M., . . . Jay-Robert , P. (2013 ). The repellency of lemongrass oil against stable flies, tested using video tracking . PubMed Central , doi: 10.1051/parasite/2013021.
Harapan , H., Michie , A., Mudatsir , M., Sasmono, R. T., & Imrie , A. (2019 ). Epidemiology of dengue hemorragic fever in Indonesia: analysis of five decades data from the National Disease Surveillance . BMC Research Notes , doi: 10.1186/s13104-019-4379-9.
Mukarram , M., Choudhary , S., Khan , M. A., Poltronieri , P., Khan , M. A., Ali , J., . . . Shahid , M. (2022). Lemongrass Essential Oil Components with Antimocrobial and Anticancer Activities . Antioxidants (Basel) , doi: 10.3390/antiox11010020.
Nakase , T., Giovanetti, M., Obolski, U., & Lourenco , J. (2024). Population as risk of dengue virus transmission has increased due to coupled climate factors and population growth . Communication, Earth & Environment , https://doi.org/10.1038/s43247-024-01639-6.
Rahmat , S. A., Ningrum , D. N., & Suharna , S. (2024 ). Identification of Dengue Hemorrhagic Fever Risk Zone in Daerah Istimewa Yogyakarta Province 2021 . HIGEA (Journal of Public Health Reserach and Development) , DOI https://doi.org/10.15294/higeia.v8i1.67935.
Ro'in , F., Subagiyo , A., Widyanto , A., & 'Aini , N. (2020 ). Effectiveness of Various Concentrations of Lemangrass leaf Extract Lotion (Cymbopogon nardus) as Repellent of Aedes Aegypti Mosquitoes . Buletin Keslingmas , DOI:10.31983/keslingmas.v39i4.6578.
Schaefer, T. J., Panda , P. K., & Wolford , R. W. (2024). Dengue Fever . Treasure Island, FL: StatPearls Publishing.
Singh, R. K., Tiwari , A., Satone, P. D., Priya , T., & Meshram, R. J. (2023). Updates in teh Management of Dengue Shock Syndrome: A Comprehensive Review . Cureus , doi: 10.7759/cureus.46713.
Susilowati , R. P., Darmanto , W., & Araimah , N. S. (2018 ). The Effectiveness of Herbal Mosquitos Coils "Morizena" against Aedes Aegepty Death . Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease , Pg. 50 - 55.
Zulfikar , Aditama , W., & Sitepu , F. Y. (2019 ). The effect of lemongrass (Cymbopogon nardus) extract as insecticide against Aedes aegypti . INternational Journal of Mosquito Research , Vol 6, No 1, Pg. 101-103 .
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Setya Putri Rahayu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Indonesian version:
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

