Pemberdayaan Pembudidaya Udang melalui Pelatihan Pencegahan Penyakit Berbasis Imunostimulan di Desa Segorotambak Sidoarjo
Empowerment of Shrimp Farmers through Immunostimulant-Based Disease Prevention Training in Segorotambak Village, Sidoarjo
https://doi.org/10.30595/jppm.v10i2.30758
Keywords:
Imunostimulan, Kesehatan Udang, Pemberdayaan, CatappafishAbstract
Budidaya udang di Desa Segorotambak, Sidoarjo, menghadapi risiko penyakit yang meningkat akibat patogen serta penggunaan bahan kimia dan antibiotik yang masih dominan. Kondisi ini menuntut adanya alternatif pengelolaan kesehatan yang lebih aman dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pembudidaya dalam pencegahan penyakit melalui pemanfaatan imunostimulan alami. Mitra kegiatan adalah pembudidaya udang di Desa Segorotambak. Metode yang digunakan meliputi identifikasi permasalahan, pelatihan partisipatif pembuatan imunostimulan Catappafish, serta pendampingan penerapan di lapangan. Hasil menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep pengelolaan kesehatan udang serta mempraktikkan pembuatan dan aplikasi imunostimulan secara mandiri. Penerapan Catappafish memberikan dampak positif terhadap kualitas air dan pertumbuhan udang berdasarkan hasil observasi lapang dan tanggapan peserta. Evaluasi kegiatan menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi dengan kategori baik hingga sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya, tetapi juga mendorong adopsi teknologi berbasis bahan alami sebagai upaya mendukung praktik budidaya udang yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
References
Ariyati, R. W., Widowati, L. L., Rahmawati, A., Sarjito, S., & Rejeki, S. (2024). Kelimpahan dan jenis bakteri vibrio pada air dan sedimen tambak udang vaname sistem monokultur dan polikultur dengan Gracilaria sp. di Kabupaten Brebes. Jurnal Riset Akuakultur, 18(3), 181-195. http://doi.org/10.15578/jra.18.3.2023.181-195
Darwantin, K., Sidik, R., & Mahasri, G. (2016). Efisiensi penggunaan imunostimulan dalam pakan terhadap laju pertumbuhan, respon imun dan kelulushidupan udang vannamei (Litopenaeus vannamei). Jurnal Biosains Pascasarjana, 18(2), 123-139.
Dawood, M. A., Koshio, S., & Esteban, M. Á. (2018). Beneficial roles of feed additives as immunostimulants in aquaculture: A review. Reviews in Aquaculture, 10(4), 950-974. http://doi.org/doi: 10.1111/raq.12209
Esther, K., & Michael T., E. 2022. Significance of Immunostimulants in Aquaculture. Aquac Fish Stud, 4(3): 1-3.
Gantino, R., & Rachmadany, L. 2026. Penerapan metode experiential learning pada pelatihan pencatatan transaksi UMKM binaan Perum Peruri. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 11(1), 74-85. https://doi.org/10.36312/linov.v11i1.4419
Handayani, F., Damayanti, S. P., & Mulyawan, U. (2025). Strategi penerapan metode pelatihan partisipatif dalam pengembangan desa wisata di Desa Sesaot Kecamatan Narmada. Journal Of Responsible Tourism, 4(3), 1003-1010.
Ilvi, I. N. D., & Masruchin, M. (2022). Peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir melalui budidaya ikan bandeng dalam perspektif maqasid syariah (Studi kasus desa segoro tambak). Al Iqtishod: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ekonomi Islam, 10(2), 1-15. https://doi.org/10.37812/aliqtishod.
Julianto, E., Rikky, R. L., Sriwijayasih, I., Atikasari, C. D., & Utami, S. D. (2025). Potensi produk diversifikasi berbasis limbah udang sebagai upaya peningkatan nilai tambah produk perikanan masyarakat pesisir di Desa Segoro Tambak Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Cakrawala Maritim, 8(1), 1-8. https://doi.org/10.1007/s11356-022-22319-y.
Kirkpatrick, D., & Kirkpatrick, J. (2006). Evaluating training programs: The four levels. Berrett-Koehler Publishers.
Kumar, S., Verma, A. K., Singh, S. P., & Awasthi, A. (2023). Immunostimulants for shrimp aquaculture: paving pathway towards shrimp sustainability. Environmental Science and Pollution Research, 30(10), 25325-25343. https://doi.org/10.1007/s11356-021-18433-y.
Maulana, F., & Kurniawan, R. (2025). Klasifikasi tingkat kepuasan peserta pelatihan balai besar pelatihan vokasi dan produktivitas menggunakan algoritma C5. 0. Bulletin of Computer Science Research, 5(5), 1002-1010. https://doi.org/10.47065/bulletincsr.v5i5.733
Melanisia, D., Lumbessy, S. Y., & Setyono, B. D. H. (2023). Pemanfaatan bubuk daun ketapang (Terminalia cattapa) untuk meningkatkan daya tetas telur ikan cupang (Betta sp.). JSIPi: Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan, 7(1), 11-21. https://doi.org/10.33772/jsipi.v7i1.176
Mohammed, E. A. H., Kovács, B., Kuunya, R., Mustafa, E. O. A., Abbo, A. S. H., & Pál, K. (2025). Antibiotic resistance in aquaculture: Challenges, trends analysis, and alternative approaches. Antibiotics, 14(6), 598. https://doi.org/10.3390/antibiotics14060598.
Nicolas, D. G., Rk, T. A., Siahaan, S. S. S., Ramadhan, I., & Huriyah, L. (2023). Implementasi metode pembelajaran experiential learning untuk meningkatkan akademik santri SMA Pondok Pesantren. At-Ta'dib, 18(2), 113-136.
Nolasco-Alzaga, H. R., Monreal-Escalante, E., Gullian-Klanian, M., de Anda-Montañez, J. A., Luna-González, A., Aranceta, F., Araneda-Padilla, M.E. & Angulo, C. (2025). Use of immunostimulants in shrimp farming—A bioeconomic perspective. Animals, 15(2), 124.
https://doi.org/10.3390/ani15020124
Okeke, E. S., Chukwudozie, K. I., Nyaruaba, R., Ita, R. E., Oladipo, A., Ejeromedoghene, O., Atakpa, E.O., Agu, C.V., & Okoye, C. O. (2022). Antibiotic resistance in aquaculture and aquatic organisms: a review of current nanotechnology applications for sustainable management. Environmental Science and Pollution Research, 29(46), 69241-69274.
Putri, G. T., Wirawan, I., & Muhajir, M. (2026). Kelimpahan bakteri Vibrio sp. pada air sampel tambak udang vaname (Litopenaeus vannamei) berdasarkan lokasi tambak yang berbeda. Fauna: Jurnal Kajian Ilmu Hewani, 4(1), 01-18. https://doi.org/10.62951/fauna.v4i1.333.
Putra, P. L., Hariati, A. M., & Prihanto, A. A. (2025). Comparative study of Terminalia catappa Linn. leaf extracts against Aeromonas hydrophila. The Journal of Experimental Life Science, 15(3), 137-145. https://doi.org/10.21776/ub.jels.2025.015.03.05
Scabra, A. R., Arini, S. D., & Junaidi, M. (2022). Pengaruh bubuk daun ketapang (Terminalia catappa) terhadap performa pertumbuhan ikan guppy (Poecilia reticulata). Jurnal Perikanan Tropis, 9(2), 91-105.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anja Asmarany R, Era Insivitawati, Budi Rianto Wahidi, Nisa Hakimah, Budi Sugianti, Tri Ari Setyastuti, Shara Jayanti, Dewi Nurmalita Suseno

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Indonesian version:
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

