Inovasi Pemberdayaan Masyarakat Bambu Jawa Jahit Bumi untuk Mewujudkan Desa Tangguh Bencana (Studi Kasus Karangtaruna Prima Gadung)

Innovation in Community Empowerment through Bambu Jawa Jahit Bumi to Realize Disaster-Resilient Villages (Case Study of Karangtaruna Prima Gadung)

https://doi.org/10.30595/jppm.v10i1.24835

Authors

  • Aflakha Rendari Latifah Universitas Negeri Yogyakarta
  • Nur Fadilah
  • Favian Fandi Kusuma
  • Tristanti

Keywords:

Pemberdayaan Masyarakat, Mitigas Bencana, Pelatihan, Tanah Longsor, Ekonomi

Abstract

Program Pemberdayaan Masyarakat Bambu Jawa "Jahit Bumi" di Dusun Payamah, Desa Karangsari, Gunungkidul, merupakan inisiatif mitigasi bencana tanah longsor yang digagas oleh Karang Taruna Prima Gadung pada tahun 2022. Dusun Payamah rentan terhadap longsor, terutama pada musim hujan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan upaya menjadikan Desa Payamah sebagai desa tangguh bencana melalui program Bambu Jawa Jahit Bumi yang berfokus pada mitigasi bencana tanah longsor, dan 2) mendeskripsikan dampak program Bambu Jawa Jahit Bumi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat setempat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis bambu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari sumber terkait. Program ini melibatkan lebih dari 200 warga yang aktif dalam kegiatan penanaman bambu dan pelatihan mitigasi bencana. Selain itu, program ini membuka peluang ekonomi dengan produksi produk bambu, seperti sedotan dan gelas, yang keuntungannya digunakan untuk penanaman bibit bambu. Dampak positif yang dirasakan masyarakat antara lain peningkatan kesadaran tentang pencegahan longsor dan peningkatan kesejahteraan ekonomi.

References

Center, A. D. P. (2004). Building disaster risk reduction in Asia: A way forward: ADPC looks ahead to 2015. Asian Disaster Preparedness Center.

Chaves, A. C., & Gutierrez, J. A. (1988, November). The Costa Rican bamboo national project. In International Bamboo Workshop (pp. 343). Cochin, India.

Indriani, A. ., Utomo, G., Harami, F., Az’zahra, Y., Sani, A., Firna, N., Octavia, A., & Rachman, T. A. (2022). Menyiapkan Generasi Muda SigapMenghadapi Bencana Tanah Longsor. ABDIMAS UNIVERSAL, 4(2), 334–340. https://doi.org/https://doi.org/10.36277/abdimasuniversal.v4i2.249

Kiruba, S., Jeeva, S., Das, S., & Kannan, D. (2007). Bamboo seeds as a means to sustenance of the indigenous community.

Mahardani, A. J., Imamudin, I. A., & Hardiawan, F. E. (2021). UPAYA MITIGASI BENCANA MELALUI APLIKASI DAYAKAN MITIGATION CENTER (DMC). Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia, 3(2), 52–58. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.36722/jpm.v3i2.560

Muis, I., & Anwar, K. (2018). Model kesiapsiagaan masyarakat dalam pengurangan risiko bencana tanah longsor di Desa Tugumukti, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Asian Social Work Journal, 3(4), 19-30.

Muryadi, A. D. (2017). Model evaluasi program dalam penelitian evaluasi. Jurnal Ilmiah Penjas (Penelitian, Pendidikan Dan Pengajaran), 3(1).

Nawawi, H. (1998). Metode penelitian bidang sosial. Gadjah Mada University Press.

Prabowo, K. I. (2021). Pemanfaatan lahan sempit dan non produktif untuk budidaya jamur tiram pada Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Al-Muraqabah: Journal of Management and Sharia Business, 1(2), 182-200.

Ramdhani, A., & Ramdhani, M. A. (2017). Konsep umum pelaksanaan kebijakan publik. Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara, 11(1), 1-12.

Saputra, I. wayan G. E., Ardhana, I. P. ., & Adnyana, I. W. S. (2016). Analisis Risiko Bencana Tanah Longsordi Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. ECOTROPHIC. Jurnal Ilmu Lingkungan, 10(1), 54–61.

Sutopo, J., Sunardi, S., Pabbajah, M., & Juhansar, J. (2024). Pendampingan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi alam di Desa Bimomartani sebagai desa ekowisata tangguh bencana yang berkelanjutan. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(5), 8888-8893.

Triwanto, J. (2024). Konservasi lahan hutan dan pengelolaan daerah aliran sungai. UMMPress.

Uno, H. (2007). Perencanaan Pembelajaran. Bumi Aksara.

Wrihatnolo, R. R. and Dwijowijoto, R. N. (2007) Manajemen Pemberdayaan, Sebuah Pengantar dan Panduan Untuk Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Yusdian, M. F., & Hadiyansah, A. S. (2019). Kajian Pemanfaatan Sig Untuk Pemetaan Daerah Rawan Longsor Studi Kasus : Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang. Prosiding Seminar Nasional Diselenggarakan Pendidikan Geografi FKIP UMP “Manajemen Bencana Di Era Revolusi Industri 5.0, 333–341.

Zayadi, R., Andayani, S., & Indrawati, E. (2023). Pemanfaatan tanaman bambu dan kaliandra untuk perkuatan lereng sebagai upaya mitigasi terhadap longsor di Desa Sinarresmi Sukabumi. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 8(4), 514-522.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Latifah, A. R., Nur Fadilah, Favian Fandi Kusuma, & Tristanti. (2026). Inovasi Pemberdayaan Masyarakat Bambu Jawa Jahit Bumi untuk Mewujudkan Desa Tangguh Bencana (Studi Kasus Karangtaruna Prima Gadung): Innovation in Community Empowerment through Bambu Jawa Jahit Bumi to Realize Disaster-Resilient Villages (Case Study of Karangtaruna Prima Gadung). JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 10(1), 20–29. https://doi.org/10.30595/jppm.v10i1.24835

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.