Aktivitas Anti Bakteri Daun Sirih: Uji Ekstrak KHM (Kadar Hambat Minimum) dan KBM (Kadar Bakterisidal Minimum)
DOI:
https://doi.org/10.30595/sainteks.v16i2.7126Abstract
Daun sirih yang sering dijumpai di pekarangan dapat digunakan sebagai antibakteri karena mengandung 4,2% minyak atsiri yang sebagian besar terdiri dari beterfenol yang merupakan isomer euganol allylpyrocatechine, cineol metil euganol, caryophyllen, karikol, kavibekol, estragol, dan terpinen. Dalam penelitian ini dilakukan uji ekstrak daun sirih untuk mengetahui nilai KHM (Kadar Hambat Minimum) dan KBM (Kadar Bakterisidal Minimum) terbaik menggunakan bakteri B.subtilis dan E.coli yang telah diuji sensitivitasnya terhadap antibiotik kloramfenikol, vankomisin, dan siprofolksasin. Metode yang digunakan adalah dilusi dan difusi. Metode dilusi digunakan untuk mengukur KHM  dan KBM, sedangkan metode difusi digunakan untuk menentukan sensitivitas bakteri uji terhadap antibiotik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa KHM dan KBM terbaik yang diperoleh dari ekstrak daun sirih secara berurutan yaitu 6.25% dan 50%. Sensitivitas bakteri uji B.subtilis dan E.coli yang digunakan terhadap antibiotik kloramfenikol, vankomisin, dan siprofloksasin adalah suseptibel atau rentan.
Kata-kata kunci: daun sirih, KHM, KBM, sensitivitas bakteri.
References
Ganiswara, S.G., 1995. Farmakologi dan Terapi 4th ed., Jakarta: Balai Penerbit FKUI.
Jawetz, E., Melnick, J.L. and Adelberg, E.A., 2001. Mikrobiologi untuk Profesi Kesehatan (Review of Medical Mikrobiology), Jakarta: Kedokteran EGC.
Katrin, D., Idiawati, N. and Sitorus, B., 2015. Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Daun Malek (Litsea graciae Vidal) Terhadap Bakteri Stapylococcus aureus dan Escherichia coli. Jurnal Kimia Khatulistiwa, 4(1), pp.7–12.
Marianti, 2017. ANTIBIOTIK. Available at: https://www.alodokter.com/antibiotik [Accessed May 26, 2019].
Pratiwi, S.T., 2008. Mikrobiologi Farmasi, Jakarta: Erlangga.
Radji, M. and Manurung, J., 2010. Buku Ajar Mikrobiologi, Panduan Mahasiswa Farmasi dan Kedokteran, Jakarta: Buku kedokteran EGC.
Sastroamidjojo, S., 1997. Tumbuh-tumbuhan yang dipergunakan sebagai obat asli Indonesia, Jakarta: Dian Rakyat.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)

