Pelatihan Dan Pendampingan Pengolahan Komoditas Kelapa

Mulono Apriyanto

Abstract


        Permasalahan  yang dihadapi mitra pertama yaitu Kelompok Tani Sinar Bahagia adalah tidak mengetahui diversifikasi komoditi kelapa, pendapatan petani kelapa  yang  rendah,  tidak  mengetahui  cara  pemasaran  produk  dan  memiliki  sikap  yang  pasrah terhadap keadaan. Sedangkan permasalahan yang dihadapi mitra kedua yaitu Kelompok PKK Desa Pasir Mas adalah kurangnya jenis kegiatan produktif dan tidak mengetahui  cara pemasaran produk. Berangkat dari permasalahan tersebut kedua mitra sepakat akan mengolah bagian kelapa yang selama ini dibuang begitu saja (air kelapa) padahal  dapat diproduksi menjadi produk turunan yang bernilai ekonomi (produk nata de coco). Tujuan kegiatan pendampingan dan pelatihan kelapa adalah bentuk kegiatan pengabdian masyarakat dan bermitra dengan  Desa Pasir Mas guna diversifikasi Komoditi Kelapa. Melalui mitra yakni Kelompok Tani Sinar Bahagia dan Kelompok PKK Desa Pasir Mas adalah  meningkatkan pendapatan mitra  dengan  cara  memproduksi dan  memasarkan produk  dari diversifikasi komoditi kelapa (nata de coco). Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah : (1) memberikan pelatihan pembuatan nata de coco, (2) pelatihan dan pendampingan pemasaran. Hasil dari kegiatan adalah meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan mitra, terciptanya produk nata Pasir Mas, publikasi pada media massa, serta adanya email, akun instagram dan sipindo untuk memasarkan produk secara online.


Keywords


Diversifikasi; Kelapa; Nata; Pelatihan; Pendampingan

References


Collado, L. S. (1986). Processing And Problem Of The Industry In The Philipines. Traditional Food And Their Processing In Asia, November, Yokyo

Daulay, H. (2006). Pemberdayaan perempuan (Studi kasus pedagang jamu di Gedung Johor Medan). Jurnal Harmoni Sosial 1(1): 7-14.

Djajanegara, I. (2010). Pemanfaatan limbah buah pisang dan air kelapa sebagai bahan media kultur jaringan anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) tipe 229. Jurnal Teknologi Lingkungan 11(3): 373-380.

Hamad, A., N. A. Handayani, dan E. Puspawiningtyas. (2014). Pengaruh umur starter Acetobacter xylinum terhadap produksi nata de coco. Techno 15(1): 37-49.

Kristianingrum, S. (2004). Kandungan Gizi Nata De Coco. Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta.

Apriyanto, M., Sutardi dan Santosa, U., (2007) Recovery Protein Blodo Vco, Menggunakan Sistem Fisis Dan Mekanis, Tesis, Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Maharani, F. H. dan M. Kusumaningrum. (2016). Pemberdayaan ibu rumah tangga melalui pelatihan pembuatan nata de leri di Kelurahan Banyumanik Semarang. Abdimas Unwahas 1(1): 17-22.

Oedjijono.. (1983). Pemanfaatan limbah air kelapa untuk pembuatan nata de coco. Diakses pada http://bio.unsoed.ac.id/sites/default/files/Pemanfaatan%20Limbah%20Air%20Kelapa%20untuk%20Pembuatan%20Nata%20de%20Coco-_0.pdf


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/jppm.v3i2.3691

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2549-8347