Teologi Pembebasan Dr. Ali Syari’ati: Hibridisasi Mistisisme Islam dan Sosialisme Barat dalam Konsep Sosialisme Religius
https://doi.org/10.30595/islamadina.v0i0.15720
Keywords:
Ideologi, Sosialisme, Islam, Revolusi.Abstract
Penelitian ini mengangkat sosok Dr. Ali Syari’ati yang memiliki peran sangat menonjol dalam kurun waktu perjuangan menuju revolusi Iran 1979, ia mampu mengaspirasikan berbagai pemikiran yang berbeda untuk kemudian melebur menjadi satu semangat pembebasan menuju masyarakat Islam yang egalitarian dan sejahtera. Dalam Revolusi Iran, peran Syari’ati memang tidak terlihat secara visual. Ia meninggal pada bulan Juni tepat dua tahun sebelum Revolusi ini bergulir. Namun meski begitu kehadiran pemikiran Sosialisme Religiusnya yang dianggap sebagai sebuah “cross pollination” antara ajaran Islam konservatif yang revolusioner dan ideologi Sosialisme Barat yang konstruktif telah berhasil menarik kaum muda-mudi Iran untuk turut serta dalam perjuangan menjatuhkan tirani Shah Reza Pahlavi. Kajian ini difokuskan pada pemikiran Ali Syari’ati selama tahun 1953 sampai 1977, yaitu saat Ali Syari’ati terlibat di dalam kegiatan-kegiatan politik. Sedangkan jangkauan pembahasannya adalah pemikiran Ali Syari’ati yang berhubungan dengan upaya perubahan sosial. Dalam periode ini, Syari’ati merumuskan apa yang kemudian dikenal dengan Sosialisme Religius. Walaupun tidak secara eksplisit ia sebut, namun kerangka-kerangka berfikir yang sering ia gunakan dalam mengkritisi status quo sangatlah identik dengan ajaran sosialisme yang dibubuhi akidah Islamiyah. Yang kemudian menjadi semakin menarik adalah ternyata Ali Syari’ati dapat dengan lugas merumuskan Islam dan sosialisme dalam satu garis, tanpa harus terjebak dalam disfungsi-disfungsi yang biasanya ia sendiri mengkritiknya. Syari’ati tampak bagitu jitu menganalisa masalah-masalah yang terjadi di Dunia Ketiga –termasuk Dunia Islam- melalui kacamata sosialisme.
Downloads
References
Abrahamian, Ervand. (1989). Radical Islam: The Iranian Mojahedin (hal. 293-294). London: I. B. Tauris.
Akhavi, Shahrough. (1980). Religion and Politics in Contemporary Iran: Clergy-State Relations in The Pahlavi Period (hal.100-101). Albany: State University of New York Press.
Azra, Azyumardi. (2002). Historiografi Islam Kontemporer: Wacana, Aktualitas, dan Aktor Sejarah (hal. 212-214). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
--------------------, (1996). Pergolakan Politik Islam (hal. 68). Jakarta: Paramadina.
Burke III, E. dan Ira Lupidus. (1988). Islam, Politics, and Social Movement (hal. 289-290). Berkeley.
Chehabi, H.E. (1990). Iranian Politics and Religious Modernism: the Liberation Movement of Iran under the Shah and Khomeini (hal. 202-203). London: I.B. Tauris & Co. Ltd.
Chilcote, Ronald H. (2003). Teori Perbandingan Politik (hal. 44), Jakarta: Raja Garfindo Persada.
Dahlan, Muhiddin M. (2000). Sosialisme Religius, Suatu Jalan Keempat?. Yogyakarta: Kreasi Wacana.
Donahue, John D., dan Esposito, John L. (1984). Islam dan Pembaharuan: Ensiklopedi Masalah-Masalah (hal. 559). Jakarta: Rajawali Press.
Engineer, Ali Asghar. (1993). Islam dan Pembebasan (hal. 83). Yogyakarta: LKiS.
--------------------------. (2003). Islam dan Teologi Pembebasan (hal. 29). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Esposito, John L. (1992). Ancaman Islam: Mitos atau Realitas (hal. 120-121). Bandung: Mizan.
Faqih, Mansour. (1994). Spiritual Baru: Agama dan Aspirasi Rakyat (hal. 227). Yogyakarta: Interfider.
Fromm, Erich. (2002). Konsep Manusia Menurut Marx (hal. 77). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hatta, Mohammad. (1957). Pengantar Ke Jalan Ekonomi Sosiologi (hal. 152-156). Jakarta: Fasco.
Haque, Ziaul. (2000). Wahyu dan Revolusi. Yogyakarta: LKiS.
Keddie, Nikkie R. (1981). Roots of Revolution, an Interpretative History of Modern Iran (hal. 215). New Haven, London: Yale University Press.
Kuntowijoyo. (1991). Paradigma Islam, Bandung: Mizan.
Madjid, Nurcholis. (2000). Islam Agama Peradaban, Membangun Makna dan Relevansi Doktrin Agama Dalam Sejarah (hal. 182). Jakarta: Paramadina.
Maksum. (1994). Mencari Ideologi Alternatif (hal.19.). Bandung: Mizan.
Mas’oed, Mokhtar. (1989). Studi Hubungan Internasional, Tingkat Analisa dan Teorisasi (hal. 11-15). Yogyakarta: PAU-SS UGM.
Muthahhari, Murtadha. (2002). Manusia dan Alam Semesta (hal. 69). Jakarta: Lentera.
Noer, Deliar. (2000). Pemikiran Politik Di Negara Barat (hal. 201). Bandung: Mizan.
Nothingham, Elizabeth K. (1994). Agama Dan Masyarakat (hal. 42-43), penterj. Muois Noahari. Jakarta: Rajawali Pers.
Oetojo Oesman dan Alfian (ed). (1991). Pancasila Sebagai Ideologi (hal. 48). Jakarta: BP-7 Pusat
Ridwan, M. Deden (ed.). (1999). Melawan Hegemoni Barat, Ali Syari’ati dalam Sorotan Cendekiawan Indonesia. Jakarta: Penerbit Lentera.
Sanderson, Stephen K. (1993). Sosiologi Makro: Sebuah Pendekatan Terhadap Realitas Sosial (hal. 518-519). Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sartono Kartodirdjo. (1987). Pengantar Sejarah Indonesia Baru: 1500-1900, Dari Emporium Sampai Imperium, Jilid I. Jakarta: Penerbit PT Gramedia.
Sergeant, Lyman Tower. (1986). Ideologi Politik Kontemporer (hal. 3). Jakarta: PT. Bina Aksara.
Syari’ati, Ali. (2002). Abu Dzar Suara Parau Menentang Penindasan (hal. 7). Bandung: Muthahhari Paperbacks
---------------. (1996). Humanisme Antara Islam dan Mazhab Barat (hal. 68). Penterj. Afif Muhammad. Bandung: Pustaka Hidayah.
----------------. (1993). Ideologi Kaum Intelektual: Suatu Wawasan Islam. Penterj. Syafiq Basri dan Haidar Bagir. Bandung: Mizan.
----------------. (1996). Islam Agama Protes. Bandung: Pustaka Hidayah.
----------------. (1995). Islam Mazhab Pemikiran dan Aksi (hal. 9). Penterj. M.S Nasrulloh dan Afif Muhammad. Jakarta: Penerbit Mizan.
----------------. (2003). Kemuliaan Mati Syahid. Penterj. Dede Azwar Nurmansyah. Jakarta: Pustaka Zahra.
----------------. (1996). Kritik Islam Atas Marxisme dan Sesat Pikir Barat Lainnya. Bandung: Mizan.
----------------. (1998). Membangun Masa Depan Islam: Pesan Untuk Para Intelektual Muslim (hal. 25). Penterj. Rahmani Astuti. Bandung: Mizan.
-----------------. (2001). Paradigma Kaum Tertindas (hal. 16). Penterj. Saifullah Mahyuddin. Jakarta: Al-Huda.
-----------------. (2001). Tugas Cendekiawan Muslim (hal. 164-165). Penterj. M. Amien Rais. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
-----------------. (1989). Ummah dan Imamah: Suatu Tinjauan Sosiologis (hal. 53). Jakarta: Pustaka Hidayah.
Takwin, Bagus. (2003). Akar-Akar Ideologi (hal. 4-5). Yogyakarta: Jalasutra.
Tamara, Nasir. (1980). Revolusi Iran. Jakarta: Penerbit Sinar Harapan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Dian Topan Arif Pribadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









