MEWUJUDKAN ISLAM BERWAWASAN RAHMATAN LIL’ALAMIN

https://doi.org/10.30595/islamadina.v0i0.1672

Authors

  • Wage w Fakultas Agama Islam Universitas Muhamamdiyah Purwokerto

Keywords:

Islam, rahmatan lil’alamin, ibadah, akhlak atau moral, disfungsi agama

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah karena sudah lama terdengar ungkapan bahwa semua agama baik. Atau bahwa semua agama memiliki tujuan yang sama, yaitu membentuk moral yang baik bagi para pemeluknya. Namun demikian dalam kenyataannya di dunia ini tidak pernah sepi dari perbuatan amoral yang dilakukan oleh para pemeluk agama.

Demikianpun dengan agama Islam. Agama ini –melalui kitab sucinya (Al-Quran) dan Hadits Nabi SAW-  menyatakan bahwa kehadirannya adalah untuk mewujudkan akhlak yang mulia. Namun dalam prakteknya, dalam masyarakat Islam sering kali diwarnai  oleh tindakan-tindakan yang berlawanan dengan klaimnya, yaitu sebagai agama moral. Padahal semua ajaran Islam sebenarnya sudah diarahkan untuk mewujudkan moral yang agung. Jadi baik lewat ajaran aqidah, akhlak, ibadah maupun mu’amalah, semuanya memiliki satu tujuan, yaitu terbentuknya akhlak. Oleh karena itu para tokoh agama memiliki kewajiban untuk terus mengingatkan umatnya akan pentingnya mengaitkan setiap aktivitas keagamaan dengan moralitas ini. Jangan sampai ada kegiatan atas nama Islam tetapi dalam ekspresinya malah menodai keagungan moral Islam.

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah tersusunnya konsep Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin. Dengan dirumuskannya konsep ini maka diharapkan umat  Islam yang membacanya akan terinspirasi untuk mengamalkan isinya sehingga apa yang diharapkan yaitu terbentuknya

kepribadian muslim yang ramah, bersahabat dan berakhlakul karimah diharapkan dapat terwujud. Metode penelitian yang digunakan adalah Library Ressearch, atau riset terhadap tulisan-tulisan yang berkaitan dengan topic ini. Hasil dari riset kepustakaan ini kemudian dianalisis dengan metode deduktif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Qardlawi, Yusuf, Ibadah Dalam Islam, Terj. Umar Fanani, Surabaya: PT Bina Ilmu, 1998

Al-Khuli, Hilmu, Menyingkap Rahasia Gerakan-gerakan Sholat, Jogjakarta: Diva Press, 2012

Abdurrahman, Asjmuni, Manhaj Tarjih Muhammadiyah: Metodologi dan Aplikasi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003

Anshari, Endang Saifuddin, Wawasan Islam: Pokok-pokok Pikiran Tentang Islam dan Umatnya, Jakarta: Rajawali, 1986

Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta: 1998

Basyir, Ahmad Azhar, Falsafah Ibadah dalam Islam, Yogyakarta: UII Press, 2003

Creswell, John W, Penelitian Kualitatif dan Desain Riset, Terj. Ahmad Lintang Lazuardi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015

-------, Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed, Terj. Ahmad Fawaid, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2014

Direktorat Pembinaan Perguruan Tinggi Agama Islam Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam, Buku Teks Pendidikan Agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum, Jakarta: Bulan Bintang, 2000

Maarif, Ahmad Syafii, Masa Depan Bangsa dalam Taruhan, Yogyakarta:

Pustaka SM, 2000

Haryanto, Sentot, Psikologi Shalat: Kajian Aspek-aspek Psikologis Ibadah Shalat, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2001

Ilyas, Yunahar, Kuliah Akhlaq, Yogyakarta: LPPI, 2002

Piliang, Yasraf Amir, Hiper Moralitas: Mengadili Bayang-bayang, Yogyakarta: Belukar, 2003

Rahmat, Jalaluddin, Islam Alternatif: Ceramah-ceramah di Kampus, Bandung: Mizan, 1989

Rahman, Fazlur, Tema Pokok Al-Quran, Terj. Anas Mahyudin, Bandung: Pustaka, 1983

Suprayogo, Imam dan Tobroni, Metodologi Penelitian Sosial – Agama, Bandung : Remaja Rosdakarya, 2003

Tatapangarsa, Humaidi, Akhlaq yang Mulia, Surabaya: Bina Ilmu, tt

Umar, M. Hasbi, Filsafat Fiqh Mu’amalah Kontemporer, Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2014

Downloads

How to Cite

w, W. (2017). MEWUJUDKAN ISLAM BERWAWASAN RAHMATAN LIL’ALAMIN. Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam, 15(1), 100–115. https://doi.org/10.30595/islamadina.v0i0.1672

Issue

Section

Artikel