FENOMENA ONLINE BUYING BEHAVIOR DALAM PANDEMI COVID-19 (STUDI INTERAKSI SIMBOLIK PADA GENERASI MILENIAL)
DOI:
https://doi.org/10.30595/jssh.v5i1.9615Keywords:
belanja online, Shopee, Milenial, interaksi simbolik, covid-19Abstract
Pandemi telah mengubah habit masyarakat atau perilaku masyarakat dalam bertransaksi secara nontunai. Seiring dengan World Health Organization (WHO) yang mengeluarkan himbauan kepada masyarakat agar dapat menerapkan contactless payment. Contactless payment ini merupakan cara untuk pengurangan kontak dengan pembayaran tunai dengan menggunakan transaksi elektronik pada aplikasi belanja online, sehingga belanja online menjadi salah satu alternative konsumen untuk mengurangi kontak langsung saat melakukan transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motif dalam menggunakan shopee dan interaksi (termasuk mind, self, society) yang dilakukan oleh warga SMK Negeri 5 B.Lampung Bandung selama pandemi COVID-19. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yng menggunakan metode penelitian fenomenologi dengan pendekatan interaksi simbolik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, metode observasi non-partisipan pada 10 informan kunci warga SMK Negeri 5 B.Lampung. Hasil penelitian menunjukan motif dalam penggunaan aplikasi Shopee yaitu pada shopping dan relaxation. Interaksi yang terjadi mengacu pada konsep mind, self, society adalah generasi milenial menggunakan transaksi Shopee selama pandemi Covid-19 cenderung ke perilaku gaya hidup baru sebagai bentuk kemudahan layanan masyarakat untuk mengurangi resiko terinfeksi virus corona. Penelitian selanjutnya dapat terfokus kepada hubungan dan perilaku dan adaptasi penggunaan aplikasi belanja online Shopee di tengah pandemi covid-19.
References
Ardianto, E. (2007). Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Irawan, I. . (2013). Teori-Teori Sosial dalam Tiga Paradigma: Fakta Sosial, Definisi sosial, dan Perilaku Sosial. Prenada Media Grup.
Moleong, L. J. (2006). Metodelogi Penelitian Kualitatif (revisi ed.). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nugroho, O. cahyo. (2015). Interaksi simbolik dalam komunikasi budaya. Aristo, 4(1), 1–18.
Sutisna. Perilaku Konsumen & Komunikasi Pemasaran. Bandung, PT Remaja Rosdakarya, 2002.
Setiadi, Nugroho J. Perilaku konsumen. Jakarta: Prenamedia Group, 2003.
Roykhanah, Siti. Pengaruh tagline shopee terhadap keputusan pembelian pada mahasiswa ilmu komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya. Skripsi, Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya, 2018.
Fika Ayu Widyanita. Analisis pengaruh kualitas pelayanan e-commers shopee terhadap kepuasan konsumen shopee indonesia pada mahasiswa FE UII pengguna shopee. Skirpsi, Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia, 2018.
Rif’ah, S. (2019). FENOMENA CASHLESS SOCIETY DI ERA MILENIAL DALAM PERSPEKTIF. Al-Musthofa: Journal of Sharia Economics, 2(1). Retrieved from http://ejournal.iaitabah.ac.id/index.php/musthofa/ar ticle/view/360
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 meirin rahma dira, tina kartika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


