Pengaruh Polimer HPMC K100M terhadap Tablet Floating Ekstrak Lidah Buaya Untuk Terapi Gastritis
DOI:
https://doi.org/10.30595/pharmacy.v22i2.24751Keywords:
Gastritis, HPMC K100M, Lidah buaya, Tablet floatingAbstract
Ekstrak lidah buaya berpotensi untuk terapi gastritis karena mengandung flavonoid sebagai agen perlindungan lambung dan golongan alkaloid serta saponin sebagai zat netralisasi asam. Dalam terapi gastritis, strategi formulasi gastroretentif sangat tepat untuk meningkatkan efektifitas terapi karena sediaan dapat melepaskan obat di lambung. Polimer seperti HPMC K100M merupakan eksipien penting dalam sistem effervescent sediaan floating sebagai floating enhancer dan mempertahankan integritas sediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh HPMC K100M terhadap karakteristik tablet floating ekstrak lidah buaya. Tablet floating ekstrak lidah buaya dibuat dengan sistem effervescent dengan penambahan HPMC K100 M sebagai polimer hidrofilik dengan konsentrasi 5, 7,5, dan 10%. Tablet floating dibuat dengan metode granulasi basah, dievaluasi sifat alir massa cetak, sifat fisik tablet, karakter floating, dan kapasitas netralisasi asam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kadar HPMC K100M tidak mempengaruhi sifat alir massa cetak, keseragaman bobot, dan kapasitas netralisasi asam tablet floating ekstrak lidah buaya. Namun Peningkatan HPMC K100M mampu meningkatkan kekerasan, menurunkan kerapuhan, meningkatkan durasi dan integritas floating, serta menurunkan floating lag time. Secara umum tablet floating ekstrak lidah buaya dengan kadar HPMC K100M 5-10% menunjukkan mutu sediaan yang baik sesuai yang dipersyaratkan.
References
Ainurofiq A, Azizah N. 2016. Perbandingan penggunaan bahan penghancur secara intragranular, ekstragranular, dan kombinasinya, Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 01(01), 1–9.
Andini S, Sa’diah S, Puspa S. 2022. Preparasi dan karakteristik floating tablet ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.) dengan variasi kombinasi xanthan gum dan HPMC, Jurnal Sains Dan Kesehatan, 4(4), 370–378.
Azizah N, Noval N, Sudarsono PV. 2023. Optimasi formulasi tablet lepas lambat ekstrak seledri (Apium graveolens L.) menggunakan polimer xanthan gum dan lubrikan magnesium stearat dengan metode simplex lattice design (SLD), Jurnal Surya Medika, 9(1), 180–194.
Depkes RI. 2000. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
Depkes RI. 2020. Farmakope Indonesia, Edisi Vl. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
Dipiro JT, Wells BG, Schwinghammer TL, Dipiro CV. 2015. Pharmacotherapy Handbook, Ninth Edition. The McGraw-Hill Companies, Inc.
Eka Puspita OG, Ebtavanny T, Fortunata F. 2022. Studi pengaruh jenis bahan pengikat sediaan tablet dispersi solid kunyit terhadap profil disolusi ekstrak kunyit (Curcuma domestica), Pharmaceutical Journal of Indonesia, 8(1), 95–102.
Falinry W, Defny W, Meilani J. 2021. Antibacterial activity test of extracts and fractions of ascidian (Lissoclinum badium) from Mantehage Island waters, Pharmacon, 10(2), 897–904.
Gibson NE. 2014. Efek hepatoprotektor ekstrak etanol lidah buaya (Aloe vera Linn.) terhadap gambaran histopatologi hati tikus jantan putih (Rattus Norvegicus) galur wistar yang diinduksi parasetamol. Skripsi. Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura.
Hartesi B, Meirista I, Mariska RP, Soyata A, Fitria F, Lestari O. 2022. Modifikasi pati beras ketan putih sebagai pengisi pada pembuatan tablet kempa langsung, Majalah Farmasetika, 8(1), 70.
Hermanto. 2019. Pengaruh PVP dan HPMC sebagai bahan pengikat terhadap sifat fisik tablet effervescent kombinasi perasan buah naga merah (Hyolecerus polyrhizus) dan tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Skripsi. Politeknik Harapan Bersama.
Kelana AS, Kusuma AP, Indrati O. 2018. Formulasi dan evaluasi tablet kaptopril menggunakan amilum umbi talas dan HPMC yang dimodifikasi sebagai pengisi dan pengikat metode kempa langsung, Jurnal Eksakta, 18(1), 8–18.
Kementerian Kesehatan RI. 2017. Farmakope Herbal Indonesia Edisi II. Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.
Laili N, Komala AM, Maulida H, Suprapto S. 2019. Optimasi konsentrasi amylum sagu (Metroxylon rumphii) sebagai co-processed pada pembuatan tablet teofilin. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia, 14(2), 72–80.
Mandal UK, Chatterjee B, Senjoti FG. 2016. Gastro-retentive drug delivery systems and their in vivo success: A recent update, Asian Journal of Pharmaceutical Sciences, 11(5), 575–584.
Najib A, Malik A, Ahmad AR, Handayani V, Syarif RA, Waris R. 2018. Standardisasi ekstrak air daun jati belanda dan daun jati hijau, Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 4(2), 241–245.
Ningsih W, Firmansyah, Jumaynah N. 2017. Formulasi tablet kunyah kalsium laktat dengan variasi konsentrasi HPMC sebagai bahan pengikat terhadap sifat fisiknya, Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik, 14(1), 30–36.
Panahi Y, Khedmat H, Valizadegan G, Mohtashami R, Sahebkar A. 2015. Efficacy and safety of aloe vera syrup for the treatment of gastroesophageal reflux disease: a pilot randomized positive-controlled trial, Journal of Traditional Chinese Medicine, 35(6), 632–636.
Rijal M, Buang A, Prayitno S. 2022. Pengaruh konsentrasi PVP K-30 sebagai bahan pengikat terhadap mutu fisik tablet ekstrak daun tekelan (Chromolaena odorata. (L.), Journal Kesehatan Yamasi Makasar, 6(1), 98–111.
Sari SP, Bestari AN, Sulaiman TNS. 2019. Optimasi formula tablet floating famotidin menggunakan kombinasi matriks gum xanthan dan hidroksi propil metil selulosa K100M, Majalah Farmaseutik, 15(2), 86.
Siswanto A, Anggrayta YS. 2024. Formulasi fast disintegrating tablet (fdt) ekstrak etanol lidah buaya (Aloe vera) untuk terapi gastric ulcer, Journal of Pharmacopolium, 7(1), 1-9.
Siswanto A, Hapsari I, Zulaikha YU, Rosmawati E. 2016. Pemodelan pelepasan in vitro tablet floating teofilin dengan program DDSOLVER, Jurnal Pharmacy, 13(1), 155–161.
Siswanto A, Fudholi A, Nugroho AK, Martono S. 2015. In vitro release modeling of aspirin floating tablets using DDSOLVER, Indonesian Journal of Pharmacy, 26(2), 94–102.
U.S. Pharmacopeia. 2020. United States Pharmacopeia National Formulary, USP 43-NF38. Twinbrook Parkway.
Wahyuni YS, Lely N, Oktariani S. 2018. Formulasi tablet sistem floating ranitidin HCl menggunakan polimer kombinasi HPMC dan pektin, Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi, 3(2), 35–44.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
