Gambaran Angka Lempeng Total (ALT) pada Ikan Laut yang Diawetkan dengan Formulasi Cuka Kulit Nanas dan NaCl

Authors

  • Icha Febrianti Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Fitrotin Azizah Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Siti Mardiyah Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Diah Ariana Universitas Muhammadiyah Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30595/sainteks.v21i2.23617

Keywords:

Ikan tongkol, Cuka kulit nanas dan NaCl, Formalin, Angka Lempeng Total (ALT)

Abstract

Ikan laut memiliki kandungan protein yang relatif tinggi, berkisar 15 sampai 25%. Untuk menjaga kesegaran kualitas ikan nelayan mengawetkan dengan cara tradisional yang membutuhkan waktu lama. Untuk meminimalkan potensi risiko penggunaan bahan kimia, maka digunakan bahan pengawet alami yang mudah, praktis, dan efektif yaitu cuka kulit nanas yang di kombinasi dengan NaCl. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Angka Lempeng Total (ALT) pada ikan tongkol segar yang direndam dengan cuka kulit nanas dan NaCl. Jenis penelitian ini deskriptif. Populasi penelitian adalah ikan tongkol segar yang dikelompokkan menjadi 3 kelompok pengawetan yaitu  aquades, formalin dan cuka kulit nanas dan NaCl. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase jumlah sampel pada masing-masing kelompok pengawetan yang memiliki  nilai ALT sesuai dengan SNI. Hasil prosentase kesesuaian nilai ALT dengan SNI pada penelitian ini menunjukkan bahwa pada kelompok ikan yang tidak diawetkan, persentase ikan cod yang tidak memenuhi standar adalah 60% dan yang memenuhi standar SNI adalah 40%. Di pemandian formalin, persentase ikan cod yang tidak memenuhi standar SNI adalah 10% dan ikan yang memenuhi standar adalah 90%. Dalam pengawetan cuka kulit nanas-NaCl, persentase ikan yang memenuhi standar SNI adalah 100%. Hal itu membuktikan cuka kulit nanas dan NaCl berpotensi sebagai pengawet alami pada ikan yang tidak memberikan dampak negatif pada kesehatan.

References

Aqilla, T. Purnama, N.R., Perdana, A.W., Nurfadilla., Irwan., Aprilia, R.M., Efendi, M.J., (2023) ‘Proses pembekuan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) di cv novira abadi’, Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia, 3(1), pp. 1–10.

Asmawati, Hadi, A.S. (2020) ‘Aktivitas Antimikrob Cuka Apel terhadap Multidrug Resistance Staphylococcus aureus yang Diisolasi dari Luka Infeksi Anjing di Surabaya’, 21(36), pp. 292–299. Available at: https://doi.org/10.19087/jveteriner.2020.21.2.292.

Elisa Herina Dimariwu1, Wiwik Tyasningsih2, Jola Rahmahani2, Raju Ernawati2, Mustofa Helmi Effendi3, D.H. (2021) ‘Analisa Penggunaan Formalin sebagai Pengawet Seafood oleh Pedagang di Pasar Tradisional Kota Mataram’, 14(2), pp. 367–375.

Fadlurrahman, F.H., Arfiyanti, M.P. and Ratnaningrum, K. (2022) ‘Potensi Antibakteri Cuka Nanas (Ananas Comosus) Terhadap Bakteri Escherichia Coli’, Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 5, pp. 820–829. Available at: https://doi.org/1248-2406-1-SM.

Mardiyah, S, Wulandari, O.M., Puspitasari., purwaningsih, N.V., Wahyuningsih.,(2022) ‘Analysis of Albumin Levels in Cork and Eel Fish Using the Spectrophotometry Method’, 130(Supl 1), pp. 149–155. Available at: https://doi.org/10.47307/GMC.2022.130.s1.27.

Marlina, L. and Meilana, Y. (2023) ‘Pengaruh Konsentrasi Garam Dapur dan Garam Himalaya Terhadap Masa Simpan Tahu’, Pasundan Food Technology Journal, 10(1), pp. 1–7.

Setyoningrum, R.A. and Mustiko, H. (2020) ‘Faktor Resiko Kejadian Pneumonia Sangat Berat Pada Anak’, Respirologi Indonesia, 40(4), pp. 243–250. Available at: https://repository.unair.ac.id/109234/1/2020 - FAKTOR RISIKO KEJADIAN PNEUMONIA SANGAT BERAT PADA ANAK.pdf.

Usman, nur fajryani(s), panggala, D.B., Jannah, M., Nurhayati., (2023) ‘Sosialisasi Pemanfaatan Ikan Laut Sebagai Sumber Pangan Kaya Nutrisi Di Desa Bilungala, Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango’, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), pp. 1–7.

Downloads

Published

2024-10-11

How to Cite

Febrianti, I., Azizah, F., Mardiyah, S., & Ariana, D. (2024). Gambaran Angka Lempeng Total (ALT) pada Ikan Laut yang Diawetkan dengan Formulasi Cuka Kulit Nanas dan NaCl. Sainteks, 21(2), 177–183. https://doi.org/10.30595/sainteks.v21i2.23617

Issue

Section

Articles

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.