Tradisi Rereb Bagi Masyarakat Siremeng: Perpaduan Nilai Budaya Jawa dan Ajaran Agama Islam

https://doi.org/10.30595/ajsi.v5i1.19864

Authors

  • Arfin Aflahul Hakim Pascasarjana Universitas Islam Negeri Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Khusnul Khatimah <p class="INSTANSI"><span lang="EN-US">Pascasarjana Universitas Islam Negeri Saifuddin Zuhri Purwokerto</span></p>
  • Ramdhan Yurianto <span lang="EN-US">Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto</span>

Keywords:

Nilai budaya, Ajaran Islam, Tradisi, Rereb

Abstract

Rereb adalah istilah lain dari tradisi menguburkan ari-ari atau placenta. Namun tradisi Rereb di Desa Siremeeng benanr-benar berbeda dengan tempat lain karena ada nilai budaya dan agama didalamnya. Latar belakang dari penelitian ini dari salah satu aktifitas budaya menguburkan ari-ari (Rereb) dimana didalamnya ada perpaduan budaya Jawa dan ajaran agama Islam dan dilakukan secara harmonis bagi masyarakat Desa Siremeng, Kec. Pulosari, Kab. Pemalang. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan etnografi, dimana peneliti mengumpulan data dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Peneliti menemukan hasil yang menunjukan bahwa secara budaya jawa terdapat nilai yang terkandung dalam tradisi Rereb yaitu orang tua harus memperhatikan aspek a) sandang, pangan, papan seperti kebutuhan dasar manusia, namun ada satu hal yang peneliti temukan yaitu terdapat kebutuhan pendidikan dalam tradisi Rereb. Sedangkan dalam budaya Islam didalamnya terdapat aktifitas a) Pensucian ari-ari, yaitu memandikan dan mewudlukanya, b) Pemberian nasihat (wekas) berupa tidak durhaka kepada Tuhan/Allah (musyrik), kedua orang tua, guru-guru dan kepada sesama muslim. Tradisi Rereb sudah eksis dari sedia kala dan diwariskan lintas generasi, didalamnya mengandung nilai budaya jawa sekaligus ajaran agama Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

As-Sabaki, Az-Zubadi, & Al-Iraqi. (1987). Takhrij Ahadits Ihya ’Ulum ad-Din. Dar Asimah Li An-Nasyr. Darul Asimah.

Ath-Thabari, I. J. (2001). Tafsir Ath-Thabari : Jami’ Al-Bayan ’An Ta’wil Ayi al-Qur’anNo Title (Jus 13). Al-I’lan.

Cahyani, R. E., Syamsi, N., Sultan, U., Muhammad, A., & Samarinda, I. (2023). Mengubur Ari-Ari dalam Perspektif ‘Urf. Mitsaq: Islamic Family Law Journal, 1(2), 194–216. https://journal.uinsi.ac.id/index.php/mitsaq/article/view/5865

Clifford, G. (1992). Kebudayaan dan Agama. Yogyakarta Kanisius.

Cresswell, jhon w. (2009). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. sage publition.

Fitri, N.-N., Siregar, R., Fitri, O. :, Fakultas, D., Dan, T., & Keguruan, I. (2017). Jurnal Pusat Studi Gender dan Anak Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017 “Nilai-Nilai Budaya Sekolah dalam Pembinaan Aktivitas Keagamaan Siswa SD IT Bunayya Padangsidimpuan.” 1.

Gede, B., & Wayan Putra Yasa, B. I. (2019). Nilai Karakter Dalam Tradisi Ari-Ari Megantung Di Desa Bayung Gede, Kintamani, Bangli, BALI. Candra Sangkala, 1(2). https://doi.org/10.23887/JCS.V1I2.28766

Hasan, M. A. D. N. (2018). Persentuhan Islam Dan Budaya Lokal (Mengurai Khazanah Tradisi Masyarakat Popular). 1–218. http://repository.iainmadura.ac.id/id/eprint/320

Humairoh, S., Wildan, ;, Mufti, Z., Negeri, I., Kalijaga, S., Mima, Y. ;, & Hasan Jember, Z. (2021). Akulturasi Budaya Islam Dan Jawa Dalam Tradisi Mengubur Tembuni. Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 19(2), 264–278. https://doi.org/10.18592/KHAZANAH.V19I2.4384

Ibrahim, N. (2021). Kajian Kritis Akulturasi Islam Dan Budaya Lokal. Rihlah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan, 9(1), 23–40. https://doi.org/10.24252/RIHLAH.V9I1.16744

Ikke Sulimaida & Maulfi Syaiful Rizal. (2020). Ritual Mendem Ari-Ari Sebagai Aktualisasi Nilai Religius Dan. Seminar Internasional Riksa Bahasa XIV, April, 663–672.

Ilyas, J., & Mulyani. (1995). Asuhan keperawatan Perinatal. Graha Ilmu.

Maharani, R. V., & Hendriani, D. (2021). Tradisi Larung Ari-Ari Sebagai Tanda Kelahiran Bayi Pada Masyarakat Di Dusun Dwi Wibowo Desa Ngujang Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Historia : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 6(1), 35–43. https://doi.org/10.33373/HSTR.V6I1.3765

Ramadinah, D., Setiawan, F., Ramadanti, S., Sulistyowati, H., Ahamad, U., & Yogyakarta, D. (2022). Nilai-Nilai Budaya Dan Upaya Pembinaan Aktivitas Keagamaan Di Mts N 1 Bantul. PANDAWA : Jurnal Pendidikan Dan Dakwah, 4(1), 84–95. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/pandawa

Rizkyawati, A. dwi. (2023). Tradisi Penguburan Ari-ari di Masyarakat Kampung Jujuluk dan Kaitannya Dengan Interaksi sosial di Masa Kini. Jurnal Hak Kajian Hukum Administrasi & Komunikasi, 1(1), 35–44.

sada, heru juabdin. (2017). Kebutuhan Dasar Manusia dalam Perspektif Pendidikan Islam. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 213–226. https://doi.org/10.24042/ATJPI.V8I2.2126

Sodikin, R. A. (2003). Memahami Sumber Ajaran Islam. Al Qalam, 20(98–99), 1–20. https://doi.org/10.32678/ALQALAM.V20I98-99.633

Sulasmini, S., Normawati, N., & Masdul, M. R. (2018). Mitos Menaruh Lampu Di Atas Kuburan Plasenta Bayi Di Desa Lakea I Kecamatan Lakea Kabupaten Buol Dalam Tinjauan Pendidikan Islam. Jurnal Kolaboratif Sains, 1(1). https://doi.org/10.56338/JKS.V1I1.440

Supriad, E. (2023). Islam Nelayan; Rekonstruksi Ritual Keislaman dalam Bingkai Islam dan Budaya Lokal Masyarakat Nelayan Cirebon. Penerbit Lawwana.

Yuni Safitri, R., Margaretha Sinaga, R., Sri Ekwandari, Y., Unila Jalan Soemantri Brojonegoro No, F., & Lampung, B. (2018). Persepsi Masyarakat Jawa terhadap Tradisi Brokohan di Desa Jepara Kabupaten Lampung Timur. PESAGI (Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Sejarah), 6(1). http://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/PES/article/view/15086

Wawancara:

Mbah Nashori salah satu dukun bayi setempat, pada 20 Oktober 2023

Bapak Muhito salah satu tokoh masyarakat setempat, pada 20 Oktober 2023

Ibu Sumarni salah satu tokoh perempuan setempat, pada 20 Oktober 2023

Ibu Khotimah salah satu tokoh perempuan setempat, pada 20 Oktober 2023

Ustadz Ahmad Soim salah satu pemuka agama setempat, pada 23 Oktober 2023

Bapak Ma’sum selaku pendatang di desa Siremeng, pada 20 Oktober 2023

Downloads

Published

2024-03-06

How to Cite

Hakim, A. A., Khatimah, K., & Yurianto, R. (2024). Tradisi Rereb Bagi Masyarakat Siremeng: Perpaduan Nilai Budaya Jawa dan Ajaran Agama Islam. Alhamra Jurnal Studi Islam, 5(1), 41–53. https://doi.org/10.30595/ajsi.v5i1.19864

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.