Reformulasi Konsep Tauhid: Studi Analisis Pemikiran Hassan Hanafi
https://doi.org/10.30595/islamadina.v23i2.13415
Keywords:
Hassan Hanafi, Pemikiran Islam, Reformulasi Tauhid.Abstract
Tauhid merupakan hal yang paling fundamental bagi pemeluk agama Islam. Hal ini karena tauhid berperan atas kehidupan umat Islam. Namun, saat ini tauhid yang diyakini oleh umat Islam telah membawa kejumudan pemikiran Islam yang dipengaruhi oleh para ulama yang masih mendasarkan keyakinannya kepada teologi Islam klasik. Hal ini yang mendasari Hassan Hanafi untuk memperbaharui konsep tauhid agar menjadi tauhid yang dapat merespon tantangan zaman dan menjadi ideologi untuk melakukan perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk membahas formulasi konsep tauhid yang digagas oleh Hassan Hanafi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi tokoh. Hasil penelitian ini adalah formulasi tauhid yang digagas oleh Hassan Hanafi merupakan tauhid yang bersifat antroposentris. Ia berupaya untuk menjadikan tauhid sebagai ideologi yang dapat menyelesaikan persoalan-persoalan sosial yang telah dialami oleh umat Islam dan menjawab tantangan zaman. Hassan Hanafi juga berusaha dalam merumuskan konsep tauhidnya untuk tidak mengenyampingkan tauhid dari permasalahan kehidupan baik secara ekonomi, sosial dan politik. Ia mengupayakan agar tauhid berimplikasi dalam suatu perbuatan dan menjadikan tauhid antroposentris sebagai solusi untuk membangkitkan dunia IslamDownloads
References
Afifudin, R. (2020). Manifestasi Teologi Tanah dalam Gerakan Reclaiming Petani Di Rotorejo-Kruwuk Blitar. Kontemplasi: Jurnal Ilmu - Ilmu Ushuluddin, 08(1), 144–176.
Afrizal, L. H. (2018). Rubūbiyah dan Ulūhiyyah Sebagai Konsep Tauhid (Tinjauan Tafsir, Hadits dan Bahasa). Tasfiyah, 2(1), 41–74. https://doi.org/10.21111/tasfiyah.v2i1.2482
Agus, B. (2006). Agama Dalam Kehidupan Manusia: Pengantar Antropologi Agama. PT. Raja Gafindo Persada.
Aisyah. (2011). Hasan Hanafi, Gagasan dan Pembaharuan. Sulesana, 6(2), 58–68. https://doi.org/https://doi.org/10.24252/.v6i2.1402.
Arroisi, J. (2014). Catatan atas Teologi Humanis Hasan Hanafi. Kalimah, 12(2), 171–195. https://doi.org/10.21111/klm.v12i2.235.
Badruzaman, A. (2005). Kiri Islam Hassan Hanafi: Menggugat Kemapanan Agama dan Politik. Tiara Wacana.
Bertens, K. (1996). Filsafat Barat Abad XX Prancis. Gramedia Pustaka Utama.
Chotimah, N., & Masudi, M. (2015). Studi Tentang Pemikiran Hassan Hanafi. AL-Hikmah: Jurnal Studi Agama-Agama, 1(2), 1–19. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30651/ah.v1i2.1057.
Darmalaksana, W. (2020). Cara Menulis Proposal Penelitian. In Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Engineer, A. A. (2000). Islam dan Teologi Pembebasan (A. Prihantoro (ed.); 5th ed.). Pustaka Pelajar.
Falah, R. Z., & Farihah, I. (2016). Pemikiran Teologi Hassan Hanafi. Fikrah - Jurnal Ilmu Aqidah Dan Studi Keagamaan, 3(1), 201–220. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21043/fikrah.v3i1.1833.
Gufron, M. (2018). Transformasi Paradigma Teologi Teosentris Menuju Antroposentris:Telaah atas Pemikiran Hasan Hanafi. Millati: Journal of Islamic Studies and Humanities, 3(1), 141–172. https://doi.org/https://doi.org/10.18326/mlt.v3i1.141-171.
Hanafi. (2003a). Islamologi 1: Dari Teologi Statis ke Anarkis (I). LKiS.
Hanafi, H. (1981). Muqaddimah fi Ilm al-Istghrab. Dar al-Faniyah.
Hanafi, H. (1991). Dialog agama dan Revolusi I (II). Pustaka Firdaus.
Hanafi, H. (2003b). Dari Aqidah ke Revolusi (A. U. Ismail, S. Putro, & A. Rouf (eds.)). Dian Rakyat.
Hanafi, H. (2004). Islamologi 3 Dari Teosentrisme ke Antroposentris (M. Faqih (ed.)). LKis.
Hanafi, H. (2015). Studi Filsafat 1: Pembacaan Atas Tradisi Islam Kontemporer (M. Faqih (ed.); Cet.1). PT. LKiS Printing Cemerlang.
Hanafi, H., Majid, N., Effendi, B., Abdullah, A., Suseno, F. M., Woodward, M. R., & Dll. (2007). Aktualisasi Humanisme Islam di tengah Krisis Humanisme Universal. Pustaka Pelajar.
Haq, F. A. (2020). Pemikiran Teologi Teosentris Menuju Antroposentris Hasan Hanafi. Spiritualis, 6(2), 159–190. https://doi.org/https://doi.org/10.53429/ spiritualis.v6i2.132.
Harahap, S. (2006). Metodologi Sudi Tokoh Pemikiran Ilam. Istiqomah Mulya Press.
Haris Riadi. (2012). Keniscayaan Revolusi Islam ( Menggagas Ulang Doktrin Teologi Revolusi Islam Hasan Hanafi ) Oleh : Haris Riadi Pendahuluan. Pemikiran Islam, 37(2), 134–153. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24014/an-nida.v37i2.322.
Helmi, Z. (2019). Rekonstruksi Pemikiran Hasan Hanafi Dalam Bidang Teologi Islam. Jurnal Studi Agama, 3(2), 63–73. https://doi.org/https://doi.org/10.19109/jsa.v3i2.5127.
Huda, L. N. B., Rahaman, D. R., Marpaung, I. M., Reza, S., Hamdi, M., Ihsan, M., Arroisi, J., Affani, M., & Hasan, A. (2015). Kritik Terhadap Model Pembacaan Kontemporer: Kajian Berdasarkan Worldview Islam. CIOS - Central for Islamic and Oksidental Studies.
Jurdi, S. (2010). Sosiologi Islam dan Masyarakat Modern: Teori, Fakta dan Aksi Sosial. kencana Prenadamedia Group.
Manijo. (2013). Mengkonstruk Akhlak Kemanusiaan Dengan Teologi Kepribadian Hasan Hanafi (Perspektif Teologi Antroposentris). Fikrah, 1(2), 413–448. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21043/fikrah.v1i2.546.
Munir, A. (2000). Hassan Hanafi: Kiri Islam dan Proyek Al Turats Wa Al Tajdid. MIMBAR : Jurnal Sosial Dan Pembangunan, 16(3), 251–259. https://doi.org/https://doi.org/10.29313/mimbar.v16i3.20.
Mustaqim, M. (2016). Paradigma Islam Kritis Studi Pemikiran Teologi Pembebasan Ali Asghar dan Kiri Islam Hasan Hanafi. Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah Dan Studi Keagamaan, 3(2), 305–324.
Nanda, O. E. (2020). Pemikiran Tauhid Antroposentris Hassan Hanafi dan Tauhid Sosial Amien Rais: sebuah studi perbandingan [Universitas Islam Negeri Sunan Ampel]. http://digilib.uinsby.ac.id/45262/.
Nugroho, A. (2014). Potret Islam Revolusioner dalam Pemikiran Ali Syari’Ati. Humanika, 14(1). https://doi.org/10.21831/hum.v14i1.3328.
Nurhakim, M. (2003). Islam Tradisi dan Reformasi Pragmatisme Agama dalam Pemikiran Hassan Hanafi. Banyu Media Publishing.
Ridwan, H. A. (1998). Reformasi intelektual Islam pemikiran Hassan Hanafi tentang reaktualisasi tradisi keilmuan Islam. Ittaqa Press.
Saenong, I. B. (2002). Hermeneutika Pembebasan, Metodologi Tafsir Al-Qur‟an menurut Hassan Hanafi. Teraju.
Santoso, L. (2015). Kritik Hassan Hanafi atas Epistemologi Rasionalitas Modern. Ar-Ruzz Media.
Sartre, J. P. (2002). Eksistensialisme dan Humanisme (Y. Murtanto (ed.)). Pustaka Pelajar.
Shimogaki, K. (2012). Kiri Islam: Antara Modernsime dan Postmodernisme (I. Aziz & M. J. Maula (eds.)). LKiS.
Sholeh, K. A. (2004). Wacana Baru Filsafat Islam. Pustaka Pelajar.
Sipahutar, S. K. (2021). Pemikiran Teologi Islam Modern Menurut Hassan hanafi [Institut Agama Islam Negeri (IAIN)]. In Institut Agama Islam Negeri (IAIN). http://repository.iainbengkulu.ac.id/5547/1/Skripsi Siti Kholijah Sipahutar.pdf.
Suharti, S. (2017). Menjinakkan Barat Dengan Oksidentalisme: Gagasan Kiri Islam Hassan Hanafî. Ulumuna, 9(2), 355–368. https://doi.org/10.20414/ujis.v9i2.492.
Syarifuddin. (2012). Konsep Teologi Hasan Hanafi. Subtantia, 14(2), 200–209. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22373/substantia.v14i2.4873.
Yusdani. (2002). Gerakan Pemikiran Kiri Islam (Studi atas Pemikiran Hassan Hanafi. Al-Mawarid, VII, 79–90. https://media.neliti.com/media/publications/42549-ID-gerakan-pemikiran-kiri-islam-studi-atas-pemikiran-hassan-hanafi.pdf.
Yusuf, A. M. (2017). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Kencana.
Zainuddin, A. (2017). Dimensi Sosial Tawhid: Konstruksi Jaringan Relasional Islam Perspektif Hassan Hanafi. Miyah: Jurnal Studi Islam Volume, 13(1), 59–81. https://doi.org/g/10.33754/miyah.v13i01.121.g91.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Muhammad Adres Prawira Negara, Muhlas Muhlas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









