Identifikasi Potensi Air Tanah dengan Metode Geolistrik: Studi Kasus di Desa Sumberpakem Kabupaten Bondowoso
https://doi.org/10.30595/jppm.v6i1.7033
Keywords:
Geolistrik, Air Tanah, SumberpakemAbstract
Desa Sumberpakem, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso merupakan salah satu wilayah yang selalu mengalami darurat kekeringan setiap tahunnya. Kegiatan ini bertujuan mendapatkan air tanah sebagai sumber air bersih dan pertanian secara lebih cepat dan murah serta mampu dikelola oleh penduduk dan/atau para petani setempat secara mandiri demi menjamin keberlanjutannya. Setiap daerah memiliki karakteristik geologi dan hidrogeologi yang berbeda. Oleh karena itu perlu dilakukan penyelidikan air tanah dengan studi geologi maupun geofisika untuk mendapatkan gambaran perlapisan bawah tanah dan juga potensi lapisan akuifer air tanah pada suatu daerah. Salah satu metode yang bisa diterapkan adalah metode geolistrik tahanan jenis 1D atau VES (Vertical Electrical Sounding). Metode pengukuran ini memanfaatkan injeksi arus listrik dan menangkap beda potensialnya. Titik pengukuran yang diambil sebanyak 12 titik yang berada di sekitar desa. Dengan pengukuran ini maka diharapkan bisa memberikan informasi bawah permukaan dan keberadaan potensi air tanah untuk memenuhi kebutuhan air. Penyelidikan geolistrik mampu untuk memetakan perlapisan dan potensi air tanah. Area penyelidikan masuk dalam zona Cadangan Air Tanah (CAT) Bondowoso – Jember. Kondisi lapisan tanah lokasi penyelidikan 1 (kode M) terdiri dari Tuff (Akuiklud), Pasir (Akuifer Bebas), Pasir Tuffan, Tuff Pasiran, Pasir Kerikilan, Batu Pasir Tuffan, Pasir dan Breksi Vulkanik. Kondisi lapisan tanah lokasi penyelidikan 2 (kode SA) terdiri dari Tufan Kerikil, Pasir Tufan, Pasir Kerakal, Breksi Tufan, Breksi Gunungapi.
References
Suharyadi. (1984). Diktat Kuliah Geohidrologi, Jurusan Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Yoggyakarta, Yogyakarta
Permonojati, L. (2013). "Integrasi Citra Alos–Avnir 2 dan Sistem Informasi Geografis Dalam Penentuan Zonasi Agihan Potensi Airtanah Dangkal (Kasus Di Sub Daerah Aliran Sungai Bedog, Yogyakarta)." PhD diss., Universitas Gadjah Mada
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Welayaturromadhona Welayaturromadhona, Eriska Eklezia Dwi Saputri, Rahma Rei Sakura, Tri Vicca Kusumadewi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Indonesian version:
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

